Merek & Perusahaan

Survei GoodStats: Toshiko Jadi Kursi Pijat Pilihan Utama Publik RI 2026

Simak peta preferensi publik RI dalam memilih kursi pijat pada 2026.

Survei GoodStats: Toshiko Jadi Kursi Pijat Pilihan Utama Publik RI 2026

Potret Kursi Pijat | Toshiko

Aktivitas harian yang padat sering kali membuat tubuh terasa lelah dan membutuhkan pemulihan yang optimal. Untuk itu, kehadiran kursi pijat di rumah kini bukan lagi sekadar barang mewah, melainkan sebuah kebutuhan yang cukup esensial bagi banyak kalangan.

Fenomena ini turut tergambar dari hasil survei terbaru GoodStats. Dari beragam merek yang beredar di pasaran, Toshiko berhasil menunjukkan dominasi yang sangat signifikan. Merek ini mampu merebut lebih dari separuh pangsa preferensi publik secara keseluruhan.

Merek yang Bakal Dibeli 12 Bulan ke Depan

Toshiko jadi merek yang paling banyak dipilih untuk dibeli 12 bulan ke depan | GoodStats
Toshiko jadi merek yang paling banyak dipilih untuk dibeli 12 bulan ke depan | GoodStats

Sebanyak 54,8% responden menyatakan ketertarikannya buat membeli produk Toshiko dalam 12 bulan ke depan. Angka ini menempatkan Toshiko di posisi puncak sebagai kursi pijat pilihan utama orang Indonesia pada 2026.

Posisi kedua ditempati oleh Panasonic yang berhasil mengumpulkan 18,8% responden. Meskipun namanya sudah sangat dikenal luas, masih terdapat kesenjangan yang cukup jauh dari Toshiko.

Sementara itu, OSIM mengikuti di dengan raihan 10,8% sebagai pesaing ketiga yang cukup kuat. Adapun merek seperti Ogawa, ITSU, hingga Gintell hanya mampu meraih porsi yang sangat kecil di bawah 5%.

Brand dengan Top of Mind Tertinggi

Sejalan dengan itu, ketika mendengar kursi pijat, Toshiko juga jadi merek yang pertama kali terlintas di benak publik Indonesia, dengan capaian 23%, diikuti Advance (16,6%) dan OSIM (11,4%).

Brand kursi pijat dengan persentase top of mind tertinggi | GoodStats
Brand kursi pijat dengan persentase top of mind tertinggi | GoodStats

Hal ini menunjukkan bahwa tingkat familiaritas Toshiko sudah cukup baik di kalangan masyarakat umum.

Sebanyak 51,8% responden juga mengaku mengetahui Toshiko. Mayoritas mendengarnya dari media sosial (34,24%), diikuti iklan digital (11,76%) hingga pameran (10,08%).

Merek Paling Unggul dalam Layanan After Sales

Merek paling unggul untuk layanan after sales | GoodStats
Merek paling unggul untuk layanan after sales | GoodStats

Hasil survei GoodStats juga mengungkapkan merek kursi pijat mana yang memiliki layanan after sales terbaik.

Toshiko berhasil unggul dengan raihan 40%. Angka ini berarti, empat dari sepuluh responden menjadikan brand ini sebagai standar utama pelayanan purna jual di kalangan brand kursi pijat.

Panasonic duduk di bangku kedua dengan 32%, disusul OSIM dengan 12,8%. Nilai tersebut menunjukkan adanya gap yang cukup jauh dari merek di urutan teratas.

Ogawa hadir di urutan keempat dengan mendapatkan persentase yang jauh lebih kecil, yaitu hanya sebesar 6,2%. Peringkat kelima ditempati oleh merek ITSU yang berhasil meraih angka 0,6%. Gintell berada di posisi keenam dengan pencapaian yang sangat tipis, yakni sebesar 0,2%.

Merek Paling Unggul dalam Layanan Konsumen

Merek paling unggul untuk layanan konsumen | GoodStats
Merek paling unggul untuk layanan konsumen | GoodStats

Beralih ke kategori layanan konsumen terbaik, pola persepsi masyarakat ternyata menunjukkan kesamaan dengan kategori sebelumnya.

Toshiko kembali mengukuhkan diri sebagai pemimpin pasar dengan meraih skor yang bahkan sedikit meningkat menjadi 42,8%. Kenaikan ini menegaskan bahwa interaksi langsung petugas mereka dengan konsumen berjalan dengan sangat empatik dan profesional.

Panasonic kembali menempel di posisi kedua, meskipun persentasenya mengalami sedikit penurunan menjadi 31%. 

OSIM juga tetap stabil di peringkat ketiga dengan perolehan angka 12,4% untuk kategori layanan konsumen ini. Posisinya disusul Ogawa dengan capaian 4%, diikuti ITSU (1,2%). Sisanya sebanyak 8,6% responden memilih merek lain.

Konsistensi Toshiko meraih angka tertinggi di dua kategori berbeda menunjukkan komitmen perusahaan terhadap kepuasan pelanggan.

Data ini dapat menjadi referensi bagi calon pembeli sebelum mengeluarkan uang. Membeli kursi pijat tanpa mempertimbangkan kualitas after sales sama saja dengan mengundang risiko kerugian di masa depan.

Faktor Apa yang Paling Memengaruhi Pemilihan Kursi Pijat?

Faktor yang paling memengaruhi pembelian kursi pijat | GoodStats
Faktor yang paling memengaruhi pembelian kursi pijat | GoodStats

Sebanyak 76,81% responden menunjuk aspek kualitas sebagai syarat mutlak sebelum mengeluarkan uang untuk kursi pijat. Ini membuktikan kalau masyarakat kini semakin pintar dan tidak mudah tergiur dengan penawaran murahan.

Di urutan selanjutnya, faktor harga menjadi pertimbangan kedua terbesar dengan raihan sebesar 59,07%. Hal ini menegaskan kalau konsumen tetap menginginkan produk berkualitas tinggi namun dengan nilai transaksi yang masih masuk akal bagi kantong mereka.

Aspek kenyamanan juga tak kalah vital dan menempati posisi ketiga dengan persentase 57,6%. Sebuah alat pemijat tentu harus mampu memberikan rasa relaksasi yang sempurna tanpa menimbulkan rasa sakit atau tekanan berlebih.

Memasuki era modern, teknologi yang diusung oleh sebuah produk kini menjadi perhatian serius bagi 50,2% responden. Fitur canggih seperti pemindai tubuh otomatis atau pengaturan intensitas digital sangat dinantikan kehadirannya guna memaksimalkan pemulihan.

Faktor lain seperti jaminan garansi (41,1%), layanan after sales (28,22%), nama besar merek (25,8%), hingga promosi (22,37%) juga tetap berpengaruh.

Metodologi Survei

Adapun pengambilan data dalam survei ini dilakukan pada 12 Juni-20 Juli 2026 dengan metode survei online.

Sebanyak 500 responden dari beragam kota besar di Indonesia dilibatkan, kebanyakan merupakan wanita (53%), berusia 30-40 tahun (68,4%), dengan domisili utama di Jabodetabek (70,8%).

Penulis: Agnes Z. Yonatan • Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?