Sudah menjadi tradisi tahunan, di mana saat periode Ramadan hingga menjelang Idulfitri, masyarakat serempak berbelanja makanan dan minuman (F&B) guna memenuhi konsumsi harian selama Ramadan.
Publik biasanya membeli berbagai produk F&B, mulai dari kue kering, minuman botol/kemasan, hingga biskuit/wafer yang akan disajikan saat momen silaturahmi bersama keluarga inti, kerabat, maupun tamu yang datang berkunjung ke rumah selama perayaan Idulfitri.
Pilihan tempat berbelanja untuk mendapatkan produk F&B juga sangat beragam, mulai dari supermarket, minimarket, convenience store, hingga pasar tradisional. Masing-masing menawarkan pengalaman belanja yang berbeda, mulai dari kelengkapan produk, kenyamanan berbelanja, hingga harga yang terjangkau bagi publik dalam memenuhi kebutuhan.
Laporan Survei Pola Perilaku Masyarakat Saat Ramadan dan Idulfitri 2026 yang dilakukan oleh GoodStats pada 11–24 Februari 2026 terhadap 1.000 responden di berbagai provinsi di Indonesia, memberikan gambaran terkait preferensi masyarakat dalam memilih tempat berbelanja selama Ramadan.
Tempat Favorit untuk Belanja
Baca Juga: Gorengan Jadi Hidangan Favorit Publik RI saat Berbuka Puasa
Indomaret dan Alfamart mendominasi peringkat dua teratas dalam daftar sebagai tempat berbelanja produk makanan dan minuman untuk berbuka puasa dan persiapan Idulfitri yang dipilih oleh publik dengan persentase masing-masing di angka 37,3% dan 35,2%.
Sementara, 7,4% responden memilih Lawson dan 7% responden lainnya terbiasa berbelanja di Circle K. Keduanya merupakan convenience store, sama seperti Family Mart yang dipilih oleh 2,1% responden. Sisanya, responden memilih Alfamidi dan tempat lainnya dengan persentase masing-masing sebesar 5,5%.
Alasan Memilih Tempat Belanja
Adapun alasan utama responden dalam menentukan tempat berbelanja produk makanan dan minuman adalah karena lokasinya dekat, capaiannya sebesar 55%. Hal ini cukup masuk akal, mengingat jaringan minimarket, convenience store, dan supermarket dibangun di berbagai titik strategis yang tersebar di wilayah Indonesia.
Selain itu, faktor kelengkapan produk juga mendorong responden dalam memilih tempat belanja selama Ramadan dengan capaian 15,6%. Alasan lainnya yang termasuk ke dalam daftar adalah harga terjangkau (11,9%), banyak promo/diskon (11,5%), dan lainnya (6%).
Secara keseluruhan, kondisi ini menegaskan bahwa konsumen cenderung mengutamakan efisiensi waktu dengan memilih tempat berbelanja terdekat dibandingkan dengan sekadar berhemat karena membeli produk diskon.
Baca Juga: 41% Publik Pertimbangkan Label Bebas BPA Saat Pilih Air Mineral, Mengapa Penting?
Sumber:
https://goodstats.id/publication/survei-pola-perilaku-masyarakat-saat-ramadan-dan-idulfitri-2026-XRJ6U
Penulis: Faiza Az Zahra
Editor: Editor