89% Gen Z Punya Kesadaran Tinggi untuk Hemat Energi
Sosial • 30 Mei 2026Kesadaran Gen Z (89%) terhadap gaya hidup berkelanjutan dan perilaku hemat energi lebih tinggi dibandingkan Milenial (86%) dan Gen X (81%)
Kesadaran Gen Z (89%) terhadap gaya hidup berkelanjutan dan perilaku hemat energi lebih tinggi dibandingkan Milenial (86%) dan Gen X (81%)
Pada Triwulan I 2026, Indeks Harga Properti Residensial di Indonesia tercatat sebesar 110,6, hanya naik 0,04 poin dibandingkan triwulan sebelumnya
Upaya menyelamatkan bumi (65%) menjadi alasan utama publik RI menganut gaya hidup berkelanjutan, disusul tren decluttering (53%) dan memangkas pengeluaran (53%)
Terdapat 2,2 juta mahasiswa di bidang keilmuan Pendidikan, terbanyak dibanding bidang ilmu lain
Dalam dua dekade ini, deforestasi paling besar di Tanah Papua terjadi pada tahun 2015, dengan luas 82 ribu ha. Siti Nurbaya Bakar jadi Menhut RI masa itu.
Papua (7,02%) jadi provinsi di luar Jawa dengan tingkat pengangguran tertinggi per Februari 2026, disusul Kepri (6,87%) dan Papua Barat Daya (6,41%)
Membawa kantong belanja ramah lingkungan menjadi upaya mengurangi penggunaan plastik yang paling populer menurut publik RI, dilakukan oleh 71% responden
Bali (1,59%) jadi provinsi di luar Jawa dengan tingkat pengangguran terendah per Februari 2026, disusul Papua Pegunungan (1,7%) dan Sulawesi Barat (2,93%)
Mematikan lampu dan alat elektronik tak terpakai (68%) jadi kegiatan hemat energi favorit publik RI, diikuti oleh menggunakan alat makan guna ulang (51%)
Mayoritas publik RI menggunakan kantong ramah lingkungan yang dapat digunakan ulang (spunbond) sebagai alternatif pengganti plastik, dengan proporsi 72%
Happy Dog (42%) memuncaki daftar makanan anjing terfavorit publik Indonesia pada tahun 2026, diikuti Pedigree (41%) dan Royal Canin (35%)
Faktor melepas stres (63%) jadi alasan mayoritas publik RI memiliki hewan peliharaan, dikuti oleh agar memiliki teman di rumah (62%). Keduanya didominasi Gen Z
Whiskas (55%) memuncaki daftar makanan kucing terfavorit publik Indonesia pada tahun 2026, diikuti Me-O (34%) dan Bolt (23%)
Kasus penganiayaan anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta menjadi pengingat darurat perlindungan anak di Indonesia. Bagaimana datanya pada tahun 2025?
Ragu bisa merawatnya (44%) jadi kecenderungan publik Indonesia untuk tidak memelihara hewan, diikuti oleh tempat yang terbatas (39%) dan kendala biaya (37%)
Baik memelihara kucing atau anjing, makanan (79%) jadi hal utama yang harus dipersiapkan, disusul oleh wadahnya (64%) serta pasir kucing (53%)
Selandia baru (71,78) jadi negara terbaik untuk menikmati masa pensiun 2025, diikuti Luksemburg (68,04) dan Swiss (67,16)
Hanya sebagian kecil publik RI yang menyebut sangat sering (8%) begadang karena pekerjaan. Mayoritasnya mengaku kadang-kadang (43%)
Proyek pertambangan (69 kasus) mendominasi kejadian perampasan wilayah adat pada tahun 2025, disusul proyek perkebunan (34 kasus) dan infrastruktur (11 kasus)
Kucing (75%) menjadi hewan peliharaan sejuta umat, menang jauh dibandingkan ikan (30%), burung (21%), anjing (11%), dan kelinci (8%)
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook