Negara Penghasil Rempah Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan 5 Besar!

India berada pada urutan pertama dengan jumlah 7.7 ton, sebagai negara produsen rempah-rempah terbesar di dunia menurut Food and Agricultural Organization

Negara Penghasil Rempah Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan 5 Besar! Ilustrasi Rempah-Rempah | unsplash.com/@zahrinlukman

Rempah-rempah biasanya digunakan untuk menambah cita rasa pada makanan. Biasanya dalam bentuk olahan segar ataupun kering. Menurut data The Observatory of Economic Complexity (OEC), rempah-rempah termasuk dalam komoditas ke-618 yang paling banyak diperdagangkan di dunia.

Selain digunakan dalam industri makanan dan minuman, rempah banyak dimanfaatkan dalam industri kosmetik karena bersifat organik. Beberapa bumbu juga digunakan sebagai perbuat parfum, seperti kayu manis, vanila, kunyit, cabai, jahe, ketumbar, dan kapulaga.

Fortune Business Insight mencatat industri rempah dan bumbu global diperkirakan memiliki nilai sekitar 18 miliar dolar pada tahun 2021, dan diproyeksikan akan tumbuh menjadi 25,4 miliar dolar pada 2029. Benua Asia menyumbang komoditas rempah terbesar, lebih dari 80% produksi rempah, berasal dari Asia Selatan. Berikut ini, 10 negara dengan penghasil rempah terbesar di dunia.

10 Negara dengan Penghasil Rempah Terbesar di Dunia | Goodstats

1. India

India menemppati posisi pertama  penghasil rempah-rempah ternesar di dunia, demham perkiraan volume 7.7 juta ton pada tahun 2021. Lebih dari 70% total rempah dunia ditanam di India. Masakan negara ini juga populer di seluruh dunia karena perpaduan rempah-rempah yang kuat dan unik dalam masakannya.

2. Cina

Tiongkok menjadi produsen rempah terbesar kedua di dunia, pada tahun 2021 merupakan eksportir rempah-rempah terbesar du dunia dengan volume perdagangan ekspor 783 juta dolar. Lada Sichuan merupakan rempah-rempah yang banyak ditanam di Tiongkok.

3. Nigeria

Selanjutnya, ada Nigeria pada urutan ketiga dengan volume produksi 837,5 ton/tahun.

4. Indonesia

Indonesia merupakan negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara. Rempah-rempah ikut berkontribusi dalam keberhasilan perekonomian bangsa. Indonesia juga menjadi eksportir komoditas terbesar ke-23 dunia, dengan pendapatan skor rempah-rempah sebesar 29 juta dollar pada 2021 menurut OEC.

5. Bangladesh

Urutan kelima ada Bangladesh, dengan total produksi 800 ton. Lebih dari 70 jenis rempah ditanam di Bangladesh. Mayoritas dari mereka termasuk dalam keluarga tani, jahe, kapulaga, kayu manis, dan lada hitam. 

Penulis: Annisa Rahayu
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

Harga Mahal, Bawang Merah jadi Penyumbang Utama Inflasi April 2024

Mencapai harga Rp50.060 per kg pada Senin (6/5), bawang merah menjadi penyumbang utama inflasi April 2024 dengan andil sebesar 0,14% (mtm).

Pemerintah Setujui Rencana Produksi Batu Bara 922 Juta Ton Pada 2024

Pemerintah Indonesia telah menyetujui total tonase produksi batu bara sebesar 922,14 juta ton pada 2024 untuk 587 perusahaan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook
Student Diplomat Mobile
X