Kementerian Pertanian : Luas Perkebunan Sawit Indonesia Capai 16,38 Juta Hektare

Luas perkebunan kelapa sawit meningkat sejak tahun 2017, kini luasnya mencapai 16,38 juta hektare.

Kementerian Pertanian : Luas Perkebunan Sawit Indonesia Capai 16,38 Juta Hektare Potret perkebunan kelapa sawit | Yogie Hizkia/Shutterstock

Tanaman kelapa sawit menjadi komoditi utama dalam perkebunan di Indonesia. Saat ini kelapa sawit menjadi salah satu sumber minyak nabati utama dunia. Kondisi luas lahan tanaman kelapa sawit di Indonesia pun kian luas.

Perluasan lahan sawit kian meningkat sejak tahun 2017 hingga saat ini. Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Kepmentan No 833/2019 luasan sawit Indonesia, di mana areal tutupan kelapa sawit Indonesia mencapai 16,38 juta ton.

Lahan sawit yang luas berpengaruh pada produktivitas minyak kelapa sawit nasional. Hal tersebut dapat dilihat produktivitas kelapa sawit terbesar dunia sebesar 49,7 juta ton pada tahun 2021. Mengalami kenaikan 2,9 persen dari tahun 2019 yang berjumlah 48,3 juta ton. Hal tersebut menggeser posisi Malaysia yang sebelumnya menempati posisi pertama selama bertahun-tahun.

Selain itu, harga sawit Indonesia dinyatakan semakin membaik dan mahal. Bahkan harga sawit mengalami peningkatan rata-rata sebesar 22,7 persen per tahun. Sebagaimana dijelaskan Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika bahwa harga sawit dalam bentuk tandan buah segar (TBS) membaik diikuti peningkatan harga crude palm oil (CPO) serta pemanfaatan minyak sawit.

Grafik luas perkebunan sawit Indonesia tahun 2017-2022 | GoodStats

Data Kementan menunjukkan, total luasan lahan sawit Indonesia sebanyak 5 persen atau sekitar 800 ribu hektare (ha) dikuasai oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sementara, 53 persen atau sekitar 8,64 juta ha dikuasai perusahaan swasta dan 42 persen lainnya atau sekitar 6,94 juta oleh rakyat.

Kementan juga mencatat bahwa tahun 2017-2022 luas perkebunan kelapa sawit mengalami tren yang meningkat. Di mana meningkat sejak tahun 2017, berawal dari 14 juta ha, kini mencapai 16,38 juta ha dengan luas lahan sawit rakyat sebesar 6,94 juta ha.

Bila dilihat, kenaikan drastis terjadi di tahun 2021 yakni mencapai 15,08 ha dengan luas perkebunan naik 1,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya seluas 1,48 juta ha. Dari total tersebut mayoritas dimiliki oleh Perkebunan Besar Swasta (PBS) seluas 8,42 juta ha dengan persentase 55,8 persen.

Dari segi daerah, perkebunan sawit tersebar di 26 provinsi di Indonesia. Provinsi Riau memiliki lahan perkebunan sawit terluas sebesar 2,89 juta ha dengan persentase 19,16 persen dari total luas perkebunan sawit di Indonesia.

Penulis: Naomi Adisty
Editor: Editor

Konten Terkait

Harga Mahal, Bawang Merah jadi Penyumbang Utama Inflasi April 2024

Mencapai harga Rp50.060 per kg pada Senin (6/5), bawang merah menjadi penyumbang utama inflasi April 2024 dengan andil sebesar 0,14% (mtm).

Pemerintah Setujui Rencana Produksi Batu Bara 922 Juta Ton Pada 2024

Pemerintah Indonesia telah menyetujui total tonase produksi batu bara sebesar 922,14 juta ton pada 2024 untuk 587 perusahaan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook
Student Diplomat Mobile
X