10 Negara Paling Tak Rajin Berdoa, Mayoritas Negara Maju

Sejalan dengan rendahnya angka berdoa, mayoritas negara yang masuk daftar juga memiliki tingkat yang rendah dalam hal beragama dan religiusitas.

10 Negara Paling Tak Rajin Berdoa, Mayoritas Negara Maju Ilustrasi Doa
Ukuran Fon:

Kebiasaan berdoa merujuk pada praktik rutin dan konsisten dalam mengucapkan doa kepada Tuhan, yang memiliki berbagai manfaat bagi kehidupan spiritual, mental, dan bahkan fisik seseorang.

Di Indonesia, data menunjukkan bahwa mayoritas penduduknya memiliki kebiasaan berdoa setiap hari, yang menunjukkan pentingnya agama dan doa dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakatnya.

Sebanyak 95% responden di Indonesia mengaku rutin berdoa setidaknya sekali dalam sehari, angka yang tertinggi di antara 35 negara yang disurvei.

Tak hanya berdoa, 94% responden Indonesia juga menilai agama sebagai aspek yang sangat penting dalam kehidupan mereka, hanya sedikit lebih rendah dari Bangladesh yang mencatat 97%.

Berbeda dengan Indonesia, negara-negara ini justru kebalikannya. Swedia tercatat sebagai negara paling tak rajin berdoa dengan angka 8%.

Kemudian Hungaria 11%, lalu ada Jerman dan Australia yang masing-masing hanya mencatatkan angka 16%.

Lalu ada Polandia dan Perancis yang sama-sama mencatat persentase 18%. Spanyol dan Jepang menutup daftar 10 besar negara paling tak rajin berdoa dengan 22%.

Menariknya, mayoritas negara yang masuk daftar justru negara-negara maju yang dalam sendi-sendi kehidupannya lebih mengutamakan asas realistik.

Sejalan dengan rendahnya angka berdoa, mayoritas negara yang masuk daftar juga memiliki tingkat yang rendah dalam hal beragama dan religiusitas.

Penulis: Akmal
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

Kebayoran Baru Punya Pelaku Seni Terbanyak di Jakarta pada 2025

DKI Jakarta memiliki 19.988 pelaku seni pada 2025, terbanyak di Kebayoran Baru dengan 3.634 orang.

Kirab Mahkota Binokasih 2026 Digelar di Bogor Hari Ini, Apa Makna Filosofisnya Bagi Tatar Sunda?

Kirab Mahkota Binokasih akan digelar di Bogor pada 8 Mei 2026. Simak makna filosofis, sejarah, dan rute lengkap kirab budaya Sunda ini.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook