Partai Politik Yang Dianggap Merepresentasikan Anak Muda, Apa Saja?

Sudah saatnya partai politik pemilu 2024 merancang visi-misi yang berpihak pada anak muda

Partai Politik Yang Dianggap Merepresentasikan Anak Muda, Apa Saja? Partai Solidaritas Indonesia | Foto: Tempo/Hilman Fathurrahman W

Pemilu tahun 2024 akan segera tiba. Pemilihan umum serentak ini rencananya akan diadakan pada tanggal 14 Februari 2024. Pada pemilihan umum kali ini, masyarakat akan langsung memilih baik calon legislatif, maupun presiden dan wakil presiden.

Tahun 2023 sendiri dianggap sebagai tahun politik, mengingat pada tahun inilah musim kampanye akan sangat gencar dilakukan oleh berbagai partai politik serta calon presiden dan calon wakil presiden.

Berbagai metode promosi atau kampanye dilakukan demi mensosialisasikan program kerja masing-masing, sekaligus untuk meningkatkan perolehan suara. Tentu saja, setiap kubu memiliki target pemilihnya masing-masing.

Salah satu target yang potensial untuk dijadikan perhatian bersama ialah pasar anak muda. Maklum saja, di tahun yang akan semakin menuju ke masa bonus demografi ini, anak muda sangatlah mendominasi kehidupan bermasyarakat Indonesia.

Partai Yang Dianggap Paling Merepresentasikan Anak Muda

Katadata Insight Center merilis hasil survey bertajuk Survei Nasional Politik di Mata Anak Muda. Dalam hasil survei tersebut, terdapat temuan mengenai berbagai partai politik yang dianggap oleh responden paling merepresentasikan anak muda.

Dalam rilis tersebut, terlihat bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menduduki posisi teratas dalam rilis ini, dengan perolehan suara responden sebesar 37,2%. Kehadiran PSI sebagai posisi teratas ini diduga akibat dijadikannya Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI pada beberapa saat lalu.

Selanjutnya, terdapat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Partai politik yang diketuai oleh Prabowo Subianto ini memiliki angka sebesar 13,2%. Pada posisi ketiga, terdapat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memiliki angka sebesar 9,6%.

Peringkat kelima dan keenam diisi oleh Partai Amanat Nasional (PAN) serta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan masing-masing presentase sebesar 8,7% dan 6,8%.

Angka partai politik selanjutnya adalah sebagai berikut:

  • Partai Demokrat 5.0%
  • Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 4.2%
  • Partai Nasdem 3.9%
  • Partai Golongan Karya (Golkar) 3.1%
  • Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 1.7%
  • Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 1.3%
  • Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Partai Gelora) 1.3%
  • Partai Buruh 1.0%
  • Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) 0.8%
  • Partai Garda Perubahan Indonesia (Partai Garuda) 0.8%
  • Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura) 0.7%
  • Partai Bulan Bintang (PBB) 0.5%
  • Partai Ummat 0.3%

Survei mengenai partai representatif anak muda ini diikuti oleh 600 responden yang merasa bahwa ada partai politik yang merepresentasikan anak muda. Responden ini merupakan responden berusia 17 hingga 42 tahun yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Survei ini dilakukan pada tanggal 11 sampai 17 Oktober 2023 secara online survey non-probability sampling.

KPU: Pemilih Muda Mendominasi Pemilu 2024

Partai politik dan calon pemimpin diharapkan dapat lebih mendengarkan aspirasi pemilih muda, demi kemajuan dan proses demokrasi di tanah air.

Pasalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merilis data angka pemilih untuk pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Dalam data yang dirilis tersebut, tercatat bahwa pemilih muda yang berada di rentang usia 17 hingga 40 tahun menjadi pemilih yang mendominasi. Dari data yang dirilis KPU dan dimuat di GoodStats, terdapat 106.358.447 jiwa pemilih muda, yang mencakup sekitar 52% dari total angka pemilih.

Rinciannya, pemilih berusia 17 tahun sebanyak 6.000 jiwa (0,003%), pemilih usia 18-30 tahun sebanyak 63.900.000 jiwa (31,23%), dan pemilih usia 31-40 tahun sebanyak 42.395.000 jiwa (20,70%).

Sudah saatnya berbagai partai politik peserta pemilu tahun 2024 nanti mulai mendominasi sosialisasi visi-misi yang berpihak pada anak muda.

Penulis: Pierre Rainer
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

Penduduk Jakarta Bertambah 7 Ribu Setelah Lebaran, Terbanyak dari Bekasi

Jumlah pendatang di Jakarta adalah sebanyak 7.243, menurun dibandingkan periode sebelumnya.

Mayoritas Rakyat Indonesia Mau Durasi Cuti Ayah Selama 1 Bulan

Mayoritas masyarakat Indonesia ingin cuti ayah menjadi selama 1 bulan. Sementara itu, saat ini untuk cuti ayah hanya diberikan 2 hari.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook
Student Diplomat Mobile
X