Peta Sebaran Kilang Pengolahan Minyak Bumi di Indonesia

Merilis data Kementerian ESDM RI, saat ini Indonesia dapat memiliki kapasitas hingga 1,169 MBSD minyak mentah.

Peta Sebaran Kilang Pengolahan Minyak Bumi di Indonesia Ilustrasi kilang minyak I peerasin Thamsawat/Shutterstock

Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa melimpah, salah satunya berupa cadangan minyak bumi. Maka tidak heran, ada beberapa titik kilang minyak yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.

Kilang minyak merupakan pabrik atau fasilitas industri yang mengolah minyak mentah menjadi produk petroleum yang bisa langsung digunakan maupun digunakan menjadi produk-produk bagi industri petrokimia. Dalam alur industri, minyak dan gas (migas), kilang minyak merupakan bagian hilir industri migas dan memiliki fasilitas industri yang sangat kompleks dengan berbagai jenis peralatan dan pemrosesan fasilitas pendukungnya.

Produk-produk utama yang dihasilkan dari fasilitas kilang minyak adalah: bensin (gasoline), bahan bakar diesel, minyak tanah (kerosene), minyak nafta, dan gas elpiji.

Merilis data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, saat ini Indonesia dapat memiliki kapasitas hingga 1,169 MBSD (million barrel stream per day) atau barrel minyak mentah per hari.

Peta sebaran pengolahan kilang minyak Indonesia 2022 I Agaphier/GoodStats

Setidaknya terdapat 7 titik pengolahan minyak bumi yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia, yakni diantaranya:

1. RU II Dumai

Kilang minyak Dumai I Muhammad Dadang Kurnia/Shutterstock

Kilang minyak Putri Tujuh Dumai dan Sungai Pakning beroperasi pada tahun 1971 dan kini berada dalam naungan Pertamina Refinery Unit (RU) II. Kapasitas kilang minyak di sini dapat menampung 177 MBSD yang didistribusikan ke berbagai pelosok tanah air hingga mancanegara.

Kilang minyak Putri Tujuh Dumai menghasilkan berbagai produk olahan antara lain, Premium, Kerosene, Solar, Avtur, Produk Non BBM (Gas LPG), Naphtha, dan Green Cokes.

2. RU III Plaju

Kilang minyak Plaju/Dok. Istimewa Pertamina

Kilang minyak RU III Plaju yang berlokasi di Sungai Gerong, Palembang, Sumatra Selatan ini dikenal sebagai kilang minyak tertua di Indonesia.

Diketahui, Kilang minyak Plaju memiliki dua lokasi yakni Kilang Plaju yang didirikan oleh Shell dari Belanda pada tahun 1904 dan Kilang Sungai Gerong yang didirikan oleh Stanvac Amerika Serikat pada tahun 1926.

Kilang minyak legendaris ini dapat menampung 127.3 MBSD. Produk utama yang dihasilkan diantaranya adalah Premium, Solar, Minyak Diesel, Pertamax, LPG, Naphtha, dan LAWS.

3. RU IV Cilacap

Kilang minyak Cilacap/Dok. Istimewa Pertamina

Kilang RU IV Cilacap, Jawa Tengah merupakan kilang dengan fasilitas terlengkap dan memiliki produksi terbesar yaitu 348 MBSD. Kilang ini memasok 34 persen kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional atau 60 persen kebutuhan BBM di Pulau Jawa.

Mengutip laman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) kilang ini merupakan satu-satunya kilang di Tanah Air yang memproduksi aspal dan base oil untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur di tanah air.

4. RU VI Balongan

Kilang minyak Balongan I Riezaldi/Shutterstock

Kilang minyak RU VI Balongan, Jawa Barat tergolong kilang minyak aktif yang masih baru jika dibandingkan dengan kilang minyak lain yang beroperasi di Indonesia. Hal tersebut menjadikan kilang minyak Balongan disebut memiliki nilai strategis dalam menjaga kestabilan pasokan BBM ke wilayah DKI Jakarta, Banten, sebagian Jawa Barat, dan sekitarnya.

Berdasarkan sejarahnya, kilang minyak Balongan baru beroperasi pada tahun 1994 dan dikelola oleh Pertamina RU VI.

Kilang minyak Balongan yang dulunya sempat mengalami kebakaran hebat pada akhir Maret 2021 lalu ini dapat memproduksi 125 MBSD minyak mentah, lalu kemudian diolah menjadi Premium, Kerosene, HOMC 92, Solar, Pertamax, Pertamax Turbo, Avtur, LPG, Propylene, dan Decant Oil.

Bahan baku yang diolah di Kilang Balongan adalah minyak mentah dari kota Duri dan Minas yang berasal dari Provinsi Riau.

5. RU VIII Kasim

Kilang minyak Kasim/Dok. Istimewa Pertamina

Kilang minyak RU VIIII Kasim dari wilayah ujung timur Indonesia ini dibangung di desa Malaba, kecamatan Seget, kabupaten Sorong, Papua. Lokasi kilang minyak Kasim sangat strategis bersebelahan dengan Kasim Marine Terminal (KMT) Petro China, kurang lebih 90 km sebelah selatan kota Sorong.

Berdasarkan sejarahnya, kilang minyak RU VIII Kasim sudah beroperasi sejak Juli 1997. Kilang minyak Kasim memiliki kapasitas 10 MBSD, dirancang untuk mengolah minyak mentah menjadi produk Premium, Solar, dan SR LSWR.

Kilang minyak Kasim berkontribusi sekitar 15 persen dari total kebutuhan Maluku dan Papua.

6. RU V Balikpapan

Kilang minyak Balikpapan/Dok. Istimewa Petamina

Kilang Balikpapan, Kalimantan Timur terletak di tepi teluk Balikpapan, meliputi areal seluas 2,5 km persegi dengan kapasitas 260.000 barrel per hari. Kilang minyak ini mengolah minyak mentah menjadi produk Premium, Kerosene, Solar, Avtur, Pertamax, minyak Diesel, LPG, Naphtha, dan LSWR.

7. TPPI

Kilang minyak TPPI/Dok. Istimewa TPPI

PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) merupakan anak usaha dari Subholding Refinery and Petrochemical, PT Kilang Pertamina Internasional. 

Berdasarkan sejarahnya, TPPI sudah didirikan berdasarkan akta kesepakatan pada tahun 1995 dan resmi beroperasi secara komersial pada tahun 2006 di Tuban, Jawa Timur merupakan kilang minyak yang dapat memasok 100 MBSD yang diolah menjadi berbagai produk seperti Premium, Kerosine, Solar, Pertamax, dan produk LPG.

Penulis: Nabilah Nur Alifah
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Daftar Tuan Rumah ASEAN Para Games dari Masa ke Masa, Malaysia Terbanyak
Artikel Selanjutnya Survei Indeks Optimisme 2022: Paling Optimis di Sektor Kebutuhan Dasar, Politik dan Hukum Sebaliknya
Konten Terkait