Kaleidoskop 2022: Ragam Pencapaian Manis Olahraga Indonesia

Sepanjang tahun 2022, ada banyak peristiwa olahraga yang melibatkan atlet-atlet nasional. Berikut ini rangkuman olahraga nasional sepanjang tahun 2022.

Kaleidoskop 2022: Ragam Pencapaian Manis Olahraga Indonesia Ilustrasi beragam cabang olahraga│Shutterstock

Sepanjang tahun 2022, ada banyak peristiwa olahraga yang melibatkan atlet-atlet nasional. Mulai dari prestasi atlet nasional, hingga kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan ajang olahraga nasional, berikut ini adalah rangkuman berbagai peristiwa olahraga nasional di tahun 2022.

Timnas Garuda sukses capai partai final Piala AFF meski Harus kalah dari Thailand

Rekam Jejak Timnas Indonesia dalam 13 Edisi Piala AFF│GoodStats

 

Timnas Indonesia berjumpa dengan Thailand di partai final Piala AFF 2020. Pada partai final yang dilaksanakan pada 29 Desember 2021 dan 1 Januari 2022 itu Indonesia harus kalah di tangan Thailand dengan skor agregat 6-2. 

Pada partai final yang dihelat di National Stadium, Singapura itu, Indonesia mengalami kekalahan 4-0 di leg pertama, dan hanya bisa menahan imbang Thailand dengan skor 2-2 di leg kedua.

Meski gagal membawa pulang Piala AFF untuk pertama kalinya, skuad asuhan Shin Tae-yong cukup membuat publik Indonesia bangga. Selama mengarungi Piala AFF 2020, Timnas Indonesia menunjukkan permainan yang sangat baik berbekal skuad yang dihuni oleh banyak pemain muda. 

Gaya permainan Timnas Indonesia pada gelaran Piala AFF 2020 sangat menjanjikan, memainkan bola-bola pendek ala eropa. Selain itu, mayoritas pemain juga masih berusia sangat muda, dimana rata-rata usia skuad Timnas Indonesia adalah 23,7 tahun.

Perubahan gaya bermain yang lebih baik, ditambah dengan usia skuad yang masih sangat muda membuat publik percaya bahwa skuad asuhan Shin Tae-yong ini adalah investasi yang dapat menorehkan prestasi gemilang di masa depan. Oleh sebab itu, meski gagal membawa pulang piala, Shin Tae-yong bersama anak asuhnya mendapatkan banyak pujian setelah kembali dari Singapura.

Tak hanya itu, capaian Timnas Indonesia menembus partai final Piala AFF 2020 mampu menghapus kenangan buruk pada Piala AFF 2018. Pada tahun 2018, Indonesia hanya mampu finis di posisi ke-4 pada babak penyisihan grup, dan tidak lolos ke babak selanjutnya. Hasil ini adalah adalah salah satu capaian terburuk Timnas Indonesia pada kompetisi sepakbola paling bergengsi di Asia Tenggara ini.

Ganda muda Bagas/Fikri berdiri di podium tertinggi All England 2022

Pasangan Ganda Putra Bagas/Fikri  Raih Medali Emas di All Engladn 2022│GoodStats

Cabang olahraga bulu tangkis tak henti-hentinya mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Capaian Ganda Putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri pada All England 2022 adalah salah satu prestasi yang paling menarik untuk disorot untuk tahun 2022 ini.

All England edisi tahun 2022 adalah pertama kalinya bagi Bagas/Fikri berpartisipasi di ajang bulu tangkis tertua di dunia tersebut. Pada penampilan pertamanya, Bagas/Fikri langsung menjadi juara setelah mampu memenangkan partai final yang digelar pada 20 Maret 2022.

Prestasi gemilang Bagas/Fikri ini pun menjadi catatan sejarah, dimana mereka menjadi kontestan pertama sepanjang perhelatan All England yang langsung keluar menjadi juara pada penampilan debutnya.

Tak hanya dihiasi oleh prestasi Bagas/Fikri, All England 2022 juga menyajikan All Indonesian final di kelas ganda putra. Pada partai final yang dimenangkan Bagas/Fikri mereka menghadapi senior mereka, yaitu pasangan Hendra/Ahsan. Dalam partai final melawan The Daddies, Bagas/Fikri menang secara meyakinkan dalam dua set dengan skor 21-19 dan 21-13.

Dalam ajang ini, atlet Indonesia sangat dominan di kelas ganda putra. Selain pasangan Bagas/Fikri dan Hendra/Ahsan yang bertemu di final, pasangan ganda putra Indonesia lainnya, Kevin/Marcus juga mampu melaju hingga semifinal pada All England 2022. The Minions gagal melaju ke babak final setelah sebelumnya dikalahkan pasangan Bagas/Fikri di semifinal.

MotoGP Mandalika, kembalinya MotoGP di Nusantara setelah 25 tahun

Fakta Menarik MotoGP Mandalika 2022│GoodStats

 

Sirkuit Internasional Mandalika menjadi saksi kembalinya MotoGP di Tanah Nusantara. MotoGP Mandalika yang digelar pada 18-20 Maret tahun ini adalah yang pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan MotoGP selama 25 tahun. Terakhir kali Indonesia menjadi tuan rumah balap motor paling bergengsi di dunia ini adalah pada tahun 1997. Kala itu, Sirkuit Internasional Sentul di Bogor menjadi venue MotoGP Indonesia 1997.

Sirkuit Internasional Mandalika yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat ini pertama dibangun sejak tahun 2019, dan memang dipersiapkan untuk menggelar kompetisi balap kelas internasional. Sebelum digunakan untuk ajang MotoGP di tahun 2022, Sirkuit Mandalika ini sebelumnya sudah digunakan untuk ajang WSBK (Superbike World Championship) pada tahun 2019.

Gelaran MotoGP Mandalika dihiasi banyak sekali momen menarik. Mulai dari hujan yang terus mengguyur sirkuit hingga harus mengundang pawang hujan, absennya Marc Marquez karena kecelakaan yang menimpanya pada sesi latihan bebas, hingga keseruan para pembalap selama di Lombok yang dibagikan di media sosial mereka.

Untuk kelas MotoGP, balapan dilaksanakan pada hari Minggu (20/3). Sebelum balapan dimulai, hujan deras mengguyur sirkuit dan balapan harus ditunda. Pihak panitia akhirnya meminta seorang pawang hujan untuk menghentikan hujan, dan ajaibnya hujan pun reda setelah sang pawang melakukan ritualnya.

Dalam balapan yang berlangsung selama 20 lap ini, Miguel Oliveira dari tim Red Bull KTM Factory Racing mampu keluar sebagai juara. Pembalap asal Portugal itu mampu mengalahkan Fabio Quartararo dan Johann Zarco yang berada di posisi kedua dan ketiga.

Selanjutnya, Sirkuit Internasional Mandalika akan kembali menjadi venue untuk gelaran MotoGP di tahun 2023. MotoGP Mandalika tahun 2023 dijadwalkan akan dilaksanakan pada 15 Oktober 2023.

Rangkuman capaian Indonesia di SEA Games 2021

Perolehan Medali SEA Games 2021│GoodStats

SEA Games 2021 akhirnya berlangsung pada 12 Mei hingga 23 Mei 2022, setelah sebelumnya diundur karena masih tingginya kasus Covid-19. Dalam ajang yang berlangsung di Hanoi, Vietnam ini, Indonesia mampu masuk ke dalam tiga besar SEA Games 2021 dengan torehan 241 medali.

Indonesia mampu membawa pulang 69 medali emas, 91 perak, dan 81 perunggu dari 32 cabang olahraga. Indonesia juga berhasil menjadi juara umum pada 3 cabang olahraga yang diperlombakan, yaitu menembak, panahan, dan voli.

Cabang olahraga menembak menjadi cabang olahraga yang paling banyak menyumbangkan medali untuk Indonesia. Total, atlet menembak kita menyumbangkan 16 medali, yang terdiri dari 8 emas, 6 perak, dan 2 perunggu.

Sementara itu, Timnas Basket Putra Indonesia mampu mencatatkan sejarah emas di SEA Games 2021 ini. Arki Dikania Wisnu dan kawan-kawan berhasil menyumbangkan medali emas pertama di cabang olahraga basket putra setelah mengalahkan Filipina di partai final.

Tak hanya itu, dua atlet Indonesia lainnya juga berhasil memecahkan rekor pada SEA Games 2021 ini. Mulai dari Rahmat Erwin yang memecahkan rekor angkat besi di kelas 73 kg putra, hingga Harvey Hubert Marcello yang memecahkan rekor tercepat di cabang olahraga renang nomor 100 meter sirip ganda putra.

Veddriq Leonardo, atlet panjat tebing Indonesia yang sapu gelar dunia di tahun 2022

Medali Emas Veddriq Leonardo Sepanjang Tahun 2022│GoodStats

 

Dari cabang olahraga Panjang Tebing, ada seorang atlet kita yang mendulang banyak prestasi tingkat internasional di sepanjang tahun 2022. Veddriq Leonardo, atlet panjang tebing Indonesia yang menyabet sejumlah gelar kejuaraan panjang tebing dunia di tahun 2022.

Keran prestasi Veddriq dibuka dengan capaiannya pada series IFSC (International Federation of Sport Climbing) World Cup 2022 seri yang digelar di Seoul, Korea Selatan pada 6 Mei 2022. Di babak perebutan medali emas, Veddriq keluar menjadi juara di nomor speed putra dengan catatan waktu 6,96 detik. Dalam ajang ini, atlet asal Indonesia menyapu bersih podium di nomor speed putra. Selain Veddriq yang keluar sebagai juara 1, ada Kiromal Katibin dan Rahmad Adi Mulyono yang keluar sebagai juara 2 dan 3.

Kemudian, Veddriq kembali keluar sebagai juara di series IFSC yang digelar di Salt Lake City, Amerika Serikat. Dengan catatan 6,3 detik, Veddriq mampu membawa pulang medali emas setelah mengalahkan atlet dari Austria.

Puncaknya dalam seri kejuaraan dunia IFSC ini, Veddriq keluar sebagai juara dunia setelah seri terakhir kejuaraan dunia panjat tebing ini digelar di Jakarta pada Sabtu 24 September kemarin. Dalam seri ini Veddriq hanya mampu finis di posisi kelima, tetapi torehan poinnya di klasemen umum kejuaran ini cukup untuk membuatnya menjadi juara dunia. Di akhir series, Veddriq mengoleksi 4.455 poin, masih lebih unggul dibandingkan atlet Indonesia lainnya, Kiromal Katibin yang berada di posisi kedua dengan 4.080 poin.

Di samping menjuarai kejuaraan dunia IFSC, Veddriq juga menjadi peraih medali emas nomor speed putra di The World Games 2022 yang digelar di Kota Birmingham, Alabama, Amerika Serikat. Dengan begitu, total ada 4 medali emas yang diraih Veddriq Leonardo sepanjang tahun 2022 ini.

Timnas sepakbola Indonesia lolos Piala Asia setelah terakhir kali berpartisipasi pada 2007

Perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023│GoodStats

 

Timnas senior di bawah asuhan Shin Tae-yong tidak ada habisnya membuat publik pecinta sepakbola tanah air bahagia. Shin Tae-yong berhasil mengantarkan Timnas Indonesia lolos menuju kejuaraan Piala Asia 2023, setelah sukses berlaga di fase kualifikasi Piala Asia. 

Kualifikasi Piala Asia 2023 yang dijalani timnas senior diselenggarakan di Kuwait. Dalam 3 pertandingan yang dijalani, Skuad Garuda mampu memenangkan 2 laga, dan 1 laga berakhir kekalahan. 

Di laga pertama, Skuad Garuda mampu mengalahkan Kuwait dengan skor 2-1. Setelah itu Skuad Garuda berhadapan dengan Yordania yang merupakan salah satu tim kuat di Timur Tengah, dimana laga ini berakhir dengan skor 1-0 untuk Yordania. Untuk lolos ke putaran final Piala Asia, Skuad Garuda harus mampu meraih 3 poin di pertandingan pamungkas melawan Nepal, dan tantangan itu pun dituntaskan oleh anak asuh Shin Tae-yong dengan melibas Nepal tanpa ampun dengan skor 7-0.

Dari 3 pertandingan itu, Timnas Indonesia mengoleksi 6 poin, dan membuat Timnas Indonesia finis sebagai runner-up grup A. Hasil itu pun sudah cukup untuk mengantarkan Indonesia ke putaran final Piala Asia 2023 sebagai salah satu runner-up terbaik.

Perlu diketahui, keikutsertaan Indonesia pada Piala Asia tahun 2023 adalah yang pertama kalinya sejak terakhir kali berpartisipasi pada tahun 2007. Di tahun 2007 pun Indonesia lolos secara otomatis karena Indonesia adalah tuan rumah Piala Asia kala itu.

Sementara itu, di tahun 2022 ini timnas senior kita terus mengalami peningkatan peringkat di ranking internasional FIFA. Peningkatan peringkat Indonesia terus mengalami kenaikan yang signifikan di era kepelatihan Shin Tae-yong. Sebelum Shin Tae-yong melatih, Timnas Indonesia bertengger di peringkat 173 FIFA. Saat ini, Timnas Indonesia sudah berada di peringkat 152 FIFA, naik 21 peringkat setelah dilatih oleh Shin Tae-yong.

Indonesia Juara Umum ASEAN Para Games 2022 

ASEAN Para Games tahun ini digelar di Kota Solo, Jawa Tengah pada 30 Juli hingga 6 Agustus. Dalam ajang pesta olahraga khusus atlet penyandang disabilitas se-Asia Tenggara ini, kontingen Indonesia keluar sebagai juara umum.

Kontingen Indonesia berhasil mengoleksi total 426 medali, dengan rincian 175 medali emas, 144 perak, dan 107 perunggu. Tak hanya sukses menjadi juara umum, capaian kontingen Indonesia pada ASEAN Para Games ke-11 ini juga menjadi capaian terbaik sepanjang keikutsertaan Indonesia di ASEAN Para Games. 

Sebelumnya, capaian medali terbanyak Indonesia di gelaran ASEAN Para Games adalah di ASEAN Para Games tahun 2011, yang kala itu juga diselenggarakan di Solo. Pada waktu itu, kontingen Indonesia mampu mengoleksi 310 medali, dan finis di posisi kedua dalam klasemen perolehan medali.

Prestasi para atlet kita patut diberikan apresiasi sebesar-besarnya. Selain mampu keluar menjadi juara umum dan memecahkan rekor, capaian atlet Indonesia di ajang ini juga terbilang sangat fantastis. 175 medali emas yang berhasil diperoleh oleh atlet Indonesia tahun ini jauh melebihi target Pemerintah Indonesia yang hanya menargetkan 104 medali emas. 

Menariknya lagi, wakil Indonesia berhasil menyumbangkan medali di seluruh 14 cabang olahraga yang diperlombakan di ajang ini. Tercatat para-atletik menjadi cabang olahraga dengan sumbangan medali terbanyak dengan 63 emas, 44 perak, dan 24 perunggu. Selain itu, cabang olahraga lainnya yang menyumbangkan banyak medali untuk Indonesia adalah para-renang, para-tenis meja, para-powerlifting, para-catur, dan para-bulutangkis.

Kesuksesan Indonesia menjadi juara umum di ASEAN Para Games tahun ini juga mempertahankan gelar Indonesia sebagai juara bertahan, setelahnya pada edisi sebelumnya Indonesia berhasil menjadi juara umum di ASEAN Para Games 2017 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.

Timnas sepakbola U-16 juara AFF U-16

Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF U-16 | Fauziah/GoodStats

 

Timnas sepakbola Indonesia terus menunjukkan perkembangan dan harapan bagi pecinta sepakbola tanah air. Yang terbaru, Timnas U-16 Indonesia mampu menjadi juara pada gelaran AFF U-16 tahun ini.

Di hadapan para pendukung timnas yang memenuhi Stadion Maguwoharjo, Sleman, skuad Garuda Asia mampu menundukkan Vietnam dengan skor 1-0 di partai final melalui gol tunggal Muhammad Kafiatur Rizky.

Gelar juara ini menjadi gelar kedua bagi Timnas Indonesia U-16, setelah pertama kali menjadi juara di AFF U-16. Saat itu Indonesia juga berstatus sebagai tuan rumah kala Bagus Kahfi dan kawan-kawan berhasil mengalahkan Thailand di partai final.

Garuda Asia, julukan yang diberikan untuk Timnas Indonesia U-16, menunjukkan performa yang sangat memukau di sepanjang gelaran AFF U-16 2022. Di seluruh pertandingan yang dimainkan, Garuda Asia sama sekali tidak pernah merasakan kekalahan. 

Pertandingan terberat mereka adalah pada partai semifinal melawan Myanmar. Pertandingan ini berakhir dengan skor 1-1 di waktu normal, dan akhirnya Garuda Asia mampu melaju ke final setelah memenangkan babak adu penalti.

Tak hanya berhasil mengarungi kompetisi dengan tanpa kekalahan, di babak penyisihan grup, skuad asuhan Bima Sakti ini juga sempat menghajar Singapura dengan skor 9-0. Pada pertandingan ini salah satu pemain Indonesia, Nabil Asyura berhasil mencetak hattrick ke gawang Singapura.

Piala Asia Futsal 2022: Catatan sejarah baru timnas futsal, dan nyaris lolos ke semifinal

Timnas Futsal Indonesia tahun ini berpartisipasi di kejuaraan Piala Asia Futsal 2022 yang diselenggarakan di Kuwait pada bulan September dan Oktober. Penampilan Timnas Futsal Indonesia tahun ini menjadi penampilan perdana setelah terakhir kali Indonesia lolos pada tahun 2014.

Dalam ajang ini, skuad asuhan Mohammad Hashemzadeh mencatatkan catatan sejarah baru dengan menembus babak perempat final untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan Indonesia di kompetisi futsal paling bergengsi di Asia ini.

Ardiansyah Nur dan kawan-kawan mampu melaju ke babak perempat final setelah melewati babak penyisihan grup yang terbilang cukup berat bagi mereka. Indonesia berada di satu grup yang sama dengan Iran, tim yang sangat dominan di ajang ini dengan 12 gelar juaranya.

Di babak penyisihan grup, Indonesia sempat ditekuk oleh Iran dengan skor 0-5. Namun, setelah itu Timnas Futsal Indonesia mampu bangkit dengan mengalahkan Lebanon dengan skor 7-2 dan China Taipei dengan skor 4-1 di sisa pertandingan fase grup.

Dengan perolehan 6 poin, timnas kita berhak lolos ke babak perempat final, dan bertemu dengan Jepang. Dalam laga ini, Indonesia kalah di tangan Jepang dengan skor tipis 3-2, meski sempat unggul lebih dahulu di babak pertama.

Pada laga melawan Jepang, Indonesia nyaris bisa menghidupkan harapan untuk bisa lolos ke babak semifinal. Timnas Futsal Indonesia sempat mencetak gol di akhir pertandingan, dan membuka kesempatan untuk melanjutkan pertandingan ke babak perpanjangan waktu. Namun, sayangnya gol tersebut dianulir karena gol tersebut tercipta hanya sepersekian detik setelah peluit akhir ditiup oleh wasit. 

Jepang yang akhirnya mengalahkan Indonesia di babak perempat final keluar sebagai juara di kompetisi ini setelah mengalahkan Uzbekistan di semifinal, dan Iran di babak final.

Penulis: Rangga Hadi Firmansyah
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Kaleidoskop Iptek 2022: Perkembangan Mobil Listrik, Jaringan 5G, hingga Siaran Analog
Artikel Selanjutnya Anomali Penggunaan Alat KB dan Angka Kelahiran di Indonesia
Konten Terkait

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook