Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman, mulai dari suku, budaya, bahasa hingga agama. Namun, dalam menjalankan praktik kehidupan berbangsa dan bernegara, adanya keberagaman tersebut sering kali memunculkan banyak perbedaan. Suara kelompok minoritas terkadang sulit didengar sehingga kebebasan berpendapat menjadi hal yang patut dipertanyakan.
Dalam konteks ini, Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) menjadi acuan untuk melihat sejauh mana kualitas demokrasi antardaerah terjaga di tengah kemajemukan. Apabila dilihat berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, DI Yogyakarta memimpin peringkat provinsi dengan skor IDI tertinggi. Provinsi ini konsisten berada di puncak sejak tahun 2024. Skornya pun mengalami sedikit peningkatan dari 89,25 menjadi 89,79.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi 2024
Bali duduk di posisi kedua, peringkatnya tidak berubah sejak tahun 2024, skornya ikut meningkat dari 88,34 menjadi 88,73. Di posisi selanjutnya terdapat Jawa Tengah (86,72) berbeda tipis dengan Kalimantan Barat yang skor indeksnya sebesar 86,17. Provinsi di Pulau Jawa kembali mendominasi dengan Jawa Timur di peringkat kelima (84,05).
Kualitas demokrasi ini juga tersebar merata hingga ke wilayah timur dan ujung barat Indonesia. Nusa Tenggara Timur berada di urutan keenam dengan raihan 83,98, diikuti Aceh yang memperoleh skor 83,43. DKI Jakarta, menempati peringkat kedelapan dengan nilai indeks sebesar 82,94, terpaut tipis dari Kalimantan Timur dengan skor 82,66. Daftar sepuluh besar ini ditutup oleh Sulawesi Selatan yang berhasil meraih skor 81,96. Data ini menunjukkan bahwa berbagai wilayah di Indonesia telah memenuhi standar demokrasi yang baik dengan melampaui angka 80.
Yogyakarta Kembali Jadi Provinsi Paling Demokratis 2025
Capaian DI Yogyakarta yang kembali menjadi provinsi dengan skor IDI tertinggi menegaskan konsistensi demokrasi yang berkualitas di daerah ini. Terdapat tiga aspek penyusun IDI, yakni aspek kebebasan, aspek kesetaraan, dan aspek kapasitas lembaga demokrasi. Adapun rincian skor ketiga aspek tersebut di DI Yogyakarta adalah sebagai berikut:
- Aspek kebebasan: 91,57
- Aspek kesetaraan: 89,38
- Aspek kapasitas lembaga demokrasi: 88,52
Terjaganya kualitas demokrasi memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui terciptanya ruang aspirasi yang aman, terbuka, dan bertanggung jawab. Hal ini secara langsung mendorong peningkatan kepercayaan publik seiring dengan adanya transparansi dan akuntabilitas dari pemerintah.
Selain itu, indeks demokrasi yang baik juga menjamin partisipasi inklusif bagi seluruh elemen masyarakat dalam pengambilan kebijakan. Stabilitas sosial menjadi semakin kokoh dengan adanya toleransi terhadap keberagaman yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan berbangsa di Indonesia.
Baca Juga: 10 Provinsi Paling Demokratis di Indonesia, Bali Nomor 1!
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjE1OSMy/-metode-baru--indeks-demokrasi-indonesia-menurut-provinsi.html
Penulis: Silmi Hakiki
Editor: Editor