Tingkat Kedamaian Negara Asia Tenggara 2022, Indonesia Peringkat Berapa?

Tingkat kedamaian di dunia mengalami penurunan sebesar 0,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan konflik Rusia dan Ukraina menjadi salah satu pemicunya.

Tingkat Kedamaian Negara Asia Tenggara 2022, Indonesia Peringkat Berapa? Ilustrasi kedamaian dunia | franz12/Shutterstock

Hasil dari Global Peace Index (GPI) 2022 menunjukkan bahwa tingkat kedamaian global mengalami penurunan sebesar 0,3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, walaupun temuan ini hanya menangkap sebagian efek dari konflik Rusia dan Ukraina yang sedang berlangsung hingga saat ini.

Tahun ini menjadi yang ketiga kalinya secara berturut-turut indeks kedamaian dunia mengalami penurunan. Meski rata-rata global alami penurunan, lebih banyak negara yang mencatatkan perbaikan indeks kedamaian pada tahun 2022 ini.

Ada sebanyak 90 negara yang memperoleh kenaikan indeks perdamaian, sementara itu 71 negara mencatatkan penurunan. Di sisi lain, rata-rata peningkatan skor indeks GPI ialah sebesar 1,9 persen namun rata-rata penurunan skor indeks justru lebih tajam di angka 3,1 persen.

Adapun pengukuran skor indeks GPI didasarkan pada 3 domain. Ketiga domain tersebut di antaranya ialah keamanan masyarakat, konflik domestik dan internasional yang sedang berlangsung, dan tingkat militerisasi. Semakin rendah skornya, maka semakin tinggi ketentraman di negara tersebut.

Bila meninjau per domain, domain keamanan masyarakat serta konflik domestik dan internasional yang sedang berlangsung mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, hanya domain militerisasi yang mengalami peningkatan.

Indonesia catatkan indeks kedamaian yang tinggi pada 2022

Pada tahun 2022, Indonesia berhasil meraih peringkat ke-47 negara dengan indeks kedamaian tertinggi di dunia. Adapun Indonesia mencatatkan indeks kedamaian pada kategori tinggi yakni sebesar 1,8. Namun raihan ini menurun sebanyak 2 peringkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Tingkat kedamaian negara-negara Asia Tenggara tahun 2022 | Fauziah Rizqi/GoodStats

Sementara itu, di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada di posisi ke-4. Singapura berhasil meraih predikat negara dengan indeks kedamaian tertinggi di Asia Tenggara dengan skor indeks sebesar 1,326. Raihan ini mengantarkan Singapura naik 1 peringkat ke posisi ke-9 negara paling damai di dunia.

Posisi ke-2 negara paling damai di Asia Tenggara jatuh kepada Malaysia yang memiliki skor indeks sebesar 1,471 pada tahun 2022. Sementara itu secara global, Malaysia meraih posisi ke-18, naik 4 peringkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Adapun Vietnam menduduki posisi ke-3 dengan raihan skor indeks kedamaian sebesar 1,786. Vietnam berhasil naik peringkat sebanyak 6 menuju posisi ke-44 negara paling damai di dunia pada tahun 2022.

Myanmar menjadi negara dengan skor indeks kedamaian terburuk di Asia Tenggara. Adapun negara ini mencatatkan indeks kedamaian sebesar 2,631 pada tahun 2022. Raihan ini menempatkan Myanmar di posisi ke-139 secara global pada kategori tingkat kedamaian rendah.

Sebagian besar negara di Asia Tenggara berada dalam kategori tingkat kedamaian yang tinggi, dengan Singapura menjadi satu-satunya negara yang masuk kategori tingkat kedamaian sangat tinggi. Negara-negara Asia Tenggara lainnya yang mencatatkan rekor tingkat kedamaian baik di antaranya ialah Malaysia, Vietnam, Indonesia, Laos, Timor Leste, dan Kamboja.

Berikutnya, tingkat kedamaian di Thailand dan Filipina berada pada kategori sedang. Sementara itu, Brunei Darussalam saat ini belum termasuk dalam daftar negara yang dianalisis dalam GPI.

Pengaruh konflik Rusia dan Ukraina terhadap penurunan indeks kedamaian dunia

Penurunan indeks pada domain keamanan masyarakat serta konflik domestik dan internasional yang sedang berlangsung dipicu oleh konflik invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina sejak Februari 2022.

Bendera Ukraina dan Rusia | evan_huang/Shutterstock

Di antara 23 indikator GPI, 10 indikator mencatatkan rekor kenaikan sementara 13 sisanya mengalami penurunan dalam kurun waktu 1 tahun ke belakang. Penurunan yang signifikan terjadi pada indikator ketidakstabilan politik, teror politik, serta hubungan negara tetangga dan pengungsi.

Skor indeks GPI pada indikator-indikator di atas saat ini mencapai rekor di titik terendah sejak GPI dicetuskan pada tahun 2008. Indikator lainnya yang juga mengalami penurunan di antaranya konflik eksternal dan intensitas konflik internal.

Konflik Rusia dan Ukraina menimbulkan gerakan pengungsian besar-besaran pada warga Ukraina. Hal ini lantas menyebabkan Ukraina masuk dalam kategori 10 besar negara dengan indeks terburuk untuk indikator pengungsi.

Secara keseluruhan, Timur Tengah dan Afrika bagian Utara merupakan wilayah yang diperhitungkan paling tidak damai di dunia. Sebanyak 2 negara dari daftar 5 negara paling tidak damai di dunia pada tahun 2022 berasal dari wilayah ini.

Di sisi lain, Eropa tercatat sebagai wilayah dengan tingkat kedamaian tertinggi di dunia. Adapun sebanyak 4 negara di kawasan Eropa masuk dalam daftar 5 negara paling damai di dunia serta menjadi wilayah dengan peningkatan indeks kedamaian terbaik pada tahun 2022.

Penulis: Diva Angelia
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Kasus Dugaan Hepatitis Akut di Dunia Sudah Capai Angka 920, Bagaimana dengan RI?
Artikel Selanjutnya Jenis Narkoba yang Paling Banyak Ditemui di Indonesia
Konten Terkait