Investasi asing merupakan salah satu faktor krusial dalam pertumbuhan ekonomi makro sebuah negara. Istilah ini merujuk pada penanaman modal yang dilakukan oleh pihak asing—baik swasta maupun pemerintah—ke dalam kegiatan usaha di negara penerima. Modal tersebut dapat berupa uang tunai, aset, teknologi, maupun peningkatan keahlian manusia yang ditujukan untuk mendukung produksi dan memperoleh keuntungan jangka panjang.
Investasi asing sendiri memiliki andil besar dalam meningkatkan kualitas ekonomi suatu negara. Setidaknya terdapat lima cara investasi asing meningkatkan kondisi ekonomi di Indonesia. Pertama adalah membantu mengelola sumber daya baik alam maupun manusia. Hal tersebut diwujudkan dengan memberikan bantuan dalam bentuk tenaga kerja, infrastruktur maupun teknologi.
Kedua, meningkatkan efisiensi perekonomian di berbagai sektor, seperti pertanian, perkebunan, dan peternakan. Dengan masuknya beberapa teknologi dan pekerja terampil, biaya produksi bisa ditekan sambil meningkatkan keuntungan yang masuk.
Ketiga, investasi asing memperkuat pasar domestik dengan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Modal yang masuk mendorong aktivitas ekonomi lebih dinamis sekaligus membuka ruang usaha baru di berbagai sektor.
Keempat, investasi asing berperan penting dalam pembangunan infrastruktur seperti transportasi, energi, dan telekomunikasi. Kelima, aliran modal ini juga berkontribusi pada pengurangan kemiskinan melalui penciptaan kesempatan kerja yang lebih luas serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terdapat beberapa sektor industri yang menjadi sasaran manis dari investasi asing ini pada Triwulan I 2025.
Pada Triwulan I 2025, industri logam menempati posisi teratas sebagai sektor dengan realisasi investasi asing terbesar di Indonesia, mencapai US$3.643,47 juta. Angka tersebut jauh melampaui sektor lain, menegaskan kuatnya minat investor asing pada industri pengolahan mineral dan hilirisasi.
Di posisi kedua, sektor pertambangan mencatatkan realisasi investasi sebesar US$1.192,03 juta, disusul sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi dengan US$1.133,99 juta. Kedua sektor ini menunjukkan daya tarik tinggi, seiring kebutuhan infrastruktur energi dan logistik yang terus tumbuh.
Sektor jasa lainnya juga menyerap investasi asing cukup besar, yakni US$1.080,79 juta, diikuti industri kimia dan farmasi sebesar US$913,72 juta. Masuknya modal di bidang ini memperlihatkan minat investor pada sektor-sektor yang menopang kebutuhan dasar dan kesehatan masyarakat.
Sementara itu, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran memperoleh US$763,01 juta, sedangkan industri kertas dan percetakan mencatat US$668,95 juta. Selanjutnya, industri kendaraan bermotor dan transportasi mencatat realisasi sebesar US$666,24 juta, sedikit lebih tinggi dari sektor perdagangan dan reparasi yang berada di angka US$652,27 juta.
Terakhir, sektor industri makanan menjadi penutup daftar sepuluh besar dengan realisasi investasi asing sebesar US$611,48 juta, mencerminkan konsistensi minat investor terhadap sektor konsumsi yang stabil di Indonesia.
Terus Meningkat
Selama lima tahun terakhir, realisasi investasi asing di Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Pada Triwulan I 2020, total investasi asing tercatat sebesar US$6,80 miliar. Angka tersebut terus naik pada tahun 2021 menjadi US$7,65 miliar, meski pada periode itu dunia masih dibayangi dampak pandemi.
Kenaikan signifikan mulai terlihat pada Triwulan I 2022, ketika realisasi investasi asing mencapai US$10,26 miliar, melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya. Tren positif ini berlanjut pada 2023 dengan perolehan US$11,96 miliar, lalu meningkat lagi menjadi US$13,63 miliar pada 2024.
Hingga Triwulan II 2025, realisasi investasi asing sudah menembus US$14,40 miliar, menjadikan periode lima tahun terakhir sebagai fase pertumbuhan yang stabil bagi arus modal asing ke Indonesia. Lonjakan ini menandakan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Tanah Air, sekaligus mencerminkan dampak dari berbagai kebijakan pemerintah untuk memperkuat daya tarik investasi.
Baca Juga: 10 Produk Investasi yang Paling Diminati Indonesia pada 2025
Sumber:
https://jurnal-umsi.ac.id/index.php/jgi/article/download/801/523/1721
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjM3OCMy/realisasi-investasi-penanaman-modal-luar-negeri-triwulanan-menurut-sektor-ekonomi---jumlah-investasi--juta-us--.html
Penulis: Faiz Al haq
Editor: Editor