Minim Kejahatan, Bali Jadi Provinsi Paling Aman di Indonesia

Dalam tiga tahun terakhir (2020-2022), Bali tercatat memiliki persentase penduduk korban kejahatan terendah di Indonesia yakni sebesar 0,2%

Minim Kejahatan, Bali Jadi Provinsi Paling Aman di Indonesia Gambar Pura Ulun Danu Beratan | unsplash.com/@sebaspenalambarri

Setiap orang pastinya tidak ingin menjadi korban kejahatan. Namun, tindak kejahatan tidak pandang bulu, artinya dapat terjadi kepada siapa pun, dan tidak mengenal waktu. Sepanjang 2022, Badan Pusat Statistik mencatat ada 0,53% penduduk Indonesia yang menjadi korban kejahatan. Tren menunjukan pada 2016-2021 korban tindak kejahatan mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Tren Tingkat Kejahatan dalam 10 Tahun Terakhir. Sumber: BPS

Beberapa provinsi di Indonesia masuk kategori paling aman berdasarkan rendahnya tingkat kejahatan. Salah satunya Bali, persentase penduduk Bali yang menjadi korban kejahatan pada tahun 2022 hanya sebesar 0,2%, jauh di bawah rata-rata nasional sebesar 0,53%. Hasil survei ini menunjukkan bahwa Bali konsisten menjadi provinsi paling aman di Indonesia selama tiga tahun terakhir, yaitu pada tahun 2020 (0,23%), 2021 (0,20%), dan 2022 (0,20%).

Mengutip pernyataan Akademisi Universitas Udayana, I Gede Katamajaya dari nusabali.com menilai, rendahnya tingkat kejahatan di Pulau Dewata ini karena ada semacam ideologi dalam pola pikir kognisi masyarakat Bali yang berpedoman bahwa jika berbuat kejahatan akan mendapatkan balasan yang serupa.

"Hal ini menjadi sesuatu hal yang baik, karena keseimbangan hubungan antar manusia menjadi laku penting dalam struktur budaya penduduk di Bali. Inipun kemudian menjadi semacam ideologi besar yang mendorong perilaku masyarakatnya untuk menjaga ketentraman daerahnya dari tindak kejahatan, apalagi Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia, maka keamanan menjadi syarat mutlak," tutur I Gede Kamajaya.

Selanjutnya, posisi kedua ada Sulawesi Barat sebagai provinsi paling aman dengan angka 0,3% yang menjadi korban kejahatan pada 2022. Salah satu faktornya karena kebijakan keamanan yang tegas dan terintegrasi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memiliki komitmen yang kuat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan adanya berbagai kebijakan keamanan, seperti Operasi Aman Nusa, Operasi Cipta Kondisi, dan Operasi Patuh.

Lalu, urutan ketiga ada Provinsi Aceh sebagai provinsi paling aman. Tercatat ada 0,34% yang menjadi korban kejahatan pada 2022. Disusul oleh Kalimantan Selatan dan Jawa Timur dengan masing-masing angka sebesar 0,36% dan 0,38%.

Penulis: Annisa Rahayu
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

Pencurian Jadi Aktivitas Kejahatan Paling Masif di Indonesia

Kasus pencurian menjadi kasus kejahatan tertinggi di Indonesia, totalnya melebihi 50.000 kasus.

Kekerasan Berbasis Gender di Indonesia Capai 12 Ribu di Tahun 2024

Kasus kekerasan berbasis gender masih saja terjadi, bahkan merambat ke lingkup pejabat negara.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook