Madura United gagal memperoleh hasil apik di pekan ke-17 BRI Super League 2025-2026. Menghadapi tim promosi PSIM Jogja di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab itu kalah dengan skor 0-3 pada Sabtu (10/1) malam.
Tiga gol tim tamu di laga itu semuanya terjadi di babak kedua. Masing-masing oleh Fahreza Sudin (56’, 63’) serta Franco Ramos Mingo (63’).
Hasil negatif membuat Madura United tertahan di posisi 13 klasemen sementara. Lulinha dkk mengemas 17 poin dalam 17 laga.
Kekalahan ini juga semakin menyesakkan bagi pendukung Madura United sebab jebbol tiga gol tanpa balas terjadi di hari jadi klub. Ya, per 10 Januari 2026 ini, Madura United berumur sedekade atau 10 tahun.
Sementara bagi PSIM, tiga poin di Pamekasan ini membuat tim juara Liga 2 2024-2025 itu mengemas 30 poin dalam 17 pertandingan. Laskar Mataram pun bertengger di peringkat enam klasemen sementara.
Dalam laga itu wasit Nendi Rohaendi mengusir tiga pemain. Dua pemain dari Madura United dan satu dari PSIM.
Bek Madura United Nurdiansyah (45+1’) jadi pemain yang meninggalkan lapangan paling cepat. Nendi mengkartu merah Nurdiansyah usai melakukan pelanggaran kepada pemain PSIM Ezequiel Vidal.
Kemudian di kubu PSIM, bek Ramos Mingo (75’) menyusul meninggalkan lapangan karena melanggar pemain depan Madura United Balotelli. Di akhir laga, kiper Madura United Miswar Saputra melakukan kesalahan besar. Eks kiper Persebaya Surabaya itu membuat handball di luar kotak penalti (90+2’) saat berusaha mengamankan gawangnya.
Penulis: Tri Candra