Direksi PLN 2026 Resmi Dirombak! Ini Susunan Direksi Terbarunya

RUPS PLN 2026 resmi merombak jajaran direksi dengan penambahan posisi baru. Simak susunan direksi dan dewan komisaris PLN terbaru lengkap di sini!

Direksi PLN 2026 Resmi Dirombak! Ini Susunan Direksi Terbarunya Ilustrasi Gedung PLN | Laman PLN
Ukuran Fon:

PT PLN (Persero) resmi melakukan perombakan jajaran direksi melalui hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 18 Juni 2026. Dalam hasil RUPS tersebut, PLN dan pemegang saham memutuskan untuk mempertahankan Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PLN. 

Namun, terdapat sejumlah perubahan penting pada struktur kepemimpinan perusahaan, termasuk penambahan posisi Wakil Direktur Utama (Wadirut) yang sebelumnya belum ada dalam nomenklatur organisasi PLN.

Berikut ulasan lengkap mengenai hasil RUPS PLN 2026 beserta susunan direksi dan dewan komisaris terbaru.

Baca Juga: Realisasi Konsumsi Listrik Indonesia 2021-2025

Jajaran Direksi PLN Resmi Dirombak sebagai Hasil RUPS 18 Juni 2026

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN (Persero) yang berlangsung pada 18 Juni 2026 menghasilkan sejumlah keputusan strategis terkait restrukturisasi kepengurusan perusahaan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi PLN di tengah perubahan lanskap industri energi yang semakin kompleks.

Salah satu keputusan utama dalam RUPS adalah perombakan jajaran direksi dengan tetap mempertahankan Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama. Pemegang saham menilai kepemimpinan Darmawan masih diperlukan untuk melanjutkan berbagai program transformasi yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. 

Selain melakukan pergantian beberapa posisi direksi, RUPS juga menyetujui penambahan nomenklatur baru berupa jabatan Wakil Direktur Utama PLN. Kehadiran posisi baru di perusahaan ini dinilai penting untuk memperkuat koordinasi pelaksanaan strategi bisnis, mempercepat pengambilan keputusan, serta mendukung agenda transisi energi nasional. Berbagai sumber menyebutkan bahwa penambahan jabatan Wadirut menjadi salah satu perubahan struktur organisasi paling signifikan dalam hasil RUPS tahun ini. 

Penambahan posisi tersebut juga sejalan dengan kebutuhan PLN untuk mengelola proyek-proyek strategis yang semakin besar, mulai dari pengembangan energi baru terbarukan (EBT), digitalisasi sistem kelistrikan, penguatan jaringan transmisi, hingga peningkatan keandalan pasokan listrik nasional.

Di sisi lain, restrukturisasi ini merupakan bagian dari strategi BUMN energi dalam menghadapi tantangan transisi energi global. Pemerintah menargetkan PLN menjadi motor utama dalam mewujudkan sistem ketenagalistrikan yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan dalam beberapa tahun ke depan.

Dengan susunan kepengurusan baru tersebut, PLN diharapkan mampu mempercepat transformasi perusahaan sekaligus menjaga kinerja bisnis di tengah meningkatnya kebutuhan listrik nasional.

Baca Juga: Benarkah Tarif Listrik PLN Naik di Mei 2026? Ini Faktanya

Susunan Direksi PLN Terbaru

Berikut susunan direksi PLN terbaru hasil RUPS 2026:

Susunan direksi PLN terbaru berdasarkan RUPS 2026
Susunan Direksi PLN Terbaru | GoodStats

Dalam RUPS 2026, pemegang saham tidak hanya menetapkan Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PLN, tetapi juga menambahkan posisi Wakil Direktur Utama yang kini dijabat oleh Yusuf Didi Setiarto. Sebelum menduduki jabatan tersebut, Yusuf pernah menjabat sebagai Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN.

Sejumlah direksi lama masih dipertahankan dalam struktur baru perusahaan. Suroso Isnandar tetap dipercaya sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan, sementara Rizal Calvary Marimbo melanjutkan tugasnya sebagai Direktur Manajemen Pembangkitan. Di sisi lain, terjadi sejumlah pergeseran posisi strategis di tubuh PLN.

Jabatan Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis yang sebelumnya dipegang Hartanto Wibowo kini dipercayakan kepada Rakhmad Dewanto. Sementara itu, posisi Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem beralih dari Edwin Nugraha Putra kepada Daniel Karmel Fernando. Edwin sendiri mendapat tugas baru sebagai Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan, menggantikan Evy Haryadi.

Perubahan juga terjadi pada posisi Direktur Retail dan Niaga yang sebelumnya dijabat Adi Priyanto kini diisi oleh Fahrur Rozy. Selanjutnya, jabatan Direktur Keuangan berpindah dari Sinthya Roesly kepada Sulistyo Biantoro. Adapun posisi Direktur Manajemen Risiko kini ditempati Denny Triyanto menggantikan Adi Lumakso.

Selain itu, kursi Direktur Legal dan Manajemen Human Capital yang ditinggalkan Yusuf Didi Setiarto kini diisi oleh Nurlely Aman. Dengan susunan baru ini, PLN memiliki total 11 direksi yang akan menjalankan agenda transformasi perusahaan, penguatan ketahanan energi, serta percepatan pengembangan energi baru terbarukan.

Susunan Dewan Komisaris PLN Terbaru

Berikut susunan dewan komisaris PLN berdasarkan RUPS 2026:

Susunan Dewan Komisaris PLN berdasarkan RUPS 2026
Susunan Dewan Komisaris PLN | GoodStats

Meskipun fokus utama RUPS 2026 berada pada perubahan jajaran direksi, susunan dewan komisaris PLN juga tetap menjadi perhatian. Secara umum tidak terdapat perubahan pada struktur komisaris sehingga komposisinya tetap sama seperti susunan sebelumnya.

Baca Juga: Konsumsi Listrik PLN Hampir Merata pada 2025, Jawa Tengah dan DIY Capai 100%

Penulis: Helni Sadiyah
Editor: Firda Wandira

Konten Terkait

Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Skor 4-1 Swiss vs Bosnia Herzegovina, Pemain Pengganti Bikin Nati Tampil Bertaji

Swiss meraih poin empat dari dua laga di grup B Piala Dunia 2026.

Prediksi dan Head-to-Head Meksiko vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Persentase Menang El Tri Capai 57,1 %

Dalam 14 pertemuan kontra Meksiko, Korea Selatan cuma menang 4 kali.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan SSO GNFI Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook