Harga emas Antam hari ini, Rabu 20 Mei 2026, kembali mengalami penuruna setelah sempat menguat pada perdagangan sebelumnya. Berdasarkan data terbaru Logam Mulia, harga emas Antam per gram turun Rp24.000 dari sebelumnya Rp2.789.000 menjadi Rp2.765.000.
Penurunan ini sekaligus mengakhiri kenaikan harga yang sempat terjadi pada Selasa, 19 Mei 2026. Fluktuasi harga emas dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa pasar logam mulia masih bergerak dinamis mengikuti sentimen global.
TIdak hanya harga jual emas yang turun, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga ikut loyo. Berikut rinciannya.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp25.000, Simak Rincian Lengkap per 19 Mei 2026
Harga Emas Antam Hari Ini, 20 Mei 2026
Berdasarkan update terbaru situs Logam Mulia, emas Antam ukuran 0,5 gram dijual seharga Rp1.432.500. Sementara itu, ukuran 1 gram dibanderol Rp2.765.000.
Untuk ukuran yang lebih besar, harga emas 5 gram di angka Rp13.600.000 dan 10 gram di Rp27.145.000. Sementara itu, emas ukuran 25 gram dapat dibeli dengan harga Rp67.737.000.
Bagi investor besar, emas Antam ukuran 100 gram dijual Rp270.712.000. Ukuran terbesar, yaitu 1000 gram, dipatok pada harga Rp2.705.600.000.
Perlu diingat bahwa harga tersebut merupakan harga dasar sebelum pajak. Dalam transaksi pembelian emas batangan, pembeli juga dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,25%. Hal ini berlaku bagi pemegang NPWP.
Sebagai contoh, harga dasar emas Antam 1 gram hari ini sebesar Rp2.765.000. Setelah dikenakan PPh 0,25%, harga naik Rp6.913. Berarti, pembelian emas Antam 1 gram setelah pajak berada di harga Rp2.771.913.
Selain harga jual, harga buyback emas Antam hari ini juga mengalami pelemahan. Harga buyback turun Rp25.000 dari Rp2.594.000 menjadi Rp2.569.000 per gram. Hal ini berarti investor yang ingin menjual emas hari ini akan mendapatkan harga di bawah pembelian.
Penuruna harga emas hari ini menunjukkan bahwa pasar masih sangat sensitif terhadap sentimen ekonomi nasional dan global. Ketika nilai dolar AS menguat atau ekspektasi suku bunga tinggi meningkat, harga emas biasanya mengalami tekanan seperti yang terjadi hari ini.
Investasi Alternatif Selain Emas
Meskipun emas dikenal sebagai instrumen investasi aman atau safe haven, masyarakat juga dapat mempertimbangkan beberapa instrumen investasi lain sebagai alternatif diversifikasi aset.
Salah satu alternatif investasi yang cukup populer adalah deposito. Produk perbankan ini menawarkan risiko rendah dengan imbal hasil tetap.
Deposito cocok bagi investor konservatif yang mengutamakan stabilitas dan keamanan dana. Meski return-nya tidak setinggi instrumen lain, deposito relatif aman karena dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain deposito, obligasi pemerintah juga menjadi pilihan investasi menarik. Instrumen seperti Surat Berharga Negara (SBN) dan obligasi ritel menawarkan kupon tetap dengan risiko yang relatif rendah karena dijamin pemerintah. Dalam beberapa tahun terakhir, obligasi negara semakin diminati masyarakat karena dapat dibeli secara online dengan modal yang terjangkau.
Bagi investor yang memiliki toleransi risiko lebih tinggi, saham dapat menjadi alternatif investasi dengan potensi keuntungan besar. Saham memungkinkan investor memperoleh capital gain dan dividen. Namun, pergerakan harga saham cenderung lebih fluktuatif dibandingkan emas sehingga membutuhkan pemahaman pasar yang lebih baik.
Reksa dana juga menjadi opsi investasi yang praktis karena dana investor akan dikelola langsung oleh manajer investasi profesional. Produk ini cocok untuk pemula yang ingin mulai berinvestasi tanpa harus memantau pasar setiap hari. Jenis reksa dana pun beragam, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, campuran, hingga saham.
Di sisi lain, aset digital seperti cryptocurrency mulai dilirik sebagian investor muda. Namun, instrumen ini memiliki volatilitas sangat tinggi sehingga risikonya jauh lebih besar dibandingkan emas maupun saham konvensional.
Karena itu, diversifikasi investasi menjadi langkah penting agar risiko tidak terpusat pada satu instrumen saja. Emas tetap memiliki keunggulan sebagai pelindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi, tetapi mengombinasikannya dengan instrumen lain dapat membantu menjaga keseimbangan portofolio.
Baca Juga: 10 Produk Investasi yang Paling Diminati Indonesia pada 2025
Sumber:
https://www.logammulia.com/id/harga-emas-hari-ini
Penulis: Aisha Zahrany
Editor: Muhammad Sholeh