Brebes Jadi Daerah dengan Pernikahan Terbanyak di Jawa Tengah pada 2025

Sekitar 36 pasangan menikah setiap harinya di Kabupaten Brebes pada 2025, tertinggi di Jawa Tengah.

Brebes Jadi Daerah dengan Pernikahan Terbanyak di Jawa Tengah pada 2025 Ilustrasi Pernikahan | JunHamid/Shutterstock
Ukuran Fon:

Pernikahan merupakan salah satu peristiwa sosial yang penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Tidak hanya untuk mengikat dua individu menjadi sebuah keluarga, pernikahan turut mencerminkan dinamika sosial dan budaya di suatu daerah.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat total 225.401 pernikahan di Jawa Tengah sepanjang 2025. Jumlahnya ini berkurang dari tahun sebelumnya yang mencapai 233.204 pernikahan. 

Kabupaten Brebes menjadi daerah dengan jumlah pernikahan tertinggi di Jawa Tengah pada 2025. Sepanjang tahun tersebut, tercatat sebanyak 13.418 pernikahan berlangsung di wilayah yang berada di ujung barat provinsi itu. Berarti, sekitar 36 pasangan menikah setiap harinya. Angka ini menggambarkan betapa aktifnya aktivitas pencatatan pernikahan di daerah tersebut.

Baca Juga: Tren Menikah di Kalangan Pemuda Terus Turun Sejak 2020

Posisi Brebes disusul oleh Kabupaten Cilacap dengan 12.909 pernikahan dan Kabupaten Banyumas dengan 10.805 pernikahan.

Tingginya angka pernikahan di ketiga daerah tersebut menunjukkan bahwa wilayah-wilayah dengan jumlah penduduk besar masih menjadi penyumbang utama pernikahan di Jawa Tengah. Dengan jumlah penduduk yang tinggi, potensi pasangan usia nikah pun lebih besar dibandingkan banyak daerah lain.

Di urutan keempat terdapat Kabupaten Tegal yang angka pernikahannya mencapai 10.679, disusul Kabupaten Pemalang sebesar 10.458 pernikahan.

Peringkat keenam wilayah dengan pernikahan terbanyak di Jawa Tengah diduduki oleh Kabupaten Grobogan dengan total 9.632 pernikahan, diikuti Kabupaten Kebumen (8.596 pernikahan), Kota Semarang (8.203 pernikahan), dan Kabupaten Demak (7.946 pernikahan). Daftar sepuluh besar ditutup oleh Kabupaten Jepara dengan total 7.932 pernikahan.

Sebaliknya, Kota Magelang jadi wilayah di Jawa Tengah dengan jumlah pernikahan paling sedikit, yakni hanya 633 pernikahan, disusul Kota Salatiga (946 pernikahan), Kota Tegal (1.737 pernikahan), Kota Pekalongan (1.942 pernikahan), dan Kota Surakarta (2.838 pernikahan).

Dominasi Pantura dan Selatan

Data di atas menunjukkan adanya dominasi wilayah Pantai Utara (Pantura) dan kawasan selatan Jawa Tengah. Brebes, Tegal, Pemalang, Demak, dan Jepara merupakan daerah yang berada di koridor Pantura. Sementara Cilacap, Banyumas, Kebumen, dan sebagian Grobogan mewakili kawasan tengah hingga selatan provinsi.

Hal ini menegaskan kalau tingginya jumlah pernikahan bukan hanya dipengaruhi oleh tingkat urbanisasi, melainkan juga oleh jumlah penduduk dan struktur usia masyarakat. Daerah dengan populasi besar biasanya memiliki jumlah penduduk usia produktif yang lebih banyak sehingga menghasilkan angka pernikahan yang tinggi.

Baca Juga: Angka Pernikahan di Indonesia Merosot Setiap Tahunnya

Sumber:

https://jateng.bps.go.id/id/statistics-table/3/VkhwVUszTXJPVmQ2ZFRKamNIZG9RMVo2VEdsbVVUMDkjMyMzMzAw/nikah-dan-cerai-menurut-kabupaten-kota--kejadian--di-provinsi-jawa-tengah.html?year=2025

Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor

Konten Terkait

Prediksi dan Head-to-Head Amerika Serikat vs Australia, Persentase Menang The Stars and Stripes Capai 50%

AS selalu menang dalam dua pertemuan terakhir lawan Australia.

Hasil dan Klasemen Grup B Piala Dunia 2026, Pesta Setengah Lusin Gol The Canucks Saat Lawan 9 Pemain Qatar

Kanada mengoleksi poin 4 usai menang 6-0 atas Qatar.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan SSO GNFI Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook