Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah sentra produksi padi terbesar di Indonesia. Komoditas pangan ini memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan beras di tingkat nasional.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Jawa Tengah memproduksi 9,3 juta ton padi sepanjang 2025, dengan luas panen tanaman padi mencapai 1,67 juta hektare (ha). Dengan demikian, produktivitas tanaman padi mencapai 55,55 kuintal per ha.
Jika dibandingkan dengan tahun lalu, produksi padi di Jawa Tengah tercatat meningkat. Pada 2024, produksinya di angka 8,9 juta ton dengan luas mencapai 1,55 juta ha, dengan produktivitas tanaman padi sebesar 57,19 kuintal per ha.
Ditinjau menurut wilayahnya, Kabupaten Cilacap menjadi daerah penghasil padi terbesar di Jawa Tengah pada 2025, menghasilkan 758,6 ribu ton padi dengan luas panen mencapai 125,8 ribu ha. Dengan demikian, produktivitasnya pun mencapai 60,26 kuintal per ha.
Baca Juga: Dinamika Produksi Padi Nasional Januari-Juli 2026
Di bawah Kabupaten Cilacap, terdapat Kabupaten Grobogan dengan total produksi padi mencapai 724 ribu ton, yang diperoleh dari luas panen mencapai 121,94 ribu ha. Dengan demikian, produktivitas tanaman padi di wilayah tersebut mencapai 59,37 kuintal per ha.
Wilayah penghasil padi terbesar ketiga di Jawa Tengah dipegang oleh Kabupaten Sragen yang memproduksi 690,4 ribu ton padi, yang berasal dari 104,9 ribu ha luas panen, menghasilkan produktivitas tanaman tertinggi di Jawa Tengah, yakni 65,80 kuintal per ha.
Di posisi keempat terdapat Kabupaten Demak dengan produksi sebesar 634,4 ribu ton, dengan luas panen mencapai 108,7 ribu ha. Dengan demikian, produktivitasnya pun mencapai 58,34 kuintal per ha.
Daftar lima besar penghasil padi terbesar di Jawa Tengah ditutup oleh Kabupaten Pati yang berhasil memproduksi 604,9 ribu ton padi yang berasal dari 109,9 ribu ha luas panen. Produktivitas tanaman padi di Kabupaten Pati pun mencapai 55,07 kuintal per ha.
Di kelas menengah ke bawah, terdapat Kabupaten Biora di bangku keenam yang memproduksi 526,7 ribu ton padi sepanjang 2025. Jumlah ini diperoleh dari luas panen tanaman padi yang mencapai 104,1 ribu ha, menghasilkan produktivitas sebesar 50,50 kuintal per ha.
Adapun peringkat ketujuh dipegang oleh Kabupaten Brebes dengan produksi mencapai 453,1 ribu ton, dengan luas panen sebesar 87,6 ribu ha dan produktivitas mencapai 51,71 kuintal per ha.
Di urutan kedelapan penghasil padi terbesar di Jawa Tengah terdapat Kabupaten Kebumen yang menghasilkan 412,3 ribu ton padi, berasal dari 75,5 ribu ha luas panen dengan produktivitas sebesar 54,65 kuintal per ha.
Posisi kesembilan dipegang oleh Kabupaten Pemalang dengan 373,7 ribu ton, dari luas panen sebesar 70,4 ribu ha dan produktivitas sebesar 53,05 kuintal per ha.
Terakhir, wilayah penghasil padi terbesar di Jawa Tengah ditutup oleh Kabupaten Wonogiri yang menghasilkan 359,5 ribu ton. Produksi ini berasal dari 68,8 ribu ha luas panen, dengan produktivitas sebesar 52,29 kuintal per ha.
Baca Juga: Provinsi dengan Penghasil Padi Tertinggi di Indonesia
Sumber:
https://jateng.bps.go.id/id/statistics-table/3/WmpaNk1YbGFjR0pOUjBKYWFIQlBSU3MwVHpOVWR6MDkjMyMzMzAw/luas-panen-produktivitas-dan-produksi-padi-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-jawa-tengah.html