Jumlah santri di Indonesia pada semester ganjil tahun ajaran 2026/2027 tercatat mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun ajaran sebelumnya. Berdasarkan data Education Management Information System (EMIS) Kementerian Agama, yang diperbarui terakhir pada 6 Maret 2026 menunjukkan jumlah santri mencapai 1.787.880 orang, turun sebanyak 5.082.969 orang atau sekitar 73,98% dari data tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 6.870.849 santri.
Data tersebut merupakan akumulasi santri yang terdaftar pada berbagai satuan pendidikan keagamaan Islam, meliputi Pondok Pesantren (Pontren), Program Kesetaraan pada Pondok Pesantren (PKPPS), Satuan Pendidikan Muadalah (SPM), Pendidikan Diniyah Formal (PDF), Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ), serta Ma'had Aly. Seluruh satuan pendidikan tersebut sama-sama mencatat penurunan jumlah santri dibandingkan semester ganjil tahun ajaran sebelumnya.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Santri Terbanyak 2025, Jawa Timur Teratas!
Jumlah Santri di Indonesia Berdasarkan Satuan Pendidikan Keagamaan
Menurut data EMIS Kemenag di atas menunjukkan bahwa Pondok Pesantren (Pontren) masih menjadi satuan pendidikan keagamaan dengan jumlah santri terbanyak pada semester ganjil tahun ajaran 2026/2027. Tercatat terdapat 1.264.936 santri yang menempuh pendidikan di pondok pesantren. Meski demikian, jumlah tersebut turun 45,36% dibandingkan semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 yang mencapai 2.315.046 santri.
Di posisi kedua terdapat Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dengan 286.458 santri. Dibandingkan tahun ajaran sebelumnya yang mencatat 2.399.230 santri, jumlah tersebut mengalami penurunan paling signifikan, yakni sekitar 88,06%.
Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ) berada di urutan ketiga dengan 236.486 santri, turun dari 2.156.573 santri pada semester ganjil 2025/2026 atau sekitar 89,03%.
Satuan pendidikan lainnya seperti Program Kesetaraan pada Pondok Pesantren (PKPPS) mencatat 80.482 santri, menurun 68,23% dari 253.293 santri pada tahun ajaran sebelumnya. Adapun Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) memiliki 73.035 santri, turun 54,49% dibandingkan 160.474 santri pada semester ganjil 2025/2026.
Di sisi lain, Pendidikan Diniyah Formal (PDF) menjadi satuan pendidikan dengan penurunan paling rendah secara persentase. Jumlah santri PDF tercatat 27.119 orang, berkurang 38,44% dari 44.055 santri pada tahun ajaran sebelumnya.
Sementara itu, Ma'had Aly tetap menjadi satuan pendidikan dengan jumlah santri paling sedikit. Pada semester ganjil tahun ajaran 2026/2027, jumlah santrinya mencapai 14.786 orang, turun 49,60% dibandingkan 29.335 santri pada semester ganjil 2025/2026.
Baca Juga: Isu Pesantren dan Trans7: 62% Publik Punya Sentimen Negatif
Sumber:
https://emis.kemenag.go.id/pontren/statistik/pontren?secure=pQ5q0ZPfI2uFz1onu8szJbHty6k3h7KxxUpo%2Fs1JgEE%3D