Indonesia Jadi Negara Paling Murah Senyum di Asia Tenggara

Hasil survei Gallup Global Emotions Report mengungkapkan bahwa sebesar 72 persen warga dunia banyak tersenyum dan tertawa sepanjang tahun 2021.

Indonesia Jadi Negara Paling Murah Senyum di Asia Tenggara Ilustrasi tersenyum | imtmphoto/Shutterstock

Lebih dari tiga perempat warga dunia menerima senyuman setiap harinya. Berdasarkan laporan Gallup Global Emotions Report 2022, sebesar 72 persen warga dunia banyak tersenyum atau tertawa sepanjang tahun 2021.

Indonesia berhasil menduduki peringkat pertama negara paling ramah senyum pada tahun 2021. Adapun sebesar 90 persen responden dalam survei ini mengungkapkan bahwa mereka memperoleh senyuman dari orang lain sehari sebelum survei dilakukan.

Negara Asia Tenggara paling ramah senyum tahun 2021 | GoodStats

Selain itu, Indonesia juga mencatatkan positive experience index tertinggi ke-2 di dunia pada tahun 2021 dengan raihan skor indeks sebesar 84. Indonesia berada 1 peringkat di bawah Panama yang mencatatkan skor indeks sebesar 85.

Posisi ke-2 diraih oleh Kamboja dengan raihan sebesar 89 persen responden memperoleh senyuman dari orang lain sebelum survei ini dilakukan. Laos menyusul di posisi ke-3 dengan raihan sebesar 88 persen pada tahun 2021.

Vietnam dan Filipina berhasil menempati posisi ke-4 dan ke-5 negara-negara di Asia Tenggara yang paling ramah senyum dengan total masing-masing sebesar 82 dan 81 persen. Selain Indonesia, Filipina juga berhasil mencatatkan skor positive experience index yang tinggi yakni sebesar 81 persen. Angka ini menempatkan Filipina di posisi ke-8 negara dengan positive experience index tertinggi di dunia pada tahun 2021.

Kemudian secara berurutan di posisi berikutnya diraih oleh Malaysia (81 persen), Myanmar (77 persen), Singapura (76 persen), dan Thailand (72 persen).

Di sisi lain, tingkat pengalaman positif atau positive experience index warga dunia pada tahun 2021 menurun ke angka 69 dari tahun sebelumnya yang memiliki skor indeks sebesar 71. Sebelumnya dalam 3 tahun berturut-turut sejak tahun 2018, raihan skor positive experience index warga dunia stabil pada angka 71.

Penurunan tersebut dipicu oleh ketidakstabilan situasi dunia yang berlangsung pada tahun kedua pandemi Covid-19 di mana jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 justru lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2020.

Selain itu sejumlah konflik seperti serangan Taliban di Afghanistan juga turut memberikan pengaruh terhadap skor positive experience index sepanjang tahun 2021.

Penulis: Diva Angelia
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Capai Miliaran Dolar, Ini Dia 10 Perusahaan Pemilik Utang Terbesar di Dunia
Artikel Selanjutnya 10 Negara Tujuan Ekspor Perhiasan Terbesar Indonesia 2021
Konten Terkait