Perasaan marah merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kesehatan emosional masyarakat. Laporan Global Emotions 2025 yang dirilis Gallup mengungkap perbedaan tingkat emosi masyarakat di berbagai negara. Salah satu indikator yang diukur adalah pengalaman merasa marah (anger) dalam sebagian besar hari sebelumnya.
Baca Juga: Tingkat Stress Pekerja ASEAN
Di kawasan Asia Tenggara, Filipina menempati posisi pertama sebagai negara dengan tingkat kemarahan tertinggi. Sebanyak 32% responden dewasa di negara tersebut mengaku mengalami perasaan marah pada sebagian besar hari sebelumnya.
Posisi berikutnya ditempati Myanmar dengan 30%, Laos sebesar 28%, dan Kamboja dengan 27%.
Indonesia sendiri berada di kelompok menengah dengan 21% responden mengaku merasakan kemarahan pada hari sebelumnya. Artinya, sekitar satu dari lima warga dewasa Indonesia mengaku mengalami kemarahan dalam sebagian besar hari sebelumnya.
Di bawah Indonesia, terdapat Malaysia dengan tingkat kemarahan sebesar 20%, disuusl Tailan (17%) dan Singapura (14%).
Sementara itu, tingkat kemarahan terendah di ASEAN ditemukan di Vietnam yang hanya mencatat 5% responden mengalami perasaan marah. Hal ini sekaligus menjadikannya negara dengan tingkat kemarahan terendah di dunia, bersama dengan Finlandia dan beberapa negara Eropa lainnya.
Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman emosi negatif dapat berbeda secara signifikan antarnegara, meskipun berada dalam kawasan geografis yang sama.
Metodologi Penelitian
Penting untuk dicatat bahwa survei ini tidak mengukur apakah suatu negara "lebih emosional" atau "lebih agresif" dibanding negara lain.
Gallup hanya mengukur persentase penduduk dewasa yang menjawab "ya" ketika ditanya apakah mereka mengalami perasaan marah selama sebagian besar hari sebelumnya.
Dengan kata lain, indikator ini menggambarkan frekuensi pengalaman emosi marah dalam kehidupan sehari-hari, bukan tingkat kriminalitas, konflik sosial, atau karakter masyarakat secara keseluruhan.
Adapun data ini berasal dari Gallup World Poll 2024 yang dipublikasikan dalam laporan Global Emotions 2025.
Survei dilakukan terhadap populasi dewasa berusia 15 tahun ke atas di 144 negara dan wilayah menggunakan wawancara tatap muka maupun melalui telepon dengan sampel yang mewakili populasi nasional masing-masing negara.
Margin of error survei berada pada kisaran ±2,1 hingga ±5,4 poin persentase pada tingkat kepercayaan 95%, tergantung negara dan ukuran sampel.
Baca Juga: Korupsi Jadi Isu Utama yang Buat Anak Muda RI Marah
Sumber:
https://news.gallup.com/interactives/248240/global-emotions.aspx
Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor