GoodStats
Pencarian
Masuk

10 Negara Pemberi Utang Terbesar ke Indonesia, Siapa Saja?

Bank Indonesia bersama dengan dan Kemenkeu mencatat 10 negara pemberi utang terbesar ke Indonesia. Lalu siapa saja mereka?.

10 Negara Pemberi Utang Terbesar ke Indonesia, Siapa Saja? Ilustrasi Mata Uang Amerika Serikat I William Potter/Shutterstock

Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali merilis laporan Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) edisi September 2022 lalu. Laporan tersebut merangkum kondisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir Juli 2022.

ULN didefinisikan sebagai utang penduduk yang berdomisili di suatu wilayah teritori ekonomi kepada bukan penduduk. Publikasi statistik ULN bertujuan sebagai bahan monitoring dan pengendalian terturama bagi pelaku pasar dan penyusun kebijakan.

Selain itu, laporan ini juga dapat digunakan untuk mengukur perkembangan berbagai sektor ekonomi dalam kaitannya dengan penyerapan utang luar negeri, risiko utang jangka pendek, dan mengantisipasi kebutuhan valas untuk pembayaran utang.

Jumlah ULN Indonesia pada akhir periode tersebut mencapai 400,4 miliar dollar AS. Jumlah tersebut turun dari bulan sebelumnya, yakni mencapai 403,6 miliar dollar AS.

Tren penurunan tersebut disebebkan oleh penurunan ULN sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral) maupun sektor swasta.

Laporan SULNI mengataan, secara tahunan posisi ULN Juli 2022 mengalami kontraksi sebesar 4,1 persen yoy (year-on-year). Angka yang cukup besar dibandingkan dengan kontraksi pada bulan sebelumnya sebesar 3,2 persen yoy.

Tercatat, dari 21 negara Singapura menjadi negara pertama sebagai pemberi utang terbesar ke Indonesia dengan total pinjaman senilai 60,076 dollar AS. Jumlah tersebut turun dari bulan sebelumnya, yakni sebesar 60,092 miliar dollar AS.

10 negara pemberi utang terbesar ke Indonesia 2022 I GoodStats

Amerika Serikat mengisi peringkat dua sebagai negara pemberi utang terbesar ke Indonesia, yakni mencapai 33,527 miliar dollar AS. Nilai ULN Amerika Serikat Juli 2022 turun dari bulan sebelumnya, yakni sebesar 34,852 miliar dollar AS.

Lalu kemudian peringkat tiga diisi oleh Jepang sebagai kreditur terbesar di Indonesia, yakni sebesar 25,485 miliar dollar AS. Angka ULN Jepang pada periode ini juga mengalami penurunan dari bulan sebelumnya senilai 24,940 miliar dollar AS.

Lebih lanjut, ULN Pemerintah pada Juli 2022 tercatat turun menjadi 185,6 miliar dollar AS. Angka tersebut lebih rendah dari posisi bulan sebelumnya sebesar 187,3 miliar dollar AS. Secara tahunan, ULN Pemerintah alami kontrakdi pada Juni 2022 sebesar 8,6 persen.

Penurunan ULN Pemerintah diakibatkan adanya pergeseran penepatan dana oleh investor nonresiden di pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik.

Sementara itu, ULN pada sektor swasta mencapai 206 miliar dollar AS pada Juli 2022. Angka tersebut turun dibandingkan posisi bulan sebelumnya, sebesar 207,7 miliar dollar AS.

Penulis: Nabilah Nur Alifah
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Negara dengan Orang Kidal Terbanyak, Mayoritas Penduduk Belanda
Artikel Selanjutnya 10 Negara Dengan Pendapatan Tertinggi di Sektor Kuliner
Konten Terkait

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook