Transportasi umum (transum) menjadi salah satu layanan utama yang dapat mempermudah mobilisasi masyarakat, khususnya di daerah perkotaan. Tidak hanya bertujuan untuk mengurangi kemacetan, layanan ini juga mendorong kemudahan akses transportasi sekaligus mengurangi polusi udara akibat zat polutan seperti karbon monoksida (CO).
Perwujudan layanan transum ini banyak membantu masyarakat, tidak hanya dari segi kebutuhan transportasi, namun juga ekonomi. Dengan menggunakan transum, masyarakat lebih menghemat pengeluaran dibandingkan dengan kendaraan pribadi yang membutuhkan biaya bahan bakar lebih besar.
Di Asia, terdapat deretan kota dengan layanan transum terbaik. Hal ini didasarkan pada survei kepuasan warganya. Beberapa di antara kota tersebut bahkan ada yang memiliki skor di atas 90%.
Kota dengan Transum Terbaik di Asia
Menurut laporan Time Out, Hong Kong menjuarai gelar sebagai kota dengan transum terbaik di Asia pada 2025. Kota paling ikonik di dunia ini memiliki skor tertinggi, yaitu 98%. Sebagian besar penduduk Hong Kong mengaku puas dan senang dengan layanan transportasi publik yang mencakup MRT (Mass Transit Railway) hingga minibus.
Selanjutnya, kota-kota dari bagian Asia Timur juga mendominasi sebagai kota dengan transum terbaik. Shanghai menempati urutan kedua dengan skor 94%, diikuti dengan Beijing 91%.
Kota asal Uni Emirat Arab, Abu Dhabi menduduki peringkat keempat dengan skor 88%. Kota wisata ini juga menawarkan transportasi publik gratis yang dapat diakses dengan kursi roda. Baik turis maupun warga lokal dapat mengunjungi lokasi wisata dengan efektif dan mudah.
Kota-kota besar lainnya yang banyak dikunjungi wisatawan juga memiliki skor tertinggi. Di urutan kelima ada Taipei dengan skor 88%, menyusul Seoul (84%), Mumbai (83%), Doha (83%), dan Delhi (83%).
Kota di wilayah Asia Tenggara tidak kalah saing. Singapura mengisi urutan kesepuluh dengan skor 82%. Dari Indonesia, Jakarta menduduki posisi ke-11 dengan skor 79% sekaligus masuk dalam 17 besar dunia.
Di Asia Tenggara sendiri, Jakarta meraih peringkat kedua di bawah Singapura. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas transportasi di Indonesia mampu bersaing dengan Kota Singa tersebut.
Uniknya, tidak ada selisih skor antara Jakarta dengan kota papan tengah seperti Oslo di peringkat ke-16 dan Warsawa di peringkat-19. Ini membuktikan kemajuan transportasi publik Indonesia yang sudah menyamai kota maju secara global.
Baca Juga: Biaya Transportasi Pengguna Transum Lebih Irit Dibanding Kendaraan Pribadi
Daftar Golongan Gratis Naik Transum Jakarta
Sebagai kota metropolitan, Jakarta selalu memaksimalkan layanan transportasi publik yang efektif dan mudah di akses oleh siapapun. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengkhususkan 15 golongan yang bisa menggunakan transum secara gratis. Berikut daftarnya dilansir dari akun resmi @dkijakarta.
- Penerima bantuan sosial Jakarta
- Tim penggerak PKK dan kelompok PKK Jakarta
- PJLP dan pegawai non ASN Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
- Penyandang disabilitas
- Penduduk lanjut usia KTP DKI Jakarta
- Veteran Republik Indonesia
- Karyawan swasta pemegang Kartu Pekerja Jakarta
- Pendidik dan tenaga kependidikan pada anak usia dini di Jakarta
- Penjaga rumah ibadah Jakarta
- Penduduk Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
- Juru pemantau jentik (jumantik), pengurus karang taruna, dasawisma, atau pengurus pos pelayanan terpadu Jakarta
- Anggota TNI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia
- Peserta didik pemegang KJP Plus dan KJMU
- Penghuni rusunawa
- ASN dan pensiunan PNS Provinsi DKI Jakarta
Dengan melakukan pendaftaran lewat situs resmi klg.transjakarta.co.id, ke-15 golongan tersebut dapat memanfaatkan layanan transum dengan baik tanpa harus merasa kesulitan menjangkau berbagai lokasi di Jakarta.
Baca Juga: Pekerja Swasta Jakarta Gratis Naik Transum? Intip Upah Minimum Sektoralnya 2025!
Penulis: Salamah Harahap
Editor: Editor