Harga Emas Antam, UBS, Galeri24 Hari Ini 21 April 2026 Turun, Berikut Rincian Lengkap dan Penyebabnya

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 hari ini, 21 April 2026, turun. Simak rincian harga terbaru serta penyebab pelemahannya.

Harga Emas Antam, UBS, Galeri24 Hari Ini 21 April 2026 Turun, Berikut Rincian Lengkap dan Penyebabnya Ilustrasi Emas | Zlaťáky.cz/Unsplash
Ukuran Fon:

Harga emas Antam, UBS, Galeri24 hari ini, Selasa (21 April 2026), kembali menjadi perhatian pelaku pasar dan masyarakat yang aktif memantau investasi logam mulia. Pergerakan harga yang cenderung melemah membuat banyak orang mulai mempertimbangkan waktu terbaik untuk membelinya.

Melansir dari laman Pegadaian, harga emas di dalam negeri mengalami penyesuaian seiring dengan dinamika pasar global. Fluktuasi ini tidak terlepas dari berbagai faktor eksternal yang memengaruhi harga emas dunia dalam waktu beberapa hari terakhir ini.

Baca Juga: Harga LPG Naik 18,75%, Simak Harga LPG Terbaru dan Dampaknya

Harga Emas Antam, UBS, Galeri24 Hari Ini (21 April 2026)

Harga Emas Antam, UBS, Galeri24 Hari Ini (21 April 2026) | GoodStats
Harga Emas Antam, UBS, Galeri24 Hari Ini (21 April 2026) | GoodStats

Secara umum, harga emas Galeri24 hari ini dibanderol mulai dari Rp1.499.000 untuk ukuran 0,5 gram dan Rp2.859.000 untuk 1 gram.

Untuk ukuran lebih besar, seperti 10 gram dijual Rp27.959.000, sementara 100 gram mencapai Rp277.730.000. Adapun ukuran terbesar 1.000 gram menyentuh Rp2.770.479.000.

Sementara itu, emas Antam masih berada di level yang relatif lebih tinggi. Harga 0,5 gram tercatat Rp1.529.000 dan 1 gram Rp2.954.000.

Untuk ukuran 5 gram dijual Rp14.534.000, sedangkan 10 gram mencapai Rp29.011.000. Pada ukuran 100 gram, harga emas Antam berada di angka Rp289.341.000.

Di sisi lain, emas UBS menunjukkan harga yang kompetitif. Ukuran 0,5 gram dipatok Rp1.577.000 dan 1 gram Rp2.918.000.

Untuk 10 gram dijual Rp28.465.000, sementara 100 gram berada di level Rp283.392.000. Bahkan untuk ukuran besar seperti 500 gram, harganya mencapai Rp1.414.882.000.

Perbedaan harga antarmerek ini umumnya dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti premi, likuiditas, serta tingkat kepercayaan pasar terhadap masing-masing produk emas.

Penyebab Harga Emas Turun

Penurunan harga emas hari ini dipengaruhi oleh berbagai tekanan dari pasar global. Harga emas dunia tercatat melemah pada awal pekan, bahkan sempat menyentuh level terendah dalam sepekan akibat penguatan dolar Amerika Serikat.

Kondisi ini diperparah dengan naiknya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS, yang membuat para investor lebih tertarik pada instrumen berimbal hasil tetap dibandingkan emas. Akibatnya, permintaan terhadap emas pun ikut tertekan akan hal ini.

Di tengah itu juga, ketegangan geopolitik antara AS dan Iran justru menambah kompleksitas pasar. Meski biasanya emas menjadi aset yang dianggap aman, situasi ini justru mendorong kenaikan harga minyak dan memperkuat dolar AS, yang pada akhirnya menekan harga emas.

Selain berbagai faktor global, aksi ambil untung oleh investor juga menjadi salah satu penyebab turunnya harga emas saat ini. Setelah sempat mengalami kenaikan, sebagian pelaku pasar memilih merealisasikan keuntungan, sehingga memicu koreksi harga emas di pasar global.

Secara keseluruhan, harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 hari ini bergerak melemah seiring tekanan dari faktor global seperti penguatan dolar AS dan kenaikan yield obligasi.

Meski demikian, hal ini juga merupakan hal yang wajar dalam pasar emas, sehingga bagi investor jangka panjang, kondisi penurunan harga bisa menjadi momentum untuk masuk dengan strategi yang lebih pas dan terukur.

Baca Juga: Harga BBM Hari Ini Naik, Ini Rincian Lengkap per Provinsi di Indonesia

Sumber:

https://sahabat.pegadaian.co.id/harga-emas

Penulis: Raka Adichandra
Editor: Firda Wandira

Konten Terkait

Simak Kualitas Pemerintahan Negara-Negara ASEAN 2025

Chandler menobatkan Indonesia sebagai negara dengan Good Government Index tertinggi ke-3 di ASEAN dengan skor 0,570 pada 2025.

Mayoritas Publik RI Setuju Pelarangan Penggunaan Media Sosial pada Anak

Survei IPSOS menunjukkan 87% publik Indonesia menyetujui pelarangan penggunaan media sosial pada anak di bawah 14 tahun.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook