10 Negara Asia dengan Pengeluaran Militer Tertinggi 2025, Ada Indonesia!

China menempati urutan pertama dengan pengeluaran militer mencapai US$314 miliar, sedangkan Indonesia di posisi ke-10.

10 Negara Asia dengan Pengeluaran Militer Tertinggi 2025, Ada Indonesia! Ilustrasi Pasukan Militer | Besra Akar/Pexels
Ukuran Fon:

Peran militer semakin mendapat perhatian di tengah meningkatnya berbagai ketegangan geopolitik global. Sebagai garda terdepan pertahanan negara, militer bertugas menjaga kedaulatan wilayah dan melindungi kepentingan nasional dari berbagai ancaman. Namun, struktur, strategi, dan kekuatan militer yang dimiliki setiap negara berbeda-beda, menyesuaikan kondisi geografis, politik, serta kebutuhan pertahanannya.

Belakangan ini, diketahui pengeluaran militer negara-negara di dunia mengalami peningkatan, terutama di Eropa dan Timur Tengah. Selaras dengan tantangan global yang sedang berlangsung. Lalu, berapa pengeluaran militer Indonesia?

China menjadi negara dengan pengeluaran militer tertinggi di Asia
China menjadi negara dengan pengeluaran militer tertinggi di Asia | GoodStats

Berdasarkan data dari situs CEOWorld, di skala Asia, China menempati urutan pertama sebagai negara dengan anggaran militer tertinggi pada 2025, mencapai US$314 miliar. China menjadi satu-satunya negara dari Asia yang memiliki pengeluaran pertahanan tinggi bersaing dengan negara-negara Barat. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh letaknya yang rawan dengan konflik, sehingga angkatan bersenjata China mempersiapkan diri untuk menghadapi potensi ancaman dari internal maupun eksternal.

Uruta kedua diduduki oleh India dengan anggaran militer mencapai US$86,1 miliar. Alokasi ini belum pernah terjadi di India pada periode sebelumnya. Besarnya anggaran ini menunjukkan komitmen pemerintahnya untuk memperkuat pertahanan serta kedaulatan.

Baca Juga: 10 Negara dengan Militer Terkuat 2026, Indonesia Peringkat Berapa?

Daftar negara Asia dengan pengeluaran militer terbesar turut dilengkapi oleh Arab Saudi (US$80,3 miliar), Jepang (US$55,3 miliar), Korea Selatan (US$47,6 miliar), Israel (US$46,5 miliar), Turki (US$25 miliar), Taiwan (US$16,5 miliar), dan Singapura (US$15,1 miliar). Indonesia menutup daftar sepuluh besar dengan pengeluaran militer sebesar US$11 miliar.

Daftar di atas didominasi oleh negara di wilayah Asia Barat atau Timur Tengah. Fenomena ini tidak terlepas dari pengaruh kondisi geopolitik di kawasan tersebut yang rawan dengan konflik bersenjata. Sementara itu, Asia Tenggara sendiri diwakilkan oleh dua negara dengan anggaran militer paling tinggi, yakni Singapura dan Indonesia.

Peringkat Indonesia di Dunia

Secara global, Indonesia menempati urutan ke-27 sebagai negara dengan biaya pertahanan militer tertinggi di dunia. Nominal yang fantastis ini setara dengan 0,8% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Masuknya Indonesia dalam daftar di atas menunjukkan kapasitas pertahanan yang cukup besar, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Wilayahnya yang begitu luas turut memengaruhi porsi kebutuhan anggaran untuk pengamanan darat, laut, dan udara. Kondisi ini juga dalam rangka modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) meliputi pembelian, pemeliharaan, serta pengembangan sumber daya manusia pertahanan.

Baca Juga: Negara ASEAN dengan Tingkat Obesitas Terendah 2026, Indonesia Nomor Berapa?

Sumber:

https://ceoworld.biz/2025/06/29/report-countries-with-the-highest-military-spending-2025/

Penulis: Alifia Ayu Fitriana
Editor: Editor

Konten Terkait

Hasil Survei DEN: Dari Dampak Program MBG hingga Integrasi Data Nasional Berbasis AI

Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen kepada Presiden Prabowo Subianto yang salah satu hasil surveinya terkait dengan Program MBG.

Bikin Heboh! Mulai 10 Juni 2026 Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter, Cek Daftar Lengkap Harga BBM di Seluruh Indonesia

Harga BBM hari ini mengalami perubahan signifikan setelah Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Simak daftar harga BBM terbaru Pertamina.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan SSO GNFI Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook