Pelatih Indonesia Patrick Kluivert menelan kekalahan telak 1-5 oleh Australia di kualifikasi Piala Dunia 2026 (20/3). Padahal laga tersebut merupakan pertandingan perdana Kluivert bersama Merah Putih.
Ya, Kluivert didapuk sebagai pelatih Merah Putih menggantikan Shin Tae-yong pada Januari lalu. Eks pelatih Curacao itu ditarget oleh PSSI membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Nah, kebobolan lima gol dalam 90 menit oleh Australia ini sudah melampaui hasil buruk Merah Putih di ajang yang sama. Padahal pada 15 November lalu di ajang yang sama, Indonesia sudah takluk pada Jepang dengan skor 0-4.
Jika Kluivert kalah 1-5 di laga perdana sebagai pelatih timnas, bagaimana hasil laga perdana pelatih Indonesia lain? Apakah capaian Kluivert ini jadi yang terburuk?
Berikut statistik lima pelatih timnas Indonesia sebelum Kluivert di laga perdananya.
1.Shin Tae-yong (2020-2025)
Di awal periode kepelatihan Shin Tae-yong (STY), pelatih Korsel ini didapuk sebagai arsitek Indonesia di tiga level. Yaitu tim senior, Indonesia U-19, dan Indonesia U-23.
Kemudian debut STY sebagai pelatih terjadi bukan di level tim senior. Melainkan bersama Indonesia U-19. Debut STY bareng Indonesia U-19 juga berakhir pahit. Dalam laga ujicoba internasional, Indonesia U-19 kalah 0-3 oleh Bulgaria U-19 (5/9/2020).
Sedang untuk hasil debut bersama tim senior, juga tak lebih baik. STY dan Indonesia takluk 1-3 oleh Oman di ajang ujicoba internasional (29/5/2021).
2.Yeyen Tumena (2019)
Yeyen bertindak sebagai caretaker pelatih timnas periode 15 November 2019 hingga 31 Desember 2019. Sebagai caretaker, Yeyen hanya mengalami satu laga bersama Indonesia.
Debut Yeyen juga tak menyenangkan. Skuad Garuda kalah 0-2 oleh Malaysia di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 (19/11/2019).
3.Simon McMenemy (2019)
Usai membawa Bhayangkara FC jadi juara Liga 1, Simon mendapat kepercayaan yang lebih besar. Yaitu sebagai pelatih timnas Indonesia.
Sayangnya, periode kepelatihan Simon bersama timnas Indonesia hanya berumur 10 bulan. Yaitu 1 Januari 2019 hingga 14 November 2019.
Pada laga debutnya, skuad besutan Simon tampil menjanjikan. Di ajang ujicoba internasional, Indonesia menang 2-0 atas Myanmar (25/3/2019).
4.Bima Sakti (2018)
Eks gelandang Indonesia era 1990-an itu jadi caretaker Indonesia dalam dua bulan. Yaitu 22 Oktober 2018 hingga 31 Desember 2018.
Dalam periode kepelatihannya, Bima sempat menjalani empat laga. Hasilnya sekali menang, sekali imbang, dan dua kali kalah.
Pada laga debutnya, Indonesia dan Bima kalah 0-1 oleh Singapura di laga fase grup Piala AFF 2018.
5.Luis Milla (2017-2018)
Luis Milla sama seperti STY diberi tugas menangani lebih dari satu tim Indonesia. Milla menjadi arsitek tim senior serta Indonesia U-23.
Nah, Milla malah menjalani debut bersama tim senior lebih dulu ketimbang Indonesia U-23. Hasil laga debut Milla adalah kalah 1-3 di tangan Myanmar pada laga ujicoba internasional (21/3/2017).
Rangkuman:
- Patrick Kluivert:
- Kalah 1-5 melawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
- Laga perdana sebagai pelatih Timnas Indonesia.
- Shin Tae-yong:
- Debut bersama Indonesia U-19: Kalah 0-3 melawan Bulgaria U-19.
- Debut bersama Timnas Senior: Kalah 1-3 melawan Oman.
- Yeyen Tumena:
- Kalah 0-2 melawan Malaysia di Kualifikasi Piala Dunia 2022.
- Sebagai caretaker, hanya menjalani satu pertandingan.
- Simon McMenemy:
- Menang 2-0 melawan Myanmar dalam laga uji coba internasional.
- Bima Sakti:
- Kalah 0-1 melawan Singapura di Piala AFF 2018.
- Luis Milla:
- Kalah 1-3 melawan Myanmar dalam laga uji coba internasional.
Dari rangkuman di atas, kekalahan 1-5 yang diderita Patrick Kluivert merupakan yang terburuk diantara kelima pelatih tersebut, dalam laga debutnya sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia.
Penulis: Tri Candra
Editor: Muhammad Sholeh