Komoditas

Harga Emas Antam Hari Ini 13 Juli 2026 Turun, Simak Daftar Harga Terbarunya

Harga emas Antam hari ini 13 Juli 2026 dibanderol Rp2.635.000 per gram. Simak daftar harga terbaru semua ukuran dan penyebab harga emas naik turun.

Harga Emas Antam Hari Ini 13 Juli 2026 Turun, Simak Daftar Harga Terbarunya

Ilustrasi Emas Antam | Michael Steinberg/Pexels

Harga emas Antam hari ini, Senin, 13 Juli 2026, kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi investor yang memantau pergerakan logam mulia. Melansir dari laman Logam Mulia, harga emas Antam dipatok sebesar Rp2.635.000 per gram, sementara harga buyback atau pembelian kembali tercatat mengalami penurunan dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Penurunan harga buyback membuat sebagian pemilik emas memilih untuk menahan asetnya sembari menunggu peluang harga kembali menguat. Meskipun begitu, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati karena dinilai mampu menjaga nilai aset terutama saat kondisi ekonomi global belum sepenuhnya stabil.

Baca Juga; Emas Jadi Aset Terpercaya di Indonesia

Harga emas Antam hari ini, 13 Juli 2026

Harga emas Antam hari ini, 13 Juli 2026 | GoodStats
Harga emas Antam hari ini, 13 Juli 2026 | GoodStats

Berdasarkan data terbaru dari Logam Mulia, emas Antam ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.367.500, sedangkan ukuran 1 gram dijual seharga Rp2.635.000. Untuk pecahan 2 gram, harganya mencapai Rp5.210.000, sementara emas 3 gram dipasarkan seharga Rp7.790.000.

Bagi masyarakat yang ingin membeli emas dalam jumlah lebih besar, emas Antam ukuran 5 gram dibanderol seharga Rp12.950.000, sedangkan ukuran 10 gram dijual seharga Rp25.845.000. Adapun emas 25 gram dipasarkan dengan harga Rp64.487.000, sementara pecahan 50 gram dibanderol Rp128.895.000.

Sementara itu, harga emas Antam ukuran 100 gram tercatat sebesar Rp257.712.000, sedangkan ukuran 250 gram mencapai Rp644.015.000. Untuk pembelian dalam jumlah besar, emas Antam ukuran 500 gram dijual seharga Rp1.287.820.000, sedangkan pecahan terbesar 1 kilogram (1.000 gram) dibanderol di angka Rp2.575.600.000.

Faktor yang menentukan naik turunnya harga emas

Pergerakan harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global hingga kebijakan moneter.

Salah satu faktor utama adalah ketidakpastian kondisi global. Ketika terjadi krisis ekonomi, konflik geopolitik, perang, atau gejolak politik, investor cenderung mengalihkan dananya ke aset yang dianggap lebih aman (safe haven) seperti emas.

Meningkatnya permintaan tersebut biasanya akan mendorong naiknya harga emas. Sebaliknya, ketika kondisi global mulai membaik, minat terhadap aset berisiko kembali meningkat sehingga harga emas cenderung menurun.

Selain itu, mekanisme penawaran dan permintaan juga memengaruhi harga emas. Saat permintaan lebih tinggi daripada persediaan, harga emas cenderung naik. Sebaliknya, jika pasokan lebih besar dibandingkan permintaan, harga dapat mengalami penurunan.

Mengingat jumlah emas yang tersedia di dunia relatif terbatas, perubahan permintaan sering kali memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap harga.

Faktor lain yang tak kalah penting adalah kebijakan moneter, khususnya yang dikeluarkan oleh bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed).

Perubahan suku bunga acuan dapat memengaruhi minat investor terhadap emas. Ketika suku bunga turun, emas biasanya menjadi lebih menarik karena imbal hasil aset berbasis dolar AS ikut menurun. Sebaliknya, kenaikan suku bunga dapat menekan harga emas.

Inflasi juga menjadi salah satu pendorong utama pergerakan harga emas. Saat inflasi meningkat, daya beli uang cenderung menurun sehingga banyak investor memilih emas sebagai instrumen lindung nilai untuk menjaga nilai kekayaannya. Peningkatan permintaan tersebut dapat berdampak pada kenaikan harga emas.

Terakhir, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat turut memengaruhi harga emas di Indonesia. Karena harga emas internasional menggunakan acuan dolar AS, pelemahan nilai rupiah umumnya akan membuat harga emas domestik menjadi lebih mahal.

Sebaliknya, ketika rupiah menguat terhadap dolar AS, harga emas di dalam negeri cenderung lebih rendah.

Dengan harga buyback yang sedang melemah, investor disarankan tidak hanya memantau pergerakan harga harian, tetapi juga mencermati berbagai faktor yang memengaruhi pasar emas.

Langkah tersebut dapat membantu dalam menentukan waktu yang tepat untuk membeli maupun menjual logam mulia sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.

Baca Juga: Investasi Jangka Panjang untuk Gen Z, Emas Jadi Pilihan Terpopuler

Sumber:

https://www.logammulia.com/id/harga-emas-hari-ini

 

Penulis: Raka Adichandra Editor: Muhammad Sholeh

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?