Jawa Timur dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Selain menjadi produsen utama berbagai komoditas pertanian seperti padi, jagung, dan tebu, provinsi ini juga memiliki potensi besar di sektor hortikultura, khususnya buah dan sayuran.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Malang menjadi daerah penghasil buah-buahan dan sayuran terbesar di Jawa Timur sepanjang 2025. Total produksi tahunan di wilayah tersebut mencapai 27,79 juta kuintal, jauh melampaui kabupaten lainnya.
Pisang jadi buah-buahan yang paling banyak diproduksi di Kabupaten Malang, beratnya mencapai 14,48 juta kuintal sepanjang 2025, disusul jeruk siam (4,2 juta kuintal) dan salak (3,48 juta kuintal).
Tingginya produksi buah dan sayuran di wilayah tersebut didukung pula oleh karakteristik wilayahnya yang memiliki suhu sejuk, seperti di kawasan Poncokusumo, Ngantang, Dau, hingga Wajak.
Baca Juga: Apa Orang Indonesia Suka Makan Sayur dan Buah?
Di bawah Kabupaten Malang terdapat Kabupaten Banyuwangi dengan total produksi 9,53 juta kuintal, diikuti Kabupaten Pasuruan yang memproduksi 9,04 juta kuintal buah dan sayuran. Kabupaten ini dikenal sebagai salah satu sentra buah tropis, terutama mangga, durian, alpukat, salak, dan berbagai jenis jeruk yang tumbuh baik di kawasan lereng pegunungan.
Selanjutnya terdapat Kabupaten Kediri dengan produksi 6,68 juta kuintal dan Kabupaten Jember sebesar 4,33 juta kuintal.
Peringkat keenam wilayah dengan produksi buah dan sayur terbesar di Jawa Timur diisi oleh Kabupaten Probolinggo (2,53 juta kuintal), disusul Kabupaten Blitar (2,43 juta kuintal), Kabupaten Ponorogo (2,06 juta kuintal), dan Kabupaten Bondowoso (1,69 juta kuintal). Daftar sepuluh besar ditutup Kabupaten Lumajang dengan produksi mencapai 1,48 juta kuintal pada 2025.
Sementara itu, secara keseluruhan, pisang jadi komoditas buah-buahan yang paling banyak diproduksi di Jawa Timur, jumlahnya mencapai 28,1 juta kuintal sepanjang 2025. Selain pisang, Jawa Timur juga memproduksi mangga hingga 13,04 juta kuintal dan jeruk siam sebanyak 11,35 juta kuintal.
Menariknya, seluruh daerah yang masuk dalam daftar sepuluh besar penghasil buah-buahan di Jawa Timur merupakan kabupaten, tanpa satu pun kota. Hal ini menunjukkan bahwa produksi hortikultura berskala besar masih sangat bergantung pada wilayah yang memiliki lahan pertanian luas.
Sebaliknya, kota-kota di Jawa Timur yang umumnya didominasi kawasan permukiman, perdagangan, dan industri memiliki ruang budidaya yang jauh lebih terbatas sehingga kontribusinya terhadap produksi buah relatif kecil.
Baca Juga: 5 Buah Tropis Paling Populer di Indonesia Versi Taste Atlas 2026
Sumber:
https://jatim.bps.go.id/id/statistics-table/3/U0dKc1owczVSalJ5VFdOMWVETnlVRVJ6YlRJMFp6MDkjMyMzNTAw/produksi-tanaman-buah-buahan-dan-sayuran-tahunan-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-tanaman-di-provinsi-jawa-timur.html?year=2025