Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara berkala memantau perkembangan musim kemarau serta durasi hari tanpa hujan (HTH) di berbagai wilayah Indonesia guna memetakan potensi bencana kekeringan meteorologis.
Pemantauan intensif ini menjadi instrumen penting mengingat fenomena cuaca kering yang berkepanjangan dapat berdampak langsung pada sektor pertanian, ketersediaan air bersih, serta peningkatan kerawanan lingkungan.
Berdasarkan data pemantauan terkini, sejumlah daerah di tanah air tercatat mengalami periode tanpa curah hujan dengan durasi yang sangat panjang, sehingga menuntut kesiagaan lintas sektor untuk mengantisipasi risiko lanjutan yang mungkin timbul.
Baca Juga: BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal
Berikut adalah daftar lengkap wilayah di Indonesia dengan durasi hari tanpa hujan terlama:
Sebaran Wilayah Terdampak dan Dampak Kekeringan
Berdasarkan data di atas, wilayah Pulau Jawa mendominasi daftar teratas daerah dengan durasi hari tanpa hujan terpanjang. Provinsi Jawa Tengah memimpin dengan catatan 122 hari tanpa hujan, disusul oleh DI Yogyakarta (121 hari) dan Jawa Timur (120 hari). Selain Pulau Jawa, kawasan Indonesia bagian tengah dan timur seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) juga mengalami musim kemarau panjang masing-masing selama 108 hari dan 105 hari. Sementara itu, sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku mencatatkan durasi hari tanpa hujan yang berkisar antara 78 hingga 92 hari.
Kondisi hari tanpa hujan yang berkepanjangan ini menuntut kesiapan pemerintah daerah dan masyarakat, terutama dalam mengantisipasi kerawanan krisis air bersih, penurunan debit air pertanian, serta peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat dihimbau untuk bijak menggunakan air bersih serta terus memantau informasi resmi cuaca harian melalui kanal BMKG.
Baca Juga: 7 dari 10 Anak Muda RI Khawatir terhadap Perubahan Iklim
Sumber:
https://www.bmkg.go.id/iklim/hari-tanpa-hujan