8 Perusahaan Makanan Terbesar di Dunia, Apa Saja?

Kesuksesan mereka didasarkan pada berbagai faktor, mulai dari inovasi produk hingga strategi pemasaran yang kuat, serta portofolio produk yang luas.

8 Perusahaan Makanan Terbesar di Dunia, Apa Saja? Ilustrasi Perusahaan Nestle | Foto : iStock

Dalam era globalisasi ini, industri makanan telah menjadi salah satu yang paling dominan dan terus berkembang pesat di seluruh dunia. Di tengah-tengah pasar yang semakin kompetitif ini, berbagai perusahaan telah muncul dengan berbagai standar kualitas dan inovasi yang berbeda. 

Berbagai perusahaan makanan terbesar di dunia telah berhasil menciptakan ikon global yang dikenal oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Dengan merek-merek yang ikonik dan portofolio produk yang luas, perusahaan-perusahaan ini tidak hanya menjadi pemimpin dalam industri makanan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak orang di seluruh dunia.

Perusahaan Makanan Terbesar di Dunia | GoodStats

Nestle

Nestle menjadi salah satu perusahaan makanan terbesar di dunia dengan nilai pasar mencapai US$265,76 miliar pada tanggal 8 Mei 2024. Nestle dikenal karena portofolio produknya yang luas, mencakup berbagai kategori makanan dan minuman, mulai dari susu, makanan ringan, produk kesehatan, hingga makanan bayi. 

Keberhasilan Nestle tidak hanya didasarkan pada inovasi produk, tetapi juga pada strategi pemasaran yang kuat dan penetrasi pasar global yang luas.

McDonald

McDonald menduduki posisi kedua dengan nilai pasar US$192,86 miliar. Sebagai jaringan restoran cepat saji terbesar di dunia, McDonald telah berhasil membangun merek yang ikonik dan diakui secara universal.

Faktor utama kesuksesannya adalah model bisnis yang terbukti dari menu yang disesuaikan dengan preferensi lokal di berbagai negara.

Unilever

Unilever mengambil peringkat ketiga dengan nilai pasar US$132,86 miliar. Sebagai perusahaan konsumen terkemuka, Unilever tidak hanya fokus pada makanan, tetapi juga pada produk perawatan pribadi dan rumah tangga. Keberhasilan Unilever didorong oleh komitmen terhadap inovasi berkelanjutan, tanggung jawab sosial perusahaan, dan distribusi global yang efisien.

Mondelez

Mondelez memegang peringkat keempat dengan nilai pasar US$95,08 miliar. Perusahaan ini dikenal karena merek-merek ikonik seperti Oreo, Cadbury, dan Toblerone. Keberhasilan Mondelez terutama didorong oleh fokusnya pada makanan ringan dan strategi pemasaran yang kreatif.

Chipotle Mexican Grill

Chipotle Mexican Grill menempati peringkat kelima dengan nilai pasar US$87,72 miliar. Chipotle dikenal karena konsep restorannya yang fokus pada makanan cepat saji yang sehat dan berbahan baku organik.

Faktor yang membuat Chipotle berhasil adalah penekanannya pada kualitas bahan baku dan kenyamanan konsumen.

Hindustan Unilever

Hindustan Unilever menempati peringkat keenam dengan nilai pasar US$67 miliar. Sebagai bagian dari Unilever, perusahaan ini memiliki kehadiran yang kuat di pasar India dan fokus pada produk-produk konsumen yang memenuhi kebutuhan lokal.

Compass Group

Compass Group menduduki peringkat ketujuh dengan nilai pasar US$48,41 miliar. Sebagai perusahaan layanan makanan dan fasilitas terbesar di dunia, Compass Group menyediakan layanan makanan dan penyediaan fasilitas bagi berbagai industri, termasuk perusahaan, sekolah, rumah sakit, dan pemerintah. Keberhasilan Compass Group didorong oleh keahlian operasional yang tinggi dan jangkauan global yang luas.

DoorDash

DoorDash berada di peringkat kedelapan dengan nilai pasar US$47,25 miliar. DoorDash merupakan salah satu dari beberapa perusahaan teknologi yang masuk dalam daftar ini, menawarkan layanan pengiriman makanan yang sangat populer, terutama di Amerika Serikat.

Walau demikian, kesuksesan perusahaan-perusahaan makanan terbesar di dunia ini tidak datang tanpa tantangan. Mereka harus terus beradaptasi dengan perubahan tren dan preferensi konsumen.

Penulis: Brilliant Ayang Iswenda
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

Ada 62% Masyarakat Ikut Boikot Produk, Mana Favorit Alternatifnya?

Beberapa waktu ini ramai aksi boikot produk-produk yang berkaitan dengan Israel, lalu bagaimana proyeksi ke depannya?

Menilik Jumlah Wirausaha Indonesia dari Tahun ke Tahun

Jumlah wirausaha mapan Indonesia naik hingga 5 juta pekerja, sedangkan wirausaha pemula Indonesia turun ke angka 51,55 juta di tahun 2024.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook
Student Diplomat Mobile
X