Persebaya Surabaya menuai hasil negatif pada pekan ke-21 BRI Super League 2025-2026. Menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC di Gelora Bung Tomo pada Sabtu (14/2) malam, Persebaya kalah dengan skor 1-2.
Dengan hasil ini rekor 13 laga tanpa kekalahan Persebaya pun terpatahkan. Terakhir kali Bajol Ijo menelan kekalahan selain oleh Bhayangkara FC terjadi saat bertemu Persija Jakarta empat bulan lalu (18/10).
Selain itu, takluk 1-2 oleh Bhayangkara FC ini membuat rekor nirkalah pelatih Persebaya Bernardo Tavares juga mandek. Di empat pertandingan sebelumnya, Tavares menorehkan tiga kemenangan serta sekali kalah.
Berdasarkan situs Transfermarkt, kekalahan 1-2 oleh Bhayangkara FC di pekan ke-21 ini membuat rekor Tavares saat melawan tim berjuluk The Guardians of Saburai itu tercoreng. Sebelum laga ini, eks pelatih PSM Makassar itu menorehkan sekali menang dan empat kali imbang.
Bhayangkara FC mencetak gol melalui Bernard Doumbia (26’) serta Moussa Sidibe (45+2’). Sedangkan satu-satunya gol Persebaya disumbangkan Mihailo Perovic (64’).
Kalah di pekan k-21 ini membuat Persebaya tertahan di posisi lima klasemen dengan poin 35. Sedangkan Bhayangkara FC, berkat tiga poin ini lantas merangsek ke posisi delapan dengan poin 29.
Bagi pelatih Bhayangkara FC Paul Munster kemenangan ini membuat rekornya melawan mantan tim yang dilatihnya musim lalu itu membaik. Yaitu dalam lima laga versus Persebaya, Munster menang tiga kali, imbang sekali, dan sekali kalah.
Penulis: Tri Candra