Nasional

5 Bandara Tersibuk untuk Angkutan Barang Udara pada 2026

Seperti apa aktivitas angkutan barang udara pada 2026? Simak tren bongkar-muat serta lima bandara dengan aktivitas barang tertinggi hingga Agustus.

5 Bandara Tersibuk untuk Angkutan Barang Udara pada 2026

Ilustrasi Pesawat Cargo I Jeffry Surianto/Pexels

Bandara Mana yang Memiliki Aktivitas Bongkar-Muat Barang Tertinggi?

Bandara Soekarno Hatta jadi bandara dengan barang bongkar dan muat terbanyak.
Bandara Soekarno Hatta jadi bandara dengan barang bongkar dan muat terbanyak.

Bandara Soekarno Hatta di Jakarta menjadi Bandara dengan total muat bongkar barang terbanyak. Terdapat 95.070 ton barang bongkar, dan 100.154 ton barang dimuat.

Posisi kedua ditempati oleh bandara Ngurah Rai di Bali dengan 24.151 ton barang bongkar dan 33.820 ton barang dimuat. Bandara Juanda di Surabaya menempati posisi ketiga dengan 5.911 ton barang bongkar dan 6.440 barang dimuat.

Baca Juga: Pelabuhan Mana yang Kunjungan Kapalnya Paling Melejit pada 2025? Ini Datanya

Bandara Kualanamu di Medan menempati urutan keempat dengan 405 ton barang yang bongkar, dan 1.668 ton barang dimuat. Sementara itu, akumulasi bandara lainnya membongkar 2.993 ton barang bongkar dan 1.966 ton barang dimuat.

Baca Juga: Tanjung Priok Teratas, Ini Pelabuhan dengan Angkutan Barang Terbanyak pada Awal 2026

Tren Angkutan Barang Udara Sepanjang 2026

Tren muat angkut barang di bandara periode Januari-Agustus 2026.
Tren muat angkut barang di bandara periode Januari-Agustus 2026.

Jumlah barang bongkar dan muat fluktuatif pada periode Januari hingga Agustus 2026. Pada barang bongkar terjadi kenaikan dari bulan Januari ke Februari dari 15.004 ton menjadi 15.468 ton. 

Kemudian menurun pada Maret menjadi 13.931 ton dan kembali naik pada April menjadi 15.823 ton. Angka barang muat terus meningkat hingga Agustus mulai dari 16.326 ton pada Mei, 16.784 ton pada Juni, 17.549 ton pada Juli, dan 17.644 ton pada Agustus.

Baca Juga:Punya Lebih dari 50 Stasiun, Ini Daftar Stasiun Kereta Api Besar di Jakarta

Pada barang muat, puncaknya terjadi di bulan Februari dengan 19.340 ton, meningkat dari bulan Januari 18.965 ton. Namun, penurunan terjadi cukup drastis menjadi 16.058 ton pada Maret dan kembali meningkat pada April menjadi 18.943 ton.

Bulan mei terjadi kembali penurunan barang muat menjadi 17.123 ton. Pada Juni terjadi kenaikan menjadi 17.218 ton. Kenaikan juga terjadi pada Juli menjadi 18.235 ton, namun kembali turun di akhir periode yaitu bulan Agustus menjadi 18.167 ton.

Sumber: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjM1MiMy/bongkar-muat-barang-angkutan-udara-luar-negeri-di-4-bandara-utama--ton-.html

Key Insights

  • Bandara Soekarno-Hatta memegang dominasi absolut dalam aktivitas kargo udara, dengan volume bongkar-muat hampir empat kali lipat dari gabungan seluruh bandara utama lainnya.
  • Kesenjangan yang sangat lebar antara Soekarno-Hatta dan bandara lain menunjukkan sentralisasi logistik kargo udara internasional di Jakarta.
  • Bandara Ngurah Rai di Bali memiliki volume bongkar-muat kargo tertinggi kedua, kemungkinan besar didorong oleh sektor pariwisata dan perdagangan internasional terkait.
  • Tren fluktuatif pada volume bongkar dan muat barang sepanjang Januari-Agustus 2026 mengindikasikan sensitivitas terhadap faktor musiman atau kondisi ekonomi jangka pendek.

Penulis: Linda Lestari • Editor: Firda Wandira

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?