Di tengah gelombang digitalisasi informasi yang kian masif, peran perpustakaan fisik sebagai pusat sumber pengetahuan dan ruang interaksi sosial tetap tak tergantikan.
Di Jawa Tengah, komitmen untuk mewujudkan masyarakat gemar membaca menunjukkan hasil konkret. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat 788 perpustakaan umum terakreditasi di Jawa Tengah. Kota Semarang dinobatkan sebagai daerah dengan jumlah perpustakaan umum terakreditasi terbanyak, mencatatkan angka yang sangat mengesankan, yaitu sebanyak 93 perpustakaan pada 2025.
Sebagai ibu kota provinsi, Kota Semarang memang memiliki keunggulan demografi dan infrastruktur dibandingkan daerah lain. Namun, faktor utama di balik keberhasilan ini adalah komitmen politik dan keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong sektor pendidikan dan kebudayaan.
Investasi yang dilakukan tidak hanya bersifat fisik, seperti pembangunan gedung perpustakaan yang modern dan strategis, tetapi juga non-fisik, melalui program-program literasi yang kreatif, pelatihan bagi petugas perpustakaan, dan sosialisasi pentingnya membaca bagi masyarakat luas.
Hal ini menciptakan ekosistem yang mendukung, di mana perpustakaan dihidupkan dan dimanfaatkan secara optimal oleh warganya.
Baca Juga: Jumlah Kunjungan ke Perpusnas Terus Turun
Predikat “akreditasi” bulan gelar yang mudah diraih. Sebuah perpustakaan harus melalui sejumlah penilaian ketat untuk memastikannya memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Hal ini mencakup aspek kelengkapan koleksi buku, kualitas tenaga perpustakaan yang profesional, kenyamanan sarana prasarana, hingga kualitas pelayanan kepada pengunjung
Menariknya, posisi kedua dan ketiga justru ditempati oleh daerah yang bukan pusat metropolitan. Kabupaten Wonosobo mencatat 69 perpustakaan umum terakreditasi, sementara Kabupaten Jepara memiliki 57 perpustakaan.
Kota Surakarta menduduki bangku keempat dengan total 48 perpustakaan terakreditasi, disusul Kabupaten Kudus dengan 46 perpustakaan dan Kabupaten Batang sebanyak 35 perpustakaan.
Kabupaten Magelang tercatat memiliki 30 perpustakaan umum terakreditasi pada 2025, jadi yang terbanyak ketujuh di Jawa Tengah. Pemeringkatan disusul oleh Kabupaten Sukoharjo sebanyak 29 perpustakaan dan Kabupaten Semarang dengan 26 perpustakaan. Daftar sepuluh besar ditutup oleh Kabupaten Banyumas yang memiliki 22 perpustakaan.
Data di atas memperlihatkan peta sebaran literasi yang menarik di Jawa Tengah. Meskipun kota-kota besar seperti Semarang dan Surakarta mendominasi papan atas, keberhasilan daerah seperti Wonosobo dan Jepara yang menempati posisi dua dan tiga menjadi bukti bahwa semangat literasi juga tumbuh subur di berbagai pelosok wilayah.
Hal ini menunjukkan adanya kesadaran kolektif dari pemerintah daerah di berbagai tingkatan untuk meningkatkan akses baca bagi masyarakatnya. Keberadaan ratusan perpustakaan terakreditasi di Jawa Tengah ini adalah modal berharga untuk memajukan kualitas sumber daya manusia ke depannya.
Baca Juga: Provinsi yang Warganya Paling Rajin ke Perpustakaan
Sumber:
https://jateng.bps.go.id/id/statistics-table/3/Um1wWk1FMTNWakJHY20xUldYbzBkRzVLZG1KSlFUMDkjMw==/--jumlah-perpustakaan-terakreditasi-menurut-kabupaten-kota---jenis-perpustakaan--dan-predikat-akreditasi-di-provinsi-jawa-tengah--2023.html
Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor