Jawa Tengah merupakan salah satu lumbung padi nasional dengan kontribusi besar terhadap pasokan pangan Indonesia, sekaligus menjadi provinsi penghasil beras terbesar kedua setelah Jawa Timur pada 2026.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, Jawa Tengah mempunyai sejumlah daerah atau kabupaten yang menjadi sentra utama produksi padi. Tingginya produksi didukung oleh luas lahan sawah yang besar, produktivitas pertanian yang terus meningkat, serta dukungan infrastruktur pertanian yang memadai.
Selain menjadi penopang kebutuhan pangan daerah, produksi beras Jawa Tengah juga berkontribusi besar terhadap program ketahanan pangan nasional dan target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.
10 Daerah Penghasil Beras Terbesar di Jawa Tengah 2025
Berikut daftar kabupaten penghasil beras terbesar di Jawa Tengah berdasarkan produksi padi dan beras tahun 2025.
Baca Juga: Top 10 Negara Produsen Beras Dunia 2025/2026, Indonesia Masuk 4 Besar
Kabupaten Cilacap menjadi daerah penghasil beras terbesar di Jawa Tengah pada 2025 dengan produksi mencapai 436.222 ton. Capaian ini menempatkan Cilacap di posisi teratas sekaligus memperkuat perannya sebagai salah satu sentra produksi padi utama di provinsi tersebut.
Di posisi kedua terdapat Kabupaten Grobogan dengan produksi beras sebesar 416.345 ton, disusul Kabupaten Sragen yang menghasilkan 397.014 ton. Ketiga daerah ini menjadi kontributor utama terhadap pasokan beras Jawa Tengah dan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan regional maupun nasional.
Sementara itu, Kabupaten Demak menempati peringkat keempat dengan produksi 364.802 ton, diikuti Kabupaten Pati sebesar 347.892 ton. Kedua wilayah tersebut dikenal memiliki lahan pertanian yang luas dan tingkat produktivitas padi yang relatif tinggi.
Pada kelompok berikutnya, Kabupaten Blora menghasilkan 302.897 ton beras dan menempati posisi keenam. Selanjutnya terdapat Kabupaten Brebes dengan produksi 260.546 ton, Kabupaten Kebumen sebesar 237.127 ton, serta Kabupaten Pemalang yang menghasilkan 214.886 ton.
Adapun posisi kesepuluh ditempati Kabupaten Wonogiri dengan produksi beras mencapai 206.758 ton. Meskipun berada di urutan terakhir dalam daftar ini, kontribusi Wonogiri tetap signifikan dalam mendukung produksi pangan Jawa Tengah secara keseluruhan.
Seberapa Besar Kontribusi Jawa Tengah terhadap Ketahanan Pangan Nasional?
Kontribusi Jawa Tengah terhadap ketahanan pangan nasional sangat besar. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, produktivitas padi hingga November 2025 mencapai 11,38 juta ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara dengan 9,40 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Angka tersebut telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat.
Produksi tersebut berasal dari luas tanam sekitar 2,03 juta hektare dengan luas panen mencapai 1,67 juta hektare. Berkat capaian tersebut, Jawa Tengah masuk dalam tiga besar kontributor pangan terbesar nasional.
Kontribusi Jawa Tengah tidak hanya berasal dari komoditas padi. Pada 2025, produksi jagung di provinsi ini mencapai 3,84 juta ton dengan luas panen 612.373 hektare, sedangkan produksi kedelai tercatat sebesar 17.427 ton dari luas panen 8.902 hektare. Kinerja tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian Jawa Tengah memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan berbagai komoditas pangan strategis nasional.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan peningkatan produktivitas pada 2026 agar mampu memperkuat statusnya sebagai penumpu pangan nasional. Dengan dukungan teknologi pertanian, pembangunan infrastruktur irigasi, serta peningkatan kualitas sumber daya petani, Jawa Tengah diharapkan dapat menjadi motor utama program swasembada pangan Indonesia.
Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan nasional, keberhasilan daerah produsen beras terbanyak di Jawa Tengah menjaga produktivitas menjadi faktor penting dalam memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, penguatan sektor pertanian dan perlindungan lahan pangan tetap menjadi kunci agar Jawa Tengah terus berperan sebagai lumbung padi nasional dan penopang ketahanan pangan Indonesia.
Baca Juga: Produksi Beras Indonesia Diproyeksi Tembus 19 Juta Ton Semester I 2026
Sumber:
https://jateng.bps.go.id/id/statistics-table/3/ZDNaak0yODBUVTlGYW5sa2REUkVUVVY1YVZkbmR6MDkjMw==/produksi-padi-sup-1--sup--dan-beras-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-jawa-tengah--2022.html
Penulis: Helni Sadiyah
Editor: Firda Wandira