Komoditas

Jawa Timur Jadi Provinsi Penghasil Melon Terbesar, Produksinya Capai 605 Kuintal pada 2025

Jawa Timur jadi provinsi dengan produksi melon terbesar di Indonesia pada 2025, jumlahnya mencapai 605,49 ribu kuintal.

Jawa Timur Jadi Provinsi Penghasil Melon Terbesar, Produksinya Capai 605 Kuintal pada 2025

Potret Buah Melon | Terrance Barksdale/Pexels

Melon termasuk ke dalam jenis buah-buahan yang populer di dunia. Rasanya yang manis dan mengandung banyak air membuatnya digemari banyak orang. Buah asli Afrika ini banyak dibudidayakan di wilayah tropis seperti Indonesia.

10 Provinsi dengan Produksi Melon Terbesar | GoodStats
10 Provinsi dengan Produksi Melon Terbesar | GoodStats

Baca Juga: 5 Buah Tropis Paling Populer di Indonesia Versi Taste Atlas 2026

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2025 tercatat jumlah produksi melon nasional lebih dari 1,14 juta kuintal. Adapun Jawa Timur menjadi provinsi dengan produksi melon terbesar, mencapai 605,49 ribu kuintal, jauh unggul dari provinsi lain. Jumlahnya juga mengalami kenaikan dari tahun 2024 yang sebanyak 603,61 ribu kuintal.

Posisi kedua ditempati oleh Jawa Tengah yang mencatatkan produksi sebesar 220,86 ribu kuintal, disusul oleh DI Yogyakarta di peringkat ketiga dengan jumlah 66,64 ribu kuintal. Di luar Pulau Jawa, Lampung memimpin sebagai produsen melon terbesar dengan total produksi sebanyak 32,21 ribu kuintal.

Sementara itu, peringkat kelima hingga kesepuluh diisi oleh provinsi dari wilayah Sumatra, Papua, dan Sulawesi dengan angka produksi yang cenderung lebih kompetitif. Sumatra Utara berada di posisi kelima dengan kontribusi sebesar 28,49 ribu kuintal, diikuti oleh Papua Tengah yang mencatatkan angka 18,17 ribu kuintal.

Selanjutnya, Provinsi Riau menempati peringkat ketujuh dengan total 17,33 ribu kuintal, sedikit di atas Sumatra Barat yang memproduksi sebanyak 16,8 ribu kuintal. Dua posisi terakhir dalam daftar ini ditutup oleh Sulawesi Selatan dengan jumlah produksi sebesar 14,68 ribu kuintal dan Sumatra Selatan di peringkat kesepuluh dengan raihan 14,11 ribu kuintal.

Manfaatkan Lahan untuk Produksi Melon dengan Inovasi Smart Green House Berbasis IoT

Salah satu hal yang membuat produksi melon di Jawa Timur terus tinggi adalah adanya pemanfaatan Smart Green House berbasis IoT yang telah diterapkan di lahan Masjid Al Akbar Surabaya. Teknologi ini mengotomatisasi budidaya melon secara real-time mulai dari kontrol suhu, kelembapan, hingga sistem auto dosing untuk nutrisi dan pH tanaman. Sistem ini terbukti sukses mendongkrak produktivitas, efisiensi, serta kualitas hasil panen secara signifikan.

Keberhasilan teknologi ini dibuktikan dengan panen ratusan melon dari lima varietas unggulan yakni Dalmatian (163 buah), Inthanon RZ (158 buah), Sweet Hami (93 buah), Alisha F1 (109 buah), dan Leoni (23 buah). Program ini menjadi percontohan ketahanan pangan berbasis komunitas yang memaksimalkan lahan di sekitar tempat ibadah. Inovasi ini diharapkan dapat direplikasi secara luas di wilayah lain.

“Ini bisa dijadikan referensi di masjid daerah masing-masing. Jadi kami berharap kalau kita bicara ketahanan pangan, tidak harus berapa ratus berapa ribu hektar, berapa puluh hektar. Tapi di area yang ada ternyata bisa dimungkinkan, nah ini bisa jadi salah satu referensi,” ujar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pada Kamis (18/6/2026), melansir Kabar Nusantara.

Baca Juga: Pisang Jadi Buah yang Paling Banyak Dipanen di Indonesia 2025

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/ZUhFd1JtZzJWVVpqWTJsV05XTllhVmhRSzFoNFFUMDkjMw==/produksi-tanaman-sayuran-dan-buah-buahan-semusim-menurut-provinsi-dan-jenis-tanaman----2022.html?year=2025

Penulis: Silmi Hakiki Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?