Indonesia masih menjadi destinasi wisata populer bagi wisatawan mancanegara (wisman) di berbagai belahan dunia. Panorama pantai Indonesia, vegetasi di pegunungan, hingga kekayaan budaya menjadi daya tarik para turis asing ke negeri seribu pulau ini.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisman semakin meningkat pada Desember 2025, mencapai 1,41 juta, naik 17,25% dibanding bulan sebelumnya. Bandara Ngurah Rai di Bali dan Soekarno Hatta di Banten masih menjadi pintu masuk utama moda angkatan udara dengan total 789,71 ribu kunjungan.
Meski Bali masih menjadi pujaan hati banyak hati wisatawan mancanegara, beberapa destinasi lainnya mulai menarik perhatian turis asing seperti Labuan Bajo, Yogyakarta, Raja Ampat, Gunung Bromo, Kawah Ijen, Pulau Gili, hingga Tanah Toraja.
Lantas, wisatawan asal negara mana yang paling banyak mengunjungi Indonesia pada 2025? Menurut laporan Perkembangan Pariwisata Desember 2025 oleh BPS, Malaysia ternyata menempati posisi pertama sebagai negara asal wisatawan dengan jumlah kunjungan terbanyak ke Indonesia per Desember 2025.
Malaysia Jadi Negara dengan Jumlah Wisatawan Terbanyak
Baca Juga: Bukan Bali, Ini Provinsi Paling Untung dari Wisatawan
Menurut laporan BPS, wisatawan asal Malaysia yang mengunjungi Indonesia pada Desember 2025 mencapai 243.162 orang, tumbuh 13,99% dari tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).
Wisman asal Malaysia tercatat memiliki rata-rata lama tinggal selama 4,03 malam pada Desember 2025, meningkat dari Desember 2024 yang sebanyak 3,19 malam. Jarak yang dekat, serta kultur yang tidak jauh berbeda membuat Indonesia menjadi destinasi wisata ideal bagi warga negara Malaysia.
Lebih lanjut, di posisi kedua terdapat Singapura dengan total wisatawan pada Desember 2025 mencapai 204.512 orang, meningkat 18,33% dari tahun sebelumnya. Adapun rata-rata lama tinggal wisman asal Singapura berada di angka 3,42 malam pada Desember 2025.
Australia mengisi posisi ketiga sebagai negara dengan jumlah wisatawan mancanegara terbanyak dengan total 154.868 pengunjung, meningkat 4,45% dari tahun sebelumnya.
Menurut catatan BPS, rata-rata turis Australia menghabiskan waktu selama 8,39 malam pada Desember 2025, menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai rata-rata 9,07 malam.
Sementara itu, wisatawan asal Timor Leste mengalami peningkatan signifikan pada Desember 2025 sebesar 52,61% (yoy), dengan jumlah pengunjung 119.098 orang.
Meski demikian, rata-rata lama tinggal wisman asal Timor Leste turut mengalami penurunan dari 3,01 malam pada Desember 2024 menjadi 2,64 malam pada Desember 2025.
China menutup posisi lima teratas dengan jumlah wisatawan yang mengunjungi Indonesia sebanyak 100.686 orang. Dengan jumlah pengunjung yang tumbuh 23,79% dari tahun sebelumnya, rata-rata lama tinggal wisman China turut meningkat menjadi 26,04 malam pada Desember 2025 dari 19,95 malam pada Desember 2024.
Meski negara asal wisman Indonesia beragam, negara-negara ASEAN masih mendominasi pasar pariwisata dengan pertumbuhan pengunjung sebanyak 27,92% dari tahun lalu.
Baca Juga: 10 Provinsi Favorit Wisatawan Menginap 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/02/02/2541/desember-2025--kunjungan-wisman-di-indonesia-mencapai-1-41-juta-kunjungan--jumlah-perjalanan-wisnus-105-98-juta--jumlah-perjalanan-wisnas-823-77-ribu--dan-tingkat-penghunian-kamar--tpk--di-hotel-bintang-56-12--persen-.html
Penulis: Talita Aqila Shafidhya
Editor: Editor