Transportasi darat masih menjadi pilihan utama bagi banyak masyarakat Indonesia, terutama untuk perjalanan antarkota maupun antarprovinsi. Di tengah harga tiket pesawat yang fluktuatif dan jaringan kereta yang belum menjangkau semua wilayah, bus antarkota tetap menjadi moda transportasi yang fleksibel dan terjangkau.
Terdapat sejumlah perusahan otobus (PO Bus) yang mengoperasikan ribuan armada bus di berbagai rute. Perusahaan-perusahaan ini tidak hanya menjalani perjalanan AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dan AKDP (Antar Kota dalam Provinsi), tetapi juga bus pariwisata, transportasi bandara, hingga shuttle karyawan.
Beberapa PO memiliki armada dalam jumlah sangat besar yang terbesar di berbagai daerah di Indonesia. Semakin banyak armada yang dimiliki, biasanya semakin luas pula jaringan trayek yang mereka layani.
Baca Juga: TransJakarta Jadi Juara Bus Raya Terpadu Jalur Terpanjang di Dunia
Data PO BUs Terbesar di Indonesia per 2026
Berdasarkan data yang dikutip dari beberapa sumber, perusahaan bus dengan armada terbanyak di Indonesia ditempati oleh DAMRI dengan jumlah armada sebesar 5000. Angka ini kemudian diikuti oleh PO Mayasari Bakti yang memiliki 3000 armada dan Hiba Group dengan 2000 armada.
1. DAMRI
Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia atau DAMRI merupakan perusahaan transportasi milik negara (BUMN) yang sudah berdiri sejak 1946. Perusahaan ini berlokasi di Jakarta.
Hingga kini, perusahaan ini menjadi operatur bus dengan armada terbesar di Indonesia, dengan sekitar 5000 unit bus yang tersebar di berbagai wilayah.
DAMRI melayani berbagai jenis layanan transportasi, seperti bus AKAP dan AKDP, bus bandara, bus pariwisata, angkutan perintis, dan transportasi lintar negara. Dengan jaringan yang luas, DAMRI memainkan peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di kota besar hingga wilayah terpencil.
2. PO Mayasari Bakti
PO Mayasari Bakti merupakan salah satu perusahaan bus terbesar di wilayah Jabodetabek. Perusahaan ini didirikan tahun 1964 oleh Engkud Mahpud. Hingga kini, perusahaan otobus ini dikelola oleh keluarga pendirinya.
Armada Mayasari Bakti diperkirakan mencapai 3000 unti bus. Armada-amarda ini digunakan untuk layananan bus kota, Transjakarta, dan rute antarkota.
Selain itu, perusahaan ini juga menaungi sejumlah operator bus lain seperti Primajasa dan Karunia Bakti. Hal ini menjadikan PO Mayasari Bakti perusahaan dengan jaringan transportasi yang luas di wilayah Jawa Barat dan Banten.
3. Hiba Group
Hiba Group didirikan tahun 1949 oleh Jacobus Irawan. Perusahaan ini awalnya berfokus pada layanan bus pariwisata sebelum berkembang menjadi operator transportasi yang lebih luas.
Saat ini, Hiba Group memiliki sekitar 2000 unit armada bus. Unit-unit ini digunakan untuk berbagai layanan, seperti bus pariwisata, bus AKAP, bus antar jemput karyawan, dan transportasi korporasi.
4. AKAS Group
PO AKAS merupakan perusahaan bus yang cukup populer di wilayah Jawa Timur. Nama AKAS sendiri merupakan singkatan dari nama pendirinya, yaitu Ali Karman Amat Saudara. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1956 dan kini memiliki sekitar 1500 unit armada bus.
AKAS Group memberikan layanan transportasi bus untuk berbagai rute, seperti AKAP, AKDP, dan pariwisata.
5. PO Sinar Jaya
PO Sinar Jaya dikenal sebagai operator bus yang melayani banyak rute AKAP di wilayah Pulau Jawa dan Sumatera. Perusahaan ini didirikan di Bekasi, Jawa Barat, oleh Herman Rusly.
Hingga kini, Sinar Jaya memiliki sekitar 1000 unit armada bus. Bus-bus Sinar Jaya melayani berbagai jenis layanan, termasuk bus ekonomi, eksekutif, hingga pariwisata.
6. PO Dewi Sri
PO Dewi Sri merupakan perusahaan transportasi yang berasal dari Jawa Tengah. Perusahaan bus ini didirikan oleh Ismail pada tahun 1992. Meskipun tidak sebesar beberapa operator lainnya, perusahaan ini memiliki sekitar 500 unit armada bus yang melayani berbagai rute antarkota di Pulau Jawa.
Perusahaan ini juga aktif dalam layanan bus pariwisata dan charter yang sering digunakan untuk perjalanan wisata atau kegiatan perusahaan.
7. PO Rosalia Indah
PO Rosalia Indah merupakan salah satu PO bus legendari di Indonesia, terutama di jalur Jawa dan Sumatera. Perusahaan otobus ini didirikan oleh Yustinus Soeroso 1983.
Kantor pusat PO Rosalia Indah berada di Karanganyat, Jawa Tengah. Namun, perusahaan ini juga memiliki lebih dari 140 kantor perwakilan dan agen di berbagai daerah.
Hingga kini, PO Rosalia Indah tercatat memiliki 439 armada bus. Armada perusahaan ini berupa bus modern dan bus non-ekonomi atau eksklusif, termasuk bus double decker.
Baca Juga: Dari Double Decker hingga Sleeper, Bus Jadi Alternatif Moda Transportasi Hemat Berkelas
Industri perusahaan bus di Indonesia masih berkembang pesat seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat. Beberapa PO bus bahkan memiliki armada hingga ribuan unit yang menjalani berbagai rute di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan semakin banyaknya pilihan perusahaan otobus, masyarakat kini dapat memilih layanan bus yang paling sesuai dengan kebutuhan perjalanan mereka. Ke depannya, modernisasi armad, peningkatan layanan, serta penggunaan teknologi transportasi diprediksi menjadi faktor utama dalam persaingan industri PO bus di Indonesia.
Penulis: Aisha Zahrany
Editor: Muhammad Sholeh