Kelompok Masyarakat Indonesia Berdasarkan Pengeluaran, Kamu Masuk Kelompok Apa?

Dari kelompok miskin hingga kelas atas, berikut 5 kelompok masyarakat Indonesia berdasarkan pengeluarannya

Kelompok Masyarakat Indonesia Berdasarkan Pengeluaran, Kamu Masuk Kelompok Apa? Ilustrasi masyarakat sosial | Pixabay

Lebih dari 50 tahun yang lalu Indonesia merupakan salah satu negara termiskin di dunia. Namun, dengan pertumbuhan rata-rata 5,6 persen per tahun sejak saat itu, kini Indonesia telah mencapai status negara berpendapatan menengah. Selain menjadi salah satu negara dengan pengentasan kemiskinan yang paling cepat dalam sejarah, kita juga menyaksikan munculnya kelas menengah yang dinamis dan terus berkembang di Indonesia.

Mengutip dari hasil laporan World Bank bertajuk “Aspiring Indonesian-Expanding the Middle Class” yang dilakukan pada tahun 2019 lalu menunjukan bahwa saat ini, satu dari lima masyarakat Indonesia adalah kelas menengah dan bebas dari kekhawatiran akan kemiskinan. Kelas menengah tumbuh lebih cepat dibandingkan kelompok lainnya; Saat ini terdapat setidaknya 52 juta penduduk Indonesia yang mampu secara ekonomi atau sama dengan satu dari setiap lima penduduk Indonesia

Dengan inovasi utama untuk dapat melihat lebih dekat distribusi konsumsi di Indonesia, laporan World Bank tersebut mengidentifikasi lima kelas konsumsi yang berbeda di Indonesia, diantaranya adalah kelompok Miskin, Rentan, Menuju Kelas Menengah, Kelas Menengah, dan Kelas Atas.

5 kelompok masyarakat Indonesia berdasarkan pengeluaran | Goodstats

Kelompok Miskin terdiri dari masyarakat dengan pengeluaran bulanan di bawah garis kemiskinan atau < Rp 354 ribu per orang per bulannya.

Kelompok rentan terdiri dari masyarakat yang hidup di atas garis kemiskinan, tetapi berisiko miskin atau setara dengan pengeluaran sebesar Rp 354 ribu - Rp 532 ribu per orang per bulan.

Kelompok Menuju Kelas Menengah terdiri dari masyarakat yang dinilai tak berisiko miskin, tetapi tak aman secara ekonomi atau mereka dengan pengeluaran sebesar Rp 532 ribu - Rp 1,2 juta per orang per bulan.

Sedangkan kelompok Kelas Menengah merupakan mereka yang aman secara ekonomi, tapi terdapat peluang kecil untuk menjadi miskin atau mereka dengan pengeluaran sebesar Rp 1,2 juta - Rp 6 juta per orang per bulan.

Dan kelompok Kelas Atas merupakan kelompok dari mereka yang paling sejahtera dan aman secara ekonomi atau mereka dengan pengeluaran mencapai > Rp 6 juta per orang per bulan.

Menurut hasil laporan, walau pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat telah menghasilkan pengurangan kemiskinan secara besar-besaran dan munculnya kelompok Kelas Menengah yang sejahtera, jika Indonesia ingin memacu pertumbuhan hingga menjadi negara berpendapatan tinggi, Indonesia masih memerlukan kelas menengah yang jauh lebih besar karena kelompok Kelas Menengah dan dinamismenya berperan penting bagi masa depan Indonesia.

Penulis: Anissa Kinaya Maharani
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

90% Wanita Indonesia Tak Lakukan Deteksi Dini Kanker Payudara

Meski menjadi salah satu penyakit kanker paling mematikan, nyatanya tingkat deteksi dini kanker payudara di Indonesia masih sangat rendah.

Angka Kemiskinan Solo Terendah di Era Gibran

Meski sering dikritik, faktanya, tingkat kemiskinan Solo di bawah kepemimpinan Gibran terus turun, hingga mencapai rekor terendah di 2023 dengan 8,44%.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook