Kekuatan Militer Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

Indonesia secara konsisten kembali memuncaki klasemen negara di Asia Tenggara dengan kekuatan militer tertinggi pada tahun 2022.

Kekuatan Militer Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara Potret Tentara Nasional Indonesia (TNI) | Muhammad Iqbal/Shutterstock

Berbicara tentang kekuatan militer, Indonesia merupakan negara yang tidak dapat dipandang sebelah mata. Berbekal anggaran, personel, dan armada yang mumpuni setiap tahunnya, Indonesia dapat secara konsisten meningkatkan kekuatan militernya.

Global Fire Power (GFP) telah merilis laporan termutakhir mengenai pemeringkatan kekuatan militer negara-negara di dunia termasuk kawasan Asia Tenggara pada tahun 2022. Dalam melakukan pemeringkatan, GFP menggunakan lebih dari 50 indikator untuk menentukan Power Index masing-masing negara.

Semakin kecil nilai dari Power Index, hal tersebut mengindikasikan semakin tinggi peringkat kekuatan militer yang dimiliki suatu negara. Sebanyak 9 dari 11 negara di kawasan Asia Tenggara masuk dalam pemeringkatan Power Index oleh GFP.

Kekuatan Militer Negara-Negara Asia Tenggara 2021

Indonesia jadi nomor 1 di Asia Tenggara

Indonesia berhasil menduduki peringkat pertama negara dengan kekuatan militer tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Adapun nilai Power Index kekuatan militer Indonesia pada tahun 2022 ialah sebesar 0,2251.

Raihan ini meningkat dibandingkan tahun 2021 di mana Indonesia tercatat memiliki Power Index sebesar 0,2684. Sementara dalam pemeringkatan global, Indonesia menduduki peringkat ke-15, naik 1 peringkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam kurun waktu beberapa tahun ke belakang, Indonesia berhasil secara konsisten mempertahankan posisi negara dengan kekuatan militer tertinggi di Asia Tenggara, bahkan terus berupaya meningkatkan kekuatan militernya di kancah global.

Posisi ke-2 diraih oleh Vietnam yang memiliki Power Index sebesar 0,4521. Angka ini turun dibandingkan tahun sebelumnya di mana Vietnam meraih nilai Power Index sebesar 0,4189. Vietnam juga mengalami penurunan peringkat kekuatan militer global dari yang sebelumnya meraih peringkat ke-24 menjadi peringkat ke-28.

Meskipun mengalami penurunan nilai Power Index, Vietnam tetap mempertahankan posisi ke-2 dalam klasemen kekuatan militer negara-negara di Asia Tenggara pada tahun 2022. Adapun anggaran pertahanan militer Vietnam pada tahun 2022 ialah sebesar 6,24 miliar dolar AS.

Thailand menempati posisi ke-3 dengan nilai Power Index sebesar 0,4581. Sama seperti Vietnam, nilai Power Index Thailand sedikit mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang memiliki nilai sebesar 0,4427.

Di tingkat global, peringkat kekuatan militer Thailand juga mengalami penurunan dari yang sebelumnya meraih peringkat ke-26 kini menjadi peringkat ke-29. Anggaran pertahanan militer Thailand mencapai 2,93 miliar dolar AS pada tahun 2022.

Sementara itu, Laos menempati posisi terakhir dalam daftar negara-negara di Asia Tenggara dengan kekuatan militer tertinggi. Nilai Power Index yang diraih Laos pada tahun 2022 ialah sebesar 3,6906.

2 Perempuan Indonesia Pertama yang Jadi Penerbang Militer TNI AU

Sumber daya dan potensi militer yang berlimpah

Setiap tahunnya, total sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang mencapai usia layak militer mencapai 4.677.076 jiwa. Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke-4 di dunia, Indonesia diunggulkan dengan jumlah penduduk berusia produktif yang tinggi.

Kekuatan militer Indonesia tahun 2022 | Agaphier/GoodStats

Total personel militer yang dimiliki Indonesia saat ini diestimasikan mencapai 1.080.000 jiwa dengan rincian 400.000 personel aktif, 400.000 personel cadangan, dan 280.000 paramiliter. Pada tahun 2022, Indonesia mencanangkan anggaran pertahanan sebesar 9,3 miliar dolar AS.

Terkait armada kekuatan darat, Indonesia tercatat memiliki 314 tank, 1.444 kendaraan lapis baja, 153 artileri self-propelled, 413 artileri derek, dan 63 proyektor roket. Jumlah kendaraan lapis baja dan artileri derek mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, sementara jumlah tank justru mengalami pengerucutan.

Kemudian, armada kekuatan laut Indonesia terdiri dari 4 kapal selam, 7 fregat, 24 korvet, 11 mine warfare, dan 181 kapal patroli. Jumlah kapal selam mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, sementara jumlah mine warfare dan kapal patrol meningkat. Total aset armada laut yang dimiliki Indonesia pada tahun 2022 ialah sebanyak 296.

Sementara itu, armada kekuatan udara Indonesia terdiri dari 445 total aset di antaranya 41 pesawat tempur, 23 pesawat serangan khusus, 66 pesawat angkutan, 126 pesawat latihan, 17 pesawat misi khusus, 1 armada tanker, 172 helikopter, dan 15 helikopter serang.

Pesawat angkutan dan pesawat latihan mengalami peningkatan jumlah dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan untuk jumlah pesawat serangan khusus dan helikopter mengalami penurunan.

Catatan positif dan peningkatan kekuatan militer yang diraih Indonesia pada tahun 2022 ini semakin mendorong optimisme dan antusiasme untuk terus mengembangkan performa di sektor militer. Tidak hanya dari segi kuantitas namun kualitas sumber daya militer yang dimiliki juga perlu diupayakan agar kekuatan militer Indonesia dapat terus meningkat di tingkat global.

Garuda Shield 2021, Kerja Sama Latihan Militer Terbesar Sepanjang Sejarah RI dan AS

Penulis: Diva Angelia
Editor: Editor

Artikel Sebelumnya 6 Kereta Tercepat di Dunia, 5 di Antaranya Beroperasi di Asia Timur
Artikel Selanjutnya Melihat Distribusi Penduduk di Indonesia, Sudahkah Merata?
Konten Terkait