10 Kota dengan Konsumsi Bubur Kacang Hijau Tertinggi

Jakarta Selatan menjadi kota dengan konsumsi bubur kacang hijau tertinggi, mencapai 0,246 porsi per kapita per minggu.

10 Kota dengan Konsumsi Bubur Kacang Hijau Tertinggi Bubur Kacang Hijau | Freepik
Ukuran Fon:

Selain bubur ayam yang sudah melegenda sebagai menu sarapan, Indonesia juga memiliki kudapan tradisional lain yang tak kalah populer, yaitu bubur kacang hijau. Dikenal karena rasanya yang manis dan kandungan gizinya yang tinggi, bubur kacang hijau menjadi pilihan favorit masyarakat di berbagai daerah, baik sebagai menu sarapan maupun hidangan penutup di sore hari.

Berdasarkan data konsumsi pada tahun 2024, terdapat pola menarik mengenai kota-kota mana saja yang paling gemar mengonsumsi hidangan ini. Wilayah Jakarta Selatan menempati posisi puncak sebagai kota dengan konsumsi bubur kacang hijau tertinggi di Indonesia.

Warga di Jakarta Selatan mencatatkan angka konsumsi sebesar 0,246 porsi per kapita per minggu. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun tinggal di tengah gaya hidup urban yang sangat modern, masyarakat di wilayah ini tetap melestarikan kebiasaan mengonsumsi kudapan tradisional yang sehat.

Persaingan Tipis di Berbagai Daerah

Dominasi Jakarta Selatan ternyata dibayangi ketat oleh kota dari luar Pulau Jawa. Di posisi kedua, terdapat Kota Medan dengan tingkat konsumsi sebesar 0,232 porsi per kapita per minggu, disusul oleh Kota Serang di peringkat ketiga dengan angka 0,222 porsi per kapita per minggu. Selisih yang sangat tipis ini menandakan bahwa bubur kacang hijau memiliki basis penggemar yang sangat loyal dan merata di berbagai wilayah Indonesia.

Berikut adalah daftar sepuluh kota dengan konsumsi bubur kacang hijau terbanyak pada 2024.

Baca Juga: Mengintip Sebaran Usaha Fesyen di Jawa Barat

Menjadi Kegemaran Lintas Daerah

Satu hal yang menarik dari data ini adalah kehadiran kota-kota di luar Jawa yang menyumbang 4 dari 10 besar peringkat nasional. Hal ini menunjukkan bahwa bubur kacang hijau benar-benar digemari lintas daerah dan lintas budaya. Namun, jika diperhatikan secara saksama, seluruh kota dalam daftar ini masih mencatatkan angka konsumsi di bawah 0,3 porsi per kapita per minggu.

Data ini mengindikasikan bahwa bagi sebagian besar warga kota, bubur kacang hijau dijadikan sebagai konsumsi selingan untuk dinikmati sesekali, bukan merupakan menu rutin harian seperti halnya nasi atau bubur ayam.

Fenomena ini juga mencerminkan bagaimana kuliner tradisional yang praktis dan terjangkau tetap mampu eksis di tengah menjamurnya pilihan makanan modern. Tekstur kacang hijau yang empuk dipadu dengan kuah santan yang gurih dan manisnya gula merah menjadi daya tarik yang sulit ditolak, terutama saat cuaca sedang sejuk atau sebagai asupan energi tambahan di tengah padatnya aktivitas.

Besarnya minat terhadap kuliner sehat seperti bubur kacang hijau ini bisa menjadi inspirasi dalam membangun pola hidup masyarakat urban yang lebih baik. Dukungan terhadap pelaku usaha mikro yang menjual makanan tradisional sehat tentu menjadi bagian dari upaya menjaga kesejahteraan warga di kota-kota besar.

Baca Juga: Bandung Jadi Kota dengan Konsumsi Bubur Ayam Terbesar

Sumber:

https://bandungkota.bps.go.id/id/publication/2026/01/02/6c0af6ecd384eac09432fc07/konsumsi-makanan-dan-minuman-jadi-penduduk-kota-bandung-dan-kota-besar-lainnya-2024.html

Penulis: Emily Zakia
Editor: Editor

Konten Terkait

10 Provinsi dengan BUMD Terbanyak, Jawa Tengah Memimpin

Jawa Tengah menduduki posisi pertama sebagai provinsi dengan BUMD terbanyak pada 2024, yaitu 169 unit.

5 Parpol Setuju atas Usulan Pilkada oleh DPRD, Apa Saja?

PKB, Golkar, Gerindra, Nasdem, dan Demokrat tercatat setuju atas usulan pilkada oleh DPRD.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook