Perusahaan unicorn dengan valuasi tertinggi di dunia terus mengalami perubahan seiring berkembangnya teknologi dan meningkatnya minat investor terhadap sektor kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Jika sebelumnya perusahaan fintech dan e-commerce mendominasi daftar startup bernilai miliaran dolar, kini perusahaan AI menjadi kekuatan baru yang memimpin pasar unicorn global.
Berdasarkan data dari Crunchbase per Juni 2026 menunjukkan bahwa dua posisi teratas ditempati oleh perusahaan AI asal Amerika Serikat, yakni Anthropic dan OpenAI. Keduanya memiliki valuasi yang jauh melampaui unicorn lain di dunia, mencerminkan tingginya optimisme investor terhadap masa depan teknologi AI generatif.
Selain AI, sektor fintech, commerce, hingga mobility juga masih menjadi pilar utama dalam ekosistem startup global. Berikut daftar perusahaan unicorn dengan valuasi tertinggi di dunia berdasarkan valuasi perusahaan terbaru.
Top 10 Perusahaan Unicorn dengan Valuasi Tertinggi di Dunia
Berikut daftar perusahaan unicorn dengan valuasi tertinggi di dunia per Juni 2026 berdasarkan data Crunchbase Unicorn Board.
Anthropic menjadi salah satu startup unicorn asal Amerika Serikat dengan valuasi tertinggi, mencapai US$965 miliar. Posisi tersebut menggeser dominasi perusahaan teknologi lain berkat pesatnya pertumbuhan bisnis AI seri Claude dan meningkatnya investasi dari perusahaan teknologi besar.
Di peringkat kedua terdapat OpenAI dengan valuasi US$852 miliar. Kesuksesan berbagai produk AI generatif serta ekspansi teknologi kecerdasan buatan ke berbagai sektor industri membuat perusahaan ini menjadi salah satu startup paling bernilai di dunia.
Sementara itu, ByteDance tetap mempertahankan posisinya sebagai unicorn non-AI terbesar dengan valuasi US$480 miliar. Perusahaan induk TikTok tersebut masih menjadi pemain utama di sektor media digital dan platform konten global.
Di bawahnya terdapat Stripe dan Ant Group yang mewakili sektor fintech. Keduanya masih menjadi pemain penting dalam layanan pembayaran digital dan infrastruktur keuangan modern.
Databricks dan Waymo melengkapi dominasi perusahaan teknologi Amerika Serikat dalam daftar ini. Databricks bergerak di bidang analitik data dan AI, sedangkan Waymo dikenal sebagai pelopor teknologi kendaraan otonom atau self-driving.
Adapun Reliance Retail, Revolut, dan Shein menunjukkan bahwa sektor perdagangan modern, layanan keuangan digital, serta e-commerce tetap memiliki daya tarik tinggi bagi investor global.
Industri yang Mendominasi Perusahaan Unicorn Global
Peta persaingan startup global kini mengalami perubahan signifikan. Jika beberapa tahun lalu fintech menjadi sektor yang paling banyak melahirkan unicorn, saat ini industri AI berhasil mengambil alih posisi tersebut.
Berdasarkan analisis PwC terhadap 100 startup unicorn terbesar dunia, perusahaan berbasis AI kini menempati 27 posisi dalam Top 100, mengungguli sektor fintech yang memiliki 24 perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa investor semakin memprioritaskan perusahaan yang mengembangkan teknologi kecerdasan buatan sebagai mesin pertumbuhan ekonomi digital berikutnya.
Dominasi AI juga tercermin dalam daftar 10 unicorn terbesar dunia. Dari sepuluh perusahaan tersebut, terdapat beberapa startup yang berfokus pada AI. Kehadiran Anthropic, OpenAI, dan Databricks menunjukkan kuatnya dominasi sektor AI di pasar startup global.
Anthropic berfokus pada pengembangan model AI generatif dan large language model (LLM), sedangkan OpenAI menjadi salah satu pelopor teknologi AI generatif yang telah dimanfaatkan secara luas di berbagai sektor. Di sisi lain, Databricks mengembangkan platform data cloud yang dipadukan dengan solusi AI untuk membantu perusahaan mengolah data serta mempercepat transformasi digital.
Di sisi lain, fintech masih menjadi sektor yang sangat kuat. Stripe, Ant Group, dan Revolut membuktikan bahwa layanan pembayaran digital, infrastruktur keuangan, hingga bank digital tetap memiliki potensi pertumbuhan besar di tengah meningkatnya transaksi digital di berbagai negara.
Sektor commerce juga tetap menjadi kontributor penting dalam daftar perusahaan unicorn global. ByteDance dan Shein menunjukkan bagaimana platform digital dan e-commerce mampu membangun basis pengguna dalam skala internasional sehingga menghasilkan valuasi yang sangat tinggi. Reliance Retail pun menjadi representasi kuat dari transformasi ritel modern di India.
Sementara itu, sektor mobility diwakili oleh Waymo yang fokus mengembangkan teknologi kendaraan tanpa pengemudi. Walaupun jumlah perusahaan mobility dalam daftar unicorn tidak sebanyak AI maupun fintech, inovasi pada transportasi pintar diperkirakan masih akan menjadi salah satu area investasi strategis dalam beberapa tahun mendatang.
Baca Juga: Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia, Siapa yang Paling Tajir Mei 2026 Ini?
Sumber:
https://news.crunchbase.com/unicorn-company-list/
Penulis: Helni Sadiyah
Editor: Firda Wandira