Head-to-Head Persebaya vs Arema FC, Green Force Pegang Rekor Nirkalah Sejak 2019

Persebaya punya rekor lebih apik saat lawan Arema FC.

Head-to-Head Persebaya vs Arema FC, Green Force Pegang Rekor Nirkalah Sejak 2019 Dok.Liga, Kapten Persebaya Bruno Moreira (kanan) jadi motor serangan timnya.
Ukuran Fon:

Persebaya Surabaya akan bertemu lawan klasiknya di pekan ke-13 BRI Super League 2025-2026. Green Force akan bertemu Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Sabtu (22/11) sore (siaran langsung Indosiar/Vidio pukul 15.30 WIB).

 

Jelang laga ini, Persebaya dan Arema FC punya poin yang sama yaitu 15. Namun karena agregat lebih baik, maka Persebaya duduk di posisi sembilan sedang Arema FC posisi sepuluh.

 

Melihat rekor pertemuan kedua tim, dari data Flashscore terlihat bagaimana Persebaya mencatatkan nirkalah sejak 2019. Terakhir Arema FC berhasil menang atas Persebaya terjadi pada 15 Agustus 2019. Saat itu, Singo Edan menang dengan skor 4-0.

 

Namun setelah laga itu, Arema FC justru yang menorehkan hasil minor. Musim 2024-2025, Arema imbang sekali dan kalah sekali.

 

Dalam 18 pertemuan kedua tim sejak 2012, Persebaya menang 10 kali. Sedangkan Arema FC lima kali. Tiga laga lainnya berakhir imbang.

 

Bagi pelatih Persebaya Eduardo Perez atmosfer duel Persebaya kontra Arema FC bukan sekadar soal statistik. Karena rivalitas panjang kedua klub membuat laga yang sering disebut Derbi Jatim itu memiliki tensi yang setara dengan derbi di Eropa.

 

“Ini derbi, saya tahu rivalitas antara Arema FC dan Persebaya. Bagi kami, ini pertandingan yang sangat penting. Saya rasa bahwa ini seperti duel El Clasico dan orang-orang selalu memperhatikan duel klasik ini,” ujar Eduardo Perez dikutip dari situs resmi liga.

 

Berikut lima pertemuan terakhir Persebaya vs Arema FC

28/4/2025       Arema FC vs Persebaya           1-1

7/12/2024       Persebaya vs Arema FC          3-2

27/3/2024       Arema Fc vs Persebaya           0-1

23/9/2023       Persebaya vs Arema FC          3-1

11/4/2023       Persebaya vs Arema FC          1-0

 

Penulis: Tri Candra

Konten Terkait

Sektor Makanan dan Minuman Jadi Primadona Pebisnis Indonesia 2026

Sektor makanan dan minuman jadi bisnis yang paling banyak dimiliki publik RI tahun 2026, persentasenya mencapai 40%.

Melihat Pembagian Dana Keistimewaan DIY 2026 Berdasarkan Kabupaten/Kota

Pada tahun anggaran 2026, total keseluruhan dari Dana Keistimewaan DI Yogyakarta tercatat sebesar Rp1 triliun.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook