Kaleidoskop Iptek 2022: Perkembangan Mobil Listrik, Jaringan 5G, hingga Siaran Analog

Berbagai hal tentang informasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi kami sajikan dalam: Kaleidoskop Iptek 2022.

Kaleidoskop Iptek 2022: Perkembangan Mobil Listrik, Jaringan 5G, hingga Siaran Analog Ilustrasi Sains Teknologi | Unsplash/cheaousa

Setelah hampir terbebas dan kembali pulih dari pandemi Covid di tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2022 layak untuk disebut sebagai tahun di mana Indonesia kembali on track dalam segala cita-citanya dan pembangunannya. Geliat pertumbuhan yang kembali pulih di tengah resesi global hingga Indonesia yang berhasil dan sukses menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali.

Tentu bukan hal yang mudah untuk kembali pulih dan merealisasikan kemajuan dan pembangunan di tengah pandemi yang kini masih menghantui dari jauh, serta ancaman perekonomian global. Banyak pujian yang bisa dihaturkan kepada Indonesia karena bisa bertahan dalam kondisi yang bak momok ini. 

Indonesia telah banyak menorehkan perkembangan di berbagai bidang pada tahun 2022, tak terkecuali di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Perkembangan Indonesia dalam hal Iptek di tahun 2022 sangatlah banyak. Tapi tak ada gading yang tak retak, sayangnya juga ada beberapa hal yang patut menjadi bahan perbaikan dalam kinerja Indonesia perihal ranah Iptek yang juga sering menjadi fokus Indonesia akhir-akhir ini.

Tak hanya perihal perkembangan Indonesia, namun di tahun 2022 ini, banyak sekali peristiwa bersejarah dalam ranah Iptek dalam skala global yang tak terduga dan tak biasa. 

Kira-kira kabar apa saja yang ada di Indonesia dari segi Iptek yang memang menjadi kinerja baik Indonesia yang kembali on track ini? Serta apa saja yang harus menjadi perbaikan Indonesia di tahun 2022 ini? Berikut kami rangkum dalam rangkaian Kaleidoskop Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2022.

Berniat kurangi emisi, Indonesia masuki era mobil listrik

Indonesia berniat mengurangi emisi karbon. Hal tersebut dapat dibuktikan dalam Paris Agreement pada 2016 yang juga ditandatangani Indonesia. Disusul dengan Roadmap Transisi Energi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada 2021, yang menargetkan bahwa di tahun 2030 sebanyak 2 juta mobil listrik dan 13 juta motor listrik telah digunakan masyarakat. 

Target tersebut kian nyata, hal tersebut dibuktikan dengan gelaran GIIAS Jakarta (GAIKINDO Indonesia International Auto Show) Agustus 2022 lalu di ICE BSD City yang juga banyak menampilkan mobil listrik. Harga mobil listrik yang melantai di GIIAS beragam, mulai dari yang berada di range harga Rp90 jutaan hingga yang di atas Rp100 juta. Serta, semakin banyak varian mobil listrik yang juga sudah meroda di jalan-jalan besar. 

Menurut data dari GAIKINDO, hingga Oktober 2022 sudah ada 7.937 unit mobil listrik dan hybrid yang telah terjual di Indonesia. Menurut data GAIKINDO bulan September menjadi bulan dengan penjualan mobil listrik dan hybrid terbanyak di angka 2.337 unit.

Selanjutnya disusul oleh Bulan oktober dengan penjualan mencapai angka 2.316 unit. Perkembangan yang sangat pesat ini menjadi salah satu bukti komitmen nyata atas mitigasi Indonesia dalam perubahan iklim dan  mengurangi emisi karbon menuju Carbon Net Sink di tahun 2060. 

Sementara itu, disaat perkembangan penjualan mobil listrik semakin masif. Pembangunan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) SPBKLU (Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum) juga semakin bertambah. Namun, keberadaan SPKLU dan SPBKLU masih terlalu Jakartasentris. 

Berdasarkan data Info GATRIK Kementerian ESDM, jumlah SPKLU dan SPBKLU memang di dominasi oleh DKI Jakarta. Tercatat, ada 101 SPKLU dan 217 SPBKLU di DKI Jakarta pada bulan Januari 2022. Sementara itu, meski penuh perbedaan dengan DKI Jakarta, ada sebanyak 37 SPKLU dan 7 SPBKLU di Jawa Barat. 

Angka-angka tersebut mempertontonkan bagaimana pemerintah Indonesia memang gencar untuk menjungkirbalikan keberadaan kendaraan konvensional dengan kendaraan listrik di Indonesia demi komitmen nyata atas permasalahan lingkungan yang kian menjadi.

Sengkarut kebocoran data Indonesia

Juli lalu menjadi rapor merah untuk sistem keamanan siber Indonesia. Lantaran bocornya miliaran data masyarakat Indonesia di forum hacker Breached. Dalam data yang berhasil dikumpulkan dari forum breached, berbagai data Instansi Pemerintah, Instansi Pendidikan, Privasi Perusahaan hingga Data Pribadi dapat ditemukan. 

Di bulan September lalu, berbagai data pribadi bocor. Mulai dari KK dan KTP dari jasa fotokopi hingga informasi pribadi hingga nomor kendaraan beserta dan informasi pribadi dari situs kencan.

Data Institusi Pendidikan juga turut bocor. Mulai dari data Sekolah Menengah Atas hingga Institusi Pendidikan tingkat Universitas. Data Universitas Brawijaya menjadi data universitas yang paling banyak mengalami kebobolan.

Data berbagai perusahaan ternama juga banyak menjadi korban kebocoran data di bulan September 2022.Tokopedia dan Telkom menjadi dua perusahaan dengan kebocoran data terbanyak di bulan September 2022.

Dua perusahaan kenamaan itu, masing-masing mengalami dua kebocoran data dari leaker yang berbeda. Selain dua perusahaan itu, Tiki.id hingga Bhinneka juga mengalami kebocoran data di tahun ini.

Sayangnya, situs resmi pemerintah juga menjadi korban dari kasus kebocoran data ini. Instansi kepolisian menjadi instansi dengan kebocoran data terbanyak di tahun 2022 sampai bulan September lalu. Dalam kebocoran data kepolisian tersebut, banyak foto-foto dan informasi pribadi para aparat kepolisian yang ditemukan dalam leak tersebut. 

Yang cukup mengkhawatirkan, data BIN (Badan Intelijen Negara) dan Bea Cukai juga bocor di tahun ini.

Pemerintah menyikapi kasus dugaan kebocoran data publik dengan membentuk Tim Reaksi Cepat (emergency response team) dan  memperkuat aturan pelindungan data pribadi.

Tim tersebut terdiri dari BSSN, Kominfo, Polri hingga Badan Intelijen Negara (BIN). Mereka akan saling bekerja sama untuk mengatasi serangan peretas pembobolan data di ruang digital untuk keamanan masyarakat.

Elon Musk akuisisi Twitter 

Elon Musk yang merupakan miliarder dan salah satu orang terkaya di dunia secara resmi telah membeli twitter pada 27 Oktober 2022 lalu. Elon yang digadang-gadang sebagai orang terkaya versi Bloomberg dan Forbes ini membeli twitter seharga 44 miliar dolar AS atau jika dikonversikan menjadi rupiah berada di kisaran angka 685 triliun rupiah. 

Proses pembelian Twitter oleh Elon ini berlangsung dalam proses waktu yang panjang. Pada 31 Januari 2022, Elon konsisten membeli saham aplikasi burung biru ini sampai pertengahan maret. Di tengah proses itu, dirinya seringkali mempertanyakan pertanyaan melalui twitternya perihal apakah twitter membatasi kebebasan berbicara serta merusak demokrasi. 

Di bulan April, Elon menyiapkan dana sebesar 46,5 milar dolar AS untuk membeli Twitter. Namun, setelah mencapai kesepakatan, Elon Musk mendapatkan kesempatan untuk membayar 44 miliar dollar untuk menjadikan Twitter menjadi perusahaan privat miliknya. Untuk itu, Elon menjual 8,5 miliar dolar AS untuk mendanai pembelian Twitter.

Setelah mencapai kesepakatan, di bulan Oktober, The Washington Post memaparkan bahwa Elon akan memberhentikan 75% pegawai dari total 7.500 pegawai Twitter. Yang artinya jika dikalkulasikan dengan perhitungan angka real, akan ada 5625 pegawai Twitter yang akan terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) pasca berhasil diakuisisinya Twitter oleh Elon Musk.

Pada tanggal 27 Oktober, Elon berhasil mengakuisisi Twitter secara resmi dan sekaligus memecat CEO, Kepala Keuangan, Penasihat Hukum hingga beberapa petinggi lainnya. 

Berbagai isu perihal “dapur keuangan” Twitter yang tidak baik-baik saja sebelum diakuisisi Elon membanjiri linimasa tahun 2022. Bahkan hal tersebut pernah menjadi cuitan Elon. Hal tersebut seringkali disebut sebagai upaya “licik” Elon untuk bisa mengakuisisi Twitter. Nama terakhir memang tercatat mengalami penurunan pendapatan berdasarkan laporan keuangannya yang juga di laporkan di Statista. 

Berdasarkan data pendapatan per kuartal, revenue perusahaan burung biru itu memang tercatat ambruk di kuartal pertama tahun 2022. Tercatat, setelah berada di pucuk pada kuartal empat tahun 2021 pada nominal 1.567 juta dolar AS. Sementara itu, pendapatannya di kuartal 1 2022 ambruk dan berada di angka 1.200 juta dolar AS dan turun kembali di angka 1.176 juta dolar AS di kuartal selanjutnya.

Perkembangan 5G yang semakin meningkat dan menjamur di Indonesia

Sinyal jaringan 5G untuk pertama kalinya masuk dan diperkenalkan untuk pertama kalinya di tahun 2021. Namun, di tahun 2022, perkembangan sinyal jaringan 5G menunjukkan hasil yang baik dan memuaskan untuk menunjang pekerjaan dan kehidupan bermasyarakat yang dipenuhi ketergantungan atas internet ini. 

Sinyal jaringan 5G, digadang-gadang memiliki kecepatan koneksi yang jauh lebih baik dari  sinyal 4G yang merupakan jaringan sinyal generasi sebelumnya. Namun, apalah arti sebuah klaim jika belum dibuktikan.

Untuk itu, OpenSignals telah merampungkan laporan risetnya terkait kinerja 5G di Indonesia 1 Desember lalu. Dalam laporan tersebut, OpenSignals melakukan pengukuran terkait kinerja 5G dibandingkan sinyal 4G dan WiFi dalam berbagai aspek.

Menurut data dari OpenSignals, dalam hal kecepatan Internet yang diukur melalui download dan upload, 5G memiliki hasil yang jauh lebih memuaskan daripada sinyal jaringan 4G dan WiFi. Untuk kecepatan download, kecepatan rata-rata 5G berada di angka 56,4 mega byte per second (Mbps), jauh dari 4G dan WiFi yang hanya memiliki kecepatan rata-rata download masing-masing di angka 17 dan 14,6 Mbps. 

Untuk kecepatan upload, 5G juga tercatat menawarkan kecepatan yang lebih baik. Kecepatan rata-rata upload 5G berada di angka 19,6 Mbps. Angka yang cukup jauh dari rata-rata kecepatan upload dari jaringan 4G dan WiFi yang masing-masing berada di angka 7,7 dan 6,3 Mbps. 

Tentu mengukur performa hanya dengan kecepatan rata-rata upload dan download sangatlah belum cukup untuk menilik performa sebenarnya. Hal yang sangat lekat dengan koneksi internet dalam kebutuhan sehari-hari adalah bermain game dan melakukan streaming video. 

OpenSignals, juga mengukur perihal performa 5G dalam memberikan pengalaman yang baik untuk konsumen perihal bermain game online dan streaming video. Perihal tersebut, 5G dinilai lebih baik dalam memberikan performa dan pengalaman bermain  game online. 5G mendapatkan skor di angka 77,3 sementara WiFi dan 4G mendapatkan skor masing-masing di angka 68,3 dan 64,6.

Untuk streaming video, 5G juga dinilai berhasil memberikan performa dan pengalaman yang baik bagi para penggunanya. jauh lebih baik dari WiFi dan 4G. 5G mendapatkan skor di angka 67,4. Sementara WiFi dan 4G hanya mendapatkan skor masing-masing di angka 44,9 dan 42,6.

Kominfo suntik mati siaran analog

Penghentian Siaran Analog  atau ASO (Analog Switch Off), menjadi salah satu agenda paling revolusioner dari Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) yang memang sudah dibidik agar bisa rampung di tahun 2022. 

Agenda ASO ternyata sudah dirancang untuk segera tiba sejak dulu namun kerap kali menemukan banyak permasalahan dan terpaksa untuk kembali dipertimbangkan. Tahun ini ASO bisa terlaksana, Kominfo generasi bapak Johnny G.Plate menjadi algojo atas matinya siaran analog Indonesia di tahun ini.

Berakhirnya siaran analog bisa dikatakan sebagai bukti nyata atas komitmen Indonesia yang memang ingin menjadi negara yang terdigitalisasi secara utuh. Jika dibandingkan negara lain, Indonesia bisa dikatakan terlambat untuk melakukan ASO di tahun 2022. 

Permasalahan ekonomi tentu menghantui proses ASO Indonesia, atau lebih detailnya permasalahan ekonomi yang dimaksudkan adalah perihal tidak meratanya perekonomian masyarakat untuk bisa membeli STB (Set Top Box) atau berganti ke televisi yang lebih canggih.Tentu proses ASO ini tak akan bisa tercapai tanpa bantuan dan dukungan dari berbagai lembaga penyiaran di Indonesia. 

Menurut data dari K-Cloud Kominfo yang masih terbuka di bulan Agustus, Kominfo bekerja sama dengan berbagai lembaga penyiaran untuk bisa mendistribusikan STB kepada masyarakat yang kurang mampu agar kembali bisa bercengkrama dengan televisi kesayangannya. 

Tercatat, ada 11 lembaga penyiaran swasta yang bersedia bekerja sama dengan Kominfo untuk bisa memenuhi kebutuhan STB bagi masyarakat miskin. 

SCM Indosiar menjadi lembaga penyiaran swasta yang paling banyak memberikan bantuan STB untuk masyarakat miskin di bulan Agustus 2022 dengan total 590.375 STB. Disusul oleh Metro dan MNC GTV dengan masing-masing sebanyak 519.930 dan 409.525 STB. Sementara itu, NTV menjadi yang paling sedikit memberikan bantuan STB dengan total bantuan STB sebanyak 3000 STB.

Penulis: Puja Pratama Ridwan
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Perusahaan NFT Rajai Pasar Asia-Pasifik, Bagaimana Potensinya di RI?
Artikel Selanjutnya Kaleidoskop 2022: Ragam Pencapaian Manis Olahraga Indonesia
Konten Terkait

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook