Matic Jadi Jenis Motor Pilihan Utama Pengendara Indonesia 2025

Menurut survei Jakpat, sebanyak 58% responden pengguna motor di Indonesia memiliki motor matic.

Matic Jadi Jenis Motor Pilihan Utama Pengendara Indonesia 2025 Ilustrasi Motor Matic di Indonesia | Unsplash
Ukuran Fon:

Sepeda motor atau motor menjadi salah satu alat transportasi yang paling banyak digunakan oleh warga Indonesia. Ukuran dan desainnya sangat memudahkan mobilisasi masyarakat, baik dalam jarak dekat hingga jarak jauh.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sekitar 132 juta sepeda motor yang beroperasi di Indonesia, menjadikannya pasar kendaraan roda dua terbesar kedua di dunia, setelah India dengan jumlah 221 motor.

Popularitas dan kebermanfaatan sepeda motor menjadikan industrinya semakin berkembang pesat di Indonesia. Berbagai jenis dan merek motor hadir dengan berbagai fitur dan teknologi terbaru yang membantu masyarakat mempermudah pekerjaan dan kegiatan sehari-hari. Lantas, jenis motor apa yang paling sering digunakan pengendara Indonesia?

Jakpat merilis laporan yang bertajuk Behaviour and Preferences of Motorcycle Users and Buyers pada Oktober 2025 dengan mengumpulkan data dari 1.137 responden pemilik motor. Laporan tersebut merangkum data terkait jenis sepeda motor yang banyak digunakan di Indonesia.

5 Jenis Motor yang Digunakan Pengendara Indonesia | GoodStats
5 Jenis Motor yang Digunakan Pengendara Indonesia | GoodStats

Berdasarkan data tersebut, sebanyak 58% responden memilih motor jenis matic sebagai kendaraan sehari-hari, menjadikannya jenis motor paling populer di Indonesia. Dalam laporan ini, Jakpat juga mencatat merek motor yang mendominasi yaitu Honda Beat dengan persentase 43%.

Di posisi kedua, sebanyak 28% responden nyaman menggunakan motor standar sebagai mobilisasi sehari-hari. Hal ini sejalan menjadikan salah satu merek motor standar yaitu Honda Supra, masih banyak digunakan publik dengan persentase sebesar 14%.

Selain motor matic dan standar, jenis motor lain yang banyak digunakan oleh pengendara yaitu motor bebek (26%), motor sport (5%), dan motor touring (5%).

Harga Jadi Pertimbangan Utama

10 Pertimbangan Pengendara dalam Membeli Sepeda Motor | GoodStats
10 Pertimbangan Pengendara dalam Membeli Sepeda Motor | GoodStats

Lebih lanjut, harga dan kemudahan perawatan menjadi prioritas utama bagi sebagian besar pengendara dalam membeli sepeda motor, dengan persentase masing-masing sebesar 57% dan 49%.

Meskipun begitu, para pengendara juga mengutamakan fungsi dan kinerja mesin. Hal ini bisa dilihat dari sebanyak 46% responden mempertimbangkan efisiensi bahan bakar, 43% melihat performa mesin, dan 33% memprioritaskan ketersediaan suku cadang.

Adapun beberapa pengendara juga mengutamakan kenyamanan dan keamanan saat digunakan, seperti 44% pengendara memprioritaskan kenyamanan berkendara, sebesar 37% menyesuaikan dengan kebutuhan pribadi, dan sebesar 30% melihat fitur keselamatan dan keamanan.

Sisanya, para pengendara juga mempertimbangkan hal lainnya seperti desain dan tampilan (34%) dan reputasi serta kepercayaan merek (30%).

Baca Juga: 10 Pertimbangan Publik RI saat Memilih Sepeda Motor

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/VjJ3NGRGa3dkRk5MTlU1bVNFOTVVbmQyVURSTVFUMDkjMw==/jumlah-kendaraan-bermotor-menurut-provinsi-dan-jenis-kendaraan--unit---2023.html?year=2023

https://insight.jakpat.net/behavior-and-preferences-of-motorcycle-users-and-buyers/

https://www.instagram.com/p/DQtYnhIkZo6/?igsh=bTFnNHJ0cXJqazJu

Penulis: Salamah Harahap
Editor: Editor

Konten Terkait

Cuaca Jadi Kendala Utama Saat Nonton Konser

Cuaca yang tidak mendukung seperti hujan atau terlalu panas jadi pengalaman tidak menyenangkan yang paling banyak dirasakan selama konser, capaiannya 34%.

Ini yang Dipikirkan Publik RI Ketika Dengar Kata Korupsi

Tindakan mengambil uang rakyat hingga pejabat tamak jadi hal yang dipikirkan ketika mendengar kata “korupsi”.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook