9 Alasan Perempuan Lebih Memilih Produk Kosmetik Lokal Daripada Luar Negeri

Tak dapat dipungkiri, kosmetik lokal kian eksis di tanah air dan memiliki penggemar dalam jumlah besar. Kira-kira apa alasannya lebih memilih merek lokal?

9 Alasan Perempuan Lebih Memilih Produk Kosmetik Lokal Daripada Luar Negeri Ilustrasi kosmetik | Cronislaw/Shutterstock

Merek kosmetik lokal semakin garang menunjukkan taringnya di pangsa pasar tanah air. Dalam beberapa tahun ke belakang, merek kosmetik lokal mulai mendapatkan atensi yang tinggi dari publik dan populer dengan cepat.

Berbagai perusahaan pun turut meramaikan pasar kosmetik lokal tanah air dengan meluncurkan rentetan produk kosmetik baru yang bervariasi. Banyak brand kosmetik lokal baru yang naik daun dan memiliki kualitas tak kalah dari produk kosmetik buatan luar negeri.

Berdasarkan survei yang dirilis oleh Populix pada Agustus 2022, mayoritas responden yakni sebesar 54 persen cenderung lebih memilih merek lokal sebagai preferensi kosmetik mereka. Sementara itu 11 persen menyatakan memilih merek kosmetik luar negeri dan sisanya 35 persen tidak memiliki preferensi yang spesifik.

Temuan lebih lanjut dari survei ini mengungkapkan bahwa kosmetik merek lokal cenderung lebih disukai oleh perempuan berusia 36 hingga 45 tahun. Ada beberapa alasan mengapa konsumen cenderung memilih kosmetik merek lokal dibandingkan luar negeri.

Alasan perempuan Indonesia lebih memilih merek kosmetik lokal dibandingkan dengan merek kosmetik buatan luar negeri tahun 2022 | GoodStats

Alasan utama memilih merek kosmetik lokal ialah harganya terjangkau dengan raihan sebesar 79 persen responden. Alasan utama berikutnya yang mendorong konsumen memilih merek kosmetik lokal ialah memiliki kualitas produk yang setara dengan merek terkenal dengan persentase sebesar 63 persen.

Value for money kemudian menjadi alasan bagi 56 persen responden memilih merek lokal dibandingkan dengan merek luar negeri. Adapun sebesar 51 persen responden mengatakan bahwa produk lokal lebih aman untuk digunakan.

Beberapa alasan lainnya yakni karena manfaat dari produk lokal, membantu pengusaha UMKM, direkomendasikan oleh influencer, direkomendasikan oleh teman maupun relasi, serta garansi produk.

Adapun survei ini dilakukan pada tanggal 4 hingga 14 Juli 2022 dengan melibatkan 500 responden berjenis kelamin perempuan yang tersebar di berbagai daerah. Mayoritas responden berada pada kelompok usia 18 hingga 25 tahun dengan proporsi sebesar 56 persen serta berstatus belum menikah dengan persentase sebesar 66 persen.

Penulis: Diva Angelia
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

Ketimpangan Gender Indonesia Makin Tipis, Kesetaraan di Depan Mata

Apakah kesetaraan gender di Indonesia dapat dicapai dalam waktu dekat?

Pengangguran Indonesia Turun 0,79 Juta Penduduk

Jumlah pengangguran di Indonesia menurun perlahan, bersamaan dengan meningkatnya pekerja dengan tamatan pendidikan diploma dan sarjana.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook
Student Diplomat Mobile
X