Agus Prayogo, Atlet Maraton Indonesia Pengoleksi 7 Emas SEA Games Sepanjang Masa

Emas yang ia raih di Kamboja menjadi medali emas SEA Games ketujuh yang ia koleksi setelah dirinya pertama kali meraih emas pada SEA Games 2009 silam di Laos.

Agus Prayogo, Atlet Maraton Indonesia Pengoleksi 7 Emas SEA Games Sepanjang Masa Potret Agus Prayogo saat melewati garis finis nomor maraton pada ajang SEA Games 2023 di Kamboja | Jeremy Lee/Reuters

Agus Prayogo, salah satu atlet andalan Indonesia di cabang olahraga (cabor) atletik kembali menyumbang medali emas untuk tim Merah Putih pada ajang SEA Games 2023 di Kamboja. Agus finis pertama di cabor atletik nomor lari maraton putra sekaligus menjadi peraih emas kedua Indonesia di Angkor Wat, Kamboja, Sabtu (6/5) lalu.

Atlet yang juga merupakan anggota TNI tersebut berhasil finis lari sejauh 42 kilometer dengan catatan waktu 2 jam 32 menit 59 detik. Medali perak direbut oleh atlet asal Filipina Arlan Estobo Arbois dengan catatan waktu 2 jam 33 menit 27 detik dan medali perunggu direbut oleh Nguyen Thanh Hoang dari Vietnam dengan catatan waktu 2 jam 35 menit 27 detik.

Emas yang ia raih kali ini sekaligus menjadi medali emas SEA Games ketujuh yang ia koleksi setelah dirinya pertama kali meraih emas pada SEA Games 2009 silam di Laos. Pada edisi tersebut, dirinya meraih emas pertamanya melalui cabor atletik nomor lari 10.000 M.

Kembali mendapatkan performa terbaiknya, Agus kembali mendapatkan emas di nomor yang sama pada edisi SEA Games selanjutnya, yakni SEA Games Indonesia 2011. Bahkan, pada ajang tersebut dirinya juga mendapatkan emas pada nomor lari 5.000 meter.

Koleksi emas Agus Prayogo di SEA Games sepanjang masa | GoodStats

Pria yang berpangkat Letnan Dua Infanteri ini meraih medali emas keempatnya pada SEA Games 2015 di nomor lari 10.000 meter, disusul medali kelimanya pada SEA Games Malaysia 2017 di nomor yang sama. Agus meraih medali emas nomor maraton pertamanya pada SEA Games Filipina 2019.

Sebelum meraih emas pada SEA Games edisi kali ini, Agus sempat meraih perak pada nomor lari maraton SEA Games Vietnam 2021 lalu setelah kalah dari atlet tuan rumah Nguyen Tanh Hoang. Menanggapi raihan emasnya di Kamboja, Agus mengaku bersyukur dapat kembali ke performa terbaiknya setelah hanya puas meraih perak pada edisi sebelumnya.

"Saya bersykur kembali meraih emas setelahh di Hanoi hanya (meraih) perak. Ini untuk seluruh masyarakat Indonesia. Di kilometer 17, saya mencoba lepas dan terus bertahan karena berdasarkan pengalaman di Hanoi saya kalah setelah disalip pelari Vietnam di lima kilometer terakhir," kata Agus setelah memastikan kemenangan dilansir ANTARA, Sabtu (6/5).

Dengan raihan prestasi SEA Games yang telah dikumpulkan Agus dalam kurang lebih satu dekade terakhir, dirinya mengakui masih dapat memberikan kontribusi kepada negara di nomor maraton untuk dua hingga tiga tahun lagi.

"Insyaallah saya masih bisa dua atau tiga tahun lagi di maraton. Kalau masih dipercaya manajer dan pelatih, saya selalu siap kalau demi negara," kata Agus.

Penulis: Raihan Hasya
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Wakil Indonesia Kembali Jadi Juara ASEAN di Futsal Lewat Black Steel Papua, Bungkam Wakil Thailand di Final
Artikel Selanjutnya Tokopedia, Platform E-commerce yang Paling Dipercaya UMKM Indonesia
Konten Terkait

Fantastis, Penobatan King Charles III Jadi yang Termahal dalam 200 Tahun Terakhir

Menurut Statista, seremonial penobatan Charles III menjadi penobatan yang menelan biaya paling mahal dalam 200 tahun terakhir. Kira-kira, berapa biayanya?

Berbagai Tragedi Mina yang Merenggut Ratusan Korban Jiwa, Dari Kebakaran hingga Jemaah Saling Berdesakan

Rangkaian ibadah haji di Mina menyebabkan terjadinya berbagai tragedi yang merenggut hingga ribuan nyawa

Indonesia Masuk Jajaran Negara Penghasil Tembakau Terbesar di Dunia

Tembakau merupakan salah satu komoditas unggulan di sektor pertanian nasional. Jumlah produksi tembakau nasional mencapai 237 ribu metrik ton di tahun 2021.

Manchester City Raih Gelar Piala FA Ketujuh Setelah Menangkan Derbi Manchester

Manchester City berhasil rebut gelar ketujuh dari total 12 final City di Piala FA sepanjang masa, menyamakan koleksi Aston Villa

Sederet Hewan Kurban dengan Bobot dan Harga yang Fantastis

Sumbang hewan kurban dengan harga mencapai 200 juta, bahkan memiliki bobot terberat di Indonesia

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook