Bukan Opor Ayam, Kolak Jadi Makanan Favorit Masyarakat Indonesia Saat Bulan Ramadan

Berdasarkan hasil riset TGM Research, mayoritas atau 17,2% masyarakat Indonesia memilih kolak sebagai hidangan favorit ketika Ramadan.

Bukan Opor Ayam, Kolak Jadi Makanan Favorit Masyarakat Indonesia Saat Bulan Ramadan Ilustrasi hidangan kolak | Tyasindayanti/Shutterstock

Ramadan merupakan bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia, dengan sekitar 97% populasi muslim ikut berpartisipasi dalam perayaan Ramadan di tahun 2023 ini. Selama bulan suci ini, orang-orang akan mengubah pola makan dan tidur mereka untuk mengakomodasi peningkatan kegiatan ibadah.

Sebagai negara dengan penduduk muslim terpadat di dunia, Indonesia merayakan bulan Ramadan dengan spesial. Ada beragam budaya dan tradisi unik yang dilakukan oleh masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia dalam rangka menyambut bulan tersebut.

Tradisi populer yang ditemukan saat Ramadan di Indonesia adalah tradisi ngabuburit, di mana masyarakat yang menunaikan ibadah puasa akan pergi keluar sebelum waktunya untuk berbuka puasa dan membeli makanan di pasar atau tempat makan yang tersedia selama Ramadan.

Ada beragam hidangan yang biasa disantap oleh masyarakat Indonesia ketika sahur dan berbuka puasa. Berdasarkan hasil riset perusahaan data TGM Research, mayoritas atau 17,2% masyarakat Indonesia memilih kolak sebagai hidangan favorit ketika bulan Ramadan.

Daftar hidangan favorit masyarakat untuk disantap di bulan Ramadan | Goodstats

Hidangan yang paling disukai masyarakat selanjutnya adalah rendang dengan persentase 11,2% dan opor ayam dengan 8% responden. Disusul oleh hidangan lainnya, seperti kolak pisang dengan 5,3%, kurma 4,9%, ketupat 4,8%, opor 3,9%, dan es buah 2,4%.

Sementara, survei TGM Research juga menunjukkan bahwa 90% masyarakat Indonesia suka memasak di rumah bersama keluarga atau di rumah teman. Selain itu, tercatat pula bahwa 99% masyarakat lebih menyukai untuk menghabiskan waktu untuk makan (berbuka dan sahur) bersama dengan keluarga.

Survei ini dilakukan selama periode 3-18 Februari 2023 dengan jumlah responden asal Indonesia mencapai 818 orang. Survei ini melibatkan responden dari rentang umur 18 hingga 55 tahun. Kemudian, metode yang digunakan memakai wawancara internet (CAWI).

Adapun, Muhammadiyah sebelumnya telah menetapkan awal puasa Ramadan pada tanggal 23 Maret 2023. Namun, sidang Isbat untuk menentukan awal Ramadan secara resmi bakal akan dilakukan pada Rabu, 22 Maret 2023.

Penulis: Nada Naurah
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

Tren Baru Konsumsi Daging Laboratorium, Bagaimana Reaksi Publik?

Tren konsumsi daging laboratorium menjadi menarik untuk mengatasi krisis pangan dan kesehatan. Meski begitu, masih banyak tantangan dari penerimaan publik.

5 Street Food Paling Enak Sedunia, Makanan Indonesia Mendominasi!

Enak dan murah, berikut jajanan jalanan terenak di dunia versi Taste Atlas.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook
Student Diplomat Mobile
X