Keberhasilan Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda finis di posisi satu serta dua musim 2025-2026 berdampak besar kepada individu dalam tim itu. Pelatih Persib Bojan Hodak serta winger Borneo FC Mariano Peralta didapuk jadi pelatih dan pemain terbaik BRI Super League 2025-2026 ini.
Dikutip dari media sosial resmi liga, keduanya mengalahkan beberapa kandidat lain. Hodak mengalahkan Fabio Lefundes (Borneo FC) dan Paul Munster (Bhayangkara FC).
Sedangkan untuk pemain terbaik, Peralta berhasil menyisihkan empat nama lainnya. Keempat nama itu adalah Juan Villa (Borneo FC), Beckham Putra (Persib), Federico Barba (Persib), dan Allano Lima (Persija Jakarta).
Direktur Utama I.League Ferry Paulus dikutip dari Antara berkata jika kompetisi musim ini menghadirkan persaingan yang sangat kompetitif. Hal itu terlihat dari peningkatan kualitas permainan, munculnya talenta muda, serta konsistensi sejumlah pemain, dan pelatih sepanjang kompetisi.
Persaingan tidak hanya terjadi dalam perebutan gelar juara, melainkan juga dalam penampilan individu yang konsisten dan berdampak besar bagi tim masing-masing.
“Deretan nama yang masuk nominasi merupakan pemain dan pelatih yang tampil konsisten, memberi dampak besar bagi tim, serta menunjukkan performa impresif sepanjang musim,” kata Ferry dikutip dari Antara.
Selain Hodak dan Peralta, nama bek Persija Dony Tri Pamungkas juga memperoleh gelar individu bergengsi. Dony Tri dianugerahi gelar Pemain Muda terbaik atau Young Player of The Season. Capaian Dony Tri membuatnya menyisihkan kandidat lainnya seperti Rivaldo Pakpahan (Borneo FC) serta Cahya Supriadi (PSIM Jogja).
Penulis: Tri Candra