Air mineral masih menjadi pilihan utama saat berbuka puasa. Setelah seharian menahan haus, masyarakat cenderung memilih berbuka dengan minuman yang ringan dan menyegarkan. Survei GoodStats menunjukkan adanya dominasi kuat satu merek dalam preferensi publik untuk momen berbuka.
Le Minerale menjadi merek air mineral pilihan untuk berbuka puasa pada 2026, dengan 1 dari 2 responden memilih merek tersebut. Le Minerale sudah terpilih sebagai air mineral untuk berbuka sejak 2024 berturut-turut, menegaskan kuatnya persepsi kualitas yang tertanam di benak konsumen.
Posisi kedua ditempati oleh Aqua dengan 24,3%. Sebagai salah satu pemain lama di industri air minum dalam kemasan, Aqua tetap memiliki basis konsumen loyal yang besar, meski jaraknya cukup jauh dari pemimpin pasar dalam konteks berbuka puasa tahun ini.
Di bawah dua besar, persaingan terlihat lebih ketat. Club (Crystaline) mencatat 7%, diikuti Pristine sebesar 4,5%, serta Nestle Pure Life dengan 4,2%.
Sementara itu, Cleo memperoleh 3%, dan VIT sebesar 1,8%. Adapun kategori lainnya menyumbang 5%, menunjukkan masih adanya ruang bagi merek-merek lain untuk bersaing di pasar yang cukup kompetitif ini.
Alasan di Balik Pemilihan Brand Favorit
Tingginya preferensi terhadap merek tertentu dipengaruhi oleh kombinasi antara faktor kepercayaan, rasa, kemasan, hingga distribusi.
Survei GoodStats menegaskan bahwa dari segi kualitas air, rasa masih jadi faktor penentu utama. Sebanyak 65,9% responden memilih brand air mineral yang rasanya segar dan nyaman di tenggorokan, mengingat waktu berbuka adalah momen ketika tubuh paling sensitif.
Selain rasa, adanya kandungan mineral (28,4%) dan sumber mata air pegunungan (15,4%) turut menjadi perhatian responden, menegaskan semakin selektif konsumen dalam menentukan brand air mineral favoritnya.
Dari segi kemasan, faktor keamanan dan kepraktisan jadi pertimbangan utama.
Sebanyak 41,9% responden memilih karena kemasan bebas BPA, hampir seimbang dengan alasan tutup botol rapat dan aman (40,4%).
Tingginya perhatian pada bebas BPA dan keamanan tutup menegaskan kalau konsumen semakin sadar akan risiko kesehatan dan kualitas kemasan.
Selain itu, konsumen juga memerhatikan variasi ukuran yang tersedia (32,5%) agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Desain kemasan tak luput, dipilih jadi faktor penting oleh 28,9% responden.
Faktor lain yang memengaruhi pemilihan brand air mineral mencakup bebas bahan kimia (25,5%) serta botolnya kuat dan tidak mudah penyok (20,1%).
Di luar kualitas air dan kemasan, faktor distribusi jadi penentu kuat dalam memilih brand air mineral. Sebanyak 66,2% responden menyebut mudah ditemukan sebagai alasan utama, menjadikannya salah satu faktor paling dominan.
Menariknya, mayoritas responden (71,1%) ternyata menentukan pilihan terhadap brand air mineral favorit berdasarkan reputasi brand. Kebanyakan memilih brand yang termasuk produk nasional sehingga bebas dari afiliasi Israel. Preferensi ini menegaskan bahwa faktor sentimental turut memengaruhi keputusan pemilihan brand air mineral.
Rekomendasi juga tidak kalah penting, dengan 16,4% memilih brand air mineral berdasarkan rekomendasi keluarga dan teman serta 10,9% berdasarkan rekomendasi tenaga kesehatan.
Terus, Apa Manfaat Air Mineral Saat Puasa?
Menjaga asupan cairan menjadi tantangan utama selama menjalani ibadah puasa. Dengan durasi menahan makan dan minum yang bisa mencapai lebih dari 12 jam, tubuh tetap membutuhkan cairan dan mineral agar fungsi organ berjalan optimal. Air mineral pun menjadi pilihan utama untuk menjaga keseimbangan tersebut.
Menurut survei GoodStats, mayoritas responden menilai bahwa manfaat utama air mineral saat puasa adalah membantu memenuhi kebutuhan cairan dan mineral tubuh, dengan persentase sebesar 30,6%.
Selain itu, sebanyak 26,4% responden menyebut air mineral membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi lebih lama. Artinya, bukan hanya soal menghilangkan dahaga, air mineral juga mempertahankan kestabilan cairan tubuh agar tidak cepat mengalami dehidrasi selama beraktivitas.
Manfaat lain mencakup membantu tubuh terasa lebih bugar dan bertenaga (16,4%), rasa haus cepat hilang (13,6%), meningkatkan daya tahan tubuh (4,2%), hingga membantu sistem pencernaan lebih lancar (3,6%).
Data ini menegaskan bahwa air mineral dalam kemasan seperti Le Minerale telah dipercaya mampu memenuhi kebutuhan cairan dan mineral.
Metodologi Survei
Adapun survei GoodStats bertajuk Pola Perilaku Masyarakat Saat Ramadan dan Idulfitri 2026 dilakukan melalui survei online terhadap 1.000 responden pada 10-24 Februari 2026. Responden didominasi oleh Gen Z (53,5%), kemudian diikuti Milenial (37,5%) dan Gen X (9%).
Mayoritas responden berdomisili di Jawa (selain Jakarta), yang mencapai 46%, diikuti 16% responden dari Sumatra, 16% responden asal Jakarta, 9,2% responden dari Bali/Nusa Tenggara, 5,8% dari Kalimantan, 2,8% responden dari Sulawesi, 1,7% dari Papua, dan 2,5% sisanya dari wilayah lain.
Unduh laporan hasil Survei Pola Perilaku Masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri 2026.
Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor