Anak muda atau kalangan kelompok usia Gen Z dan Milenial sudah terbiasa dengan pengaruh budaya asing yang salah satunya dapat diakses melalui gawai. Banyak aspek gaya hidup yang terpengaruh paparan budaya asing, mulai dari makanan, minuman, cara berpakaian, hingga bahasa.
Oleh karena itu, ada kekhawatiran terkikisnya rasa cinta tanah air (nasionalisme) dari kalangan anak muda. Namun berdasarkan hasil survei dari IDN Research Institute tahun 2026, pengaruh budaya asing nyatanya tidak sepenuhnya mengikis rasa nasionalisme mereka, melainkan hanya mengubah cara anak muda dalam mengekspresikan rasa cinta terhadap Indonesia.
Baca Juga: Produk Lokal Vs Produk Asing, Mana Favorit Publik Indonesia?
Kini, bentuk nasionalisme paling dominan justru diwujudkan melalui tindakan yang nyata, di mana mayoritas responden (61%) memilih untuk membeli dan menggunakan produk lokal sebagai ekspresi tertinggi mereka.
Tidak kalah signifikan, kesadaran kritis generasi muda juga terlihat sangat kuat, terbukti dari sebanyak 59,3% responden yang menganggap bahwa menyuarakan kritik terhadap kebijakan yang tidak adil merupakan sebuah bentuk ekspresi cinta tanah air.
Di sisi lain, apresiasi terhadap identitas budaya berada pada tingkat menengah, dengan 29,3% generasi muda memilih untuk mendukung kreator, musisi, atau film lokal, disusul oleh 22,8% responden yang merasa bangga saat budaya Indonesia diakui di luar negeri.
Menariknya, aktivitas formal yang bersifat seremonial kini semakin kurang diminati oleh generasi ini. Hal tersebut tercermin dari opsi mengikuti upacara atau peringatan nasional yang menempati posisi paling buncit dengan angka yang sangat rendah, yakni hanya sebesar 8,1%.
Adapun survei ini dilakukan terhadap 628 responden yang berasal dari kelompok Milenial (279) dan Gen Z (349). Mayoritas responden merupakan perempuan (52%) dan berasal dari Pulau Jawa, khususnya daerah Jabodetabek dengan persentase mencapai 36%.
Alasan Anak Muda Pilih Produk Lokal
Bagi generasi muda, memilih membeli produk lokal untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup didasari oleh beberapa pertimbangan. Saat ini, penggunaan skincare dan pakaian produk lokal, hingga konsumsi makanan dan minuman yang sedang trending sudah menjadi bagian dari identitas mereka.
Kualitas produk dalam negeri di sektor-sektor tersebut dinilai sudah mampu bersaing dengan merek luar, tetapi tetap menawarkan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, kemudahan akses melalui platform digital maupun toko fisik membuat pemenuhan gaya hidup tersebut menjadi lebih praktis dan efisien.
Melalui aktivitas konsumsi ini, generasi muda secara tidak langsung berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan memperkuat perekonomian nasional. Tindakan inilah yang menjadi wujud nyata dari rasa cinta tanah air yang relevan dengan masa kini.
Baca Juga: 10 Alasan Publik RI Kian Mantap Beli Produk Lokal 2025
Sumber:
https://www.indonesiasummit.com/id
Penulis: Silmi Hakiki
Editor: Editor